iCAR V23 Dipasarkan Dengan Tiga Pilihan Varian Menarik
29 Mei 2026, 21:12 WIB
Belum diungkap secara resmi namun harga Hyundai Kona Electric sudah terdaftar di NJKB, ada empat varian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai Kona Electric diisukan segera meluncur tahun ini. Meski PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum ungkap waktunya, model satu ini sudah terdaftar di laman Informasi NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor).
Berdasarkan penelusuran pada Selasa (26/3) di web Samsat PKB Jakarta harga Hyundai Kona Electric mulai Rp 421 jutaan. Kemudian sama seperti Ioniq 5 model ini bakal dijual dalam empat pilihan varian.
Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer PT HMID sempat mengungkapkan bahwa kehadiran Hyundai Kona Electric sudah tidak lama lagi.
“Soal waktu, harga dan spesifikasi nanti pasti akan kita umumkan tunggu waktu. Sebenarnya tidak lama lagi,” ucap Budi kepada wartawan di Senayan beberapa waktu lalu.
Namun perlu diingat angka tertera pada laman tersebut bukan harga akhir karena belum termasuk biaya lain seperti pajak dan sebagainya.
Sebagai perbandingan, trim terendah Ioniq 5 di NJKB adalah Rp 512 jutaan, kemudian dijual Rp 782 jutaan sudah termasuk insentif.
Menggunakan perhitungan tersebut ada kemungkinan harga Kona Electric tipe Prime Standard Range di kisaran Rp 690 jutaan. Sementara Signature Long Range atau varian tertinggi di Rp 740 jutaan.
Sama seperti Ioniq 5 nanti varian Kona Electric terbagi lagi jadi Standard Range dan Long Range. Prediksi harga trim terendah mulai Rp 500 jutaan.
Sebelumnya diberitakan, Lee Young-tack, Presiden Hyundai Motor Asia-Pacific telah mengonfirmasi bahwa Kona Electric akan dirakit lokal.
“Hyundai Motor ingin memimpin pasar EV ASEAN dengan mengamankan tingkat kompetitif value chain mobil listrik dan DNA produk serta pengalaman konsumen,” ucap dia kepada The Korea Herald.
Sementara itu Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID mengatakan bahwa bicara pabrik untuk perakitan sudah siap mengakomodir produksi mobil listrik sebanyak 50.000 unit dan naik jadi 70.000 unit per tahun ini.
“Dengan 70.000 itu kita harus ada support dari pabrikan baterai. Jadi pabrik memiliki (total) kapasitas 150.000 untuk domestik dan ekspor,” ujar Frans.
Kemudian apabila memakai baterai produksi lokal maka banderol akhir Kona Electric bisa lebih murah. Tidak menutup kemungkinan hal sama berlaku buat Ioniq 5.
“Jadi kita ground breaking (pabrik baterai) dari tahun lalu kemungkinan besar rencana awal akan kita perkenalkan setelah Lebaran ini jadi tunggu saja. Mudah-mudahan masa trial berlangsung dengan baik,” tegas Frans.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Mei 2026, 21:12 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
28 Mei 2026, 17:00 WIB
26 Mei 2026, 19:13 WIB
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Terkini
29 Mei 2026, 21:16 WIB
Teaser Mitsubishi Pajero generasi terbaru dibagikan, pakai bahasa desain serupa Xforce dan Destinator
29 Mei 2026, 21:12 WIB
iCAR V23 merupakan SUV listrik yang berkarakter dan memiliki berbagai kelebihan untuk menggoda konsumen
29 Mei 2026, 18:08 WIB
Jetour T1 i-DM mengisi kelas di bawah T2, sudah dibekali teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV)
29 Mei 2026, 13:00 WIB
Marc Marquez bertekad tampil maksimal saat menjalani MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini
29 Mei 2026, 09:00 WIB
Mitsubishi Destinator sebagai SUV 7 penumpang menawarkan banyak kemudahan dalam perjalanan sehari-hari
29 Mei 2026, 07:00 WIB
Chery melalui perusahaan patungan yang berbasis di Singapura menyiapkan kei car untuk diluncurkan di 2027
29 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung masih menjadi salah satu alternatif bagi para pengendara yang ingin mengurus dokumen
29 Mei 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, ada dispensasi