Penjualan Mobil 2025 Lampaui Target, Desember Rekor Tertinggi
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Belum diungkap secara resmi namun harga Hyundai Kona Electric sudah terdaftar di NJKB, ada empat varian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai Kona Electric diisukan segera meluncur tahun ini. Meski PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) belum ungkap waktunya, model satu ini sudah terdaftar di laman Informasi NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor).
Berdasarkan penelusuran pada Selasa (26/3) di web Samsat PKB Jakarta harga Hyundai Kona Electric mulai Rp 421 jutaan. Kemudian sama seperti Ioniq 5 model ini bakal dijual dalam empat pilihan varian.
Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer PT HMID sempat mengungkapkan bahwa kehadiran Hyundai Kona Electric sudah tidak lama lagi.
“Soal waktu, harga dan spesifikasi nanti pasti akan kita umumkan tunggu waktu. Sebenarnya tidak lama lagi,” ucap Budi kepada wartawan di Senayan beberapa waktu lalu.
Namun perlu diingat angka tertera pada laman tersebut bukan harga akhir karena belum termasuk biaya lain seperti pajak dan sebagainya.
Sebagai perbandingan, trim terendah Ioniq 5 di NJKB adalah Rp 512 jutaan, kemudian dijual Rp 782 jutaan sudah termasuk insentif.
Menggunakan perhitungan tersebut ada kemungkinan harga Kona Electric tipe Prime Standard Range di kisaran Rp 690 jutaan. Sementara Signature Long Range atau varian tertinggi di Rp 740 jutaan.
Sama seperti Ioniq 5 nanti varian Kona Electric terbagi lagi jadi Standard Range dan Long Range. Prediksi harga trim terendah mulai Rp 500 jutaan.
Sebelumnya diberitakan, Lee Young-tack, Presiden Hyundai Motor Asia-Pacific telah mengonfirmasi bahwa Kona Electric akan dirakit lokal.
“Hyundai Motor ingin memimpin pasar EV ASEAN dengan mengamankan tingkat kompetitif value chain mobil listrik dan DNA produk serta pengalaman konsumen,” ucap dia kepada The Korea Herald.
Sementara itu Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID mengatakan bahwa bicara pabrik untuk perakitan sudah siap mengakomodir produksi mobil listrik sebanyak 50.000 unit dan naik jadi 70.000 unit per tahun ini.
“Dengan 70.000 itu kita harus ada support dari pabrikan baterai. Jadi pabrik memiliki (total) kapasitas 150.000 untuk domestik dan ekspor,” ujar Frans.
Kemudian apabila memakai baterai produksi lokal maka banderol akhir Kona Electric bisa lebih murah. Tidak menutup kemungkinan hal sama berlaku buat Ioniq 5.
“Jadi kita ground breaking (pabrik baterai) dari tahun lalu kemungkinan besar rencana awal akan kita perkenalkan setelah Lebaran ini jadi tunggu saja. Mudah-mudahan masa trial berlangsung dengan baik,” tegas Frans.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 07:00 WIB
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok
10 Januari 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi