Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air
02 April 2025, 12:00 WIB
Belum diungkap secara resmi namun harga Hyundai Kona Electric sudah terdaftar di NJKB, ada empat varian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai Kona Electric diisukan segera meluncur tahun ini. Meski PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum ungkap waktunya, model satu ini sudah terdaftar di laman Informasi NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor).
Berdasarkan penelusuran pada Selasa (26/3) di web Samsat PKB Jakarta harga Hyundai Kona Electric mulai Rp 421 jutaan. Kemudian sama seperti Ioniq 5 model ini bakal dijual dalam empat pilihan varian.
Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer PT HMID sempat mengungkapkan bahwa kehadiran Hyundai Kona Electric sudah tidak lama lagi.
“Soal waktu, harga dan spesifikasi nanti pasti akan kita umumkan tunggu waktu. Sebenarnya tidak lama lagi,” ucap Budi kepada wartawan di Senayan beberapa waktu lalu.
Namun perlu diingat angka tertera pada laman tersebut bukan harga akhir karena belum termasuk biaya lain seperti pajak dan sebagainya.
Sebagai perbandingan, trim terendah Ioniq 5 di NJKB adalah Rp 512 jutaan, kemudian dijual Rp 782 jutaan sudah termasuk insentif.
Menggunakan perhitungan tersebut ada kemungkinan harga Kona Electric tipe Prime Standard Range di kisaran Rp 690 jutaan. Sementara Signature Long Range atau varian tertinggi di Rp 740 jutaan.
Sama seperti Ioniq 5 nanti varian Kona Electric terbagi lagi jadi Standard Range dan Long Range. Prediksi harga trim terendah mulai Rp 500 jutaan.
Sebelumnya diberitakan, Lee Young-tack, Presiden Hyundai Motor Asia-Pacific telah mengonfirmasi bahwa Kona Electric akan dirakit lokal.
“Hyundai Motor ingin memimpin pasar EV ASEAN dengan mengamankan tingkat kompetitif value chain mobil listrik dan DNA produk serta pengalaman konsumen,” ucap dia kepada The Korea Herald.
Sementara itu Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID mengatakan bahwa bicara pabrik untuk perakitan sudah siap mengakomodir produksi mobil listrik sebanyak 50.000 unit dan naik jadi 70.000 unit per tahun ini.
“Dengan 70.000 itu kita harus ada support dari pabrikan baterai. Jadi pabrik memiliki (total) kapasitas 150.000 untuk domestik dan ekspor,” ujar Frans.
Kemudian apabila memakai baterai produksi lokal maka banderol akhir Kona Electric bisa lebih murah. Tidak menutup kemungkinan hal sama berlaku buat Ioniq 5.
“Jadi kita ground breaking (pabrik baterai) dari tahun lalu kemungkinan besar rencana awal akan kita perkenalkan setelah Lebaran ini jadi tunggu saja. Mudah-mudahan masa trial berlangsung dengan baik,” tegas Frans.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik