Produksi Hyundai Ioniq 5 Ambruk, Diskonnya Ratusan Juta
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Meski sudah diperkenalkan di IIMS 2024, hingga saat ini Hyundai masih enggan umumkan harga Kona Electric
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai Kona Electric jadi model kendaraan listrik terbaru dari pabrikan asal Korea Selatan ini. Mobil tersebut diperkenalkan pada ajang IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
Namun hingga saat ini Hyundai masih enggan mengungkapkan harga Kona Electric. Sejumlah tenaga penjual sempat memberi bocoran banderol di kisaran Rp 500 jutaan sampai Rp 600 jutaan.
Kabarnya Kona Electric juga akan dirakit lokal, menjadi mobil listrik termurah dari Hyundai untuk pasar Indonesia. Sebagai perbandingan Ioniq 5 dilego mulai Rp 700 jutaan sedangkan Ioniq 6 cuma ada satu varian di kisaran Rp 1 miliar.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) mengatakan harga mobil listrik China jadi salah satu alasan pihaknya masih menunda tetapkan banderol Kona Electric.
Sekarang Hyundai mengklaim masih terus melakukan survey terhadap konsumen. Sehingga harga Kona Electric nanti bisa sesuai dengan yang diinginkan masyarakat.
“Kebetulan sudah ada beberapa maker China yang pengumuman harga, kita masih menimbang-nimbang.” ungkap Frans di Senayan beberapa waktu lalu.
Beberapa konsumen mulai melakukan pemesanan Kona Electric di gelaran IIMS 2024. Tapi waktu peluncuran dan pengiriman dari Hyundai masih gelap.
Ia sendiri masih enggan mengungkapkan waktu pengiriman karena memikirkan kendala. Namun Frans memastikan harga Kona Electric nanti akan kompetitif dan menarik buat calon konsumen.
“Kita tekankan tidak mau terburu-buru memberikan harga, terus kemudian dalam penyelenggaraannya tidak bisa diantar segera ke konsumen,” tegas Frans.
Sekadar informasi Hyundai Kona Electric akan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan Ioniq 5 maupun Ioniq 6.
Baterai digunakan berkapasitas 64,8 kWh dan menyuguhkan jarak tempuh 430 km dalam satu kali pengisian daya. Konfigurasi ini membuat Kona Electric menghasilkan tenaga maksimum 201 hp dan torsi puncak 255 Nm.
Fitur disematkan modern sama seperti para pendahulunya seperti i-Pedal. Pengemudi bisa mengatur kecepatan kendaraan hanya menggunakan pedal akselerator.
Opsi V2L atau Vehicle-to-Load juga disematkan. Sehingga mobil bisa digunakan sebagai sumber tenaga buat barang elektronik lain menggunakan output AC 1,7 kW.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
29 November 2025, 13:00 WIB
28 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
17 April 2026, 14:33 WIB
Ajang reli ini untuk pertama kalinya dihelat di Jakarta, sirkuit Ancol bakal disulap jadi trek Rallycross
17 April 2026, 09:00 WIB
Bos Ford menilai kehadiran mobil Cina di pasar otomotif Amerika Serikat bisa mengganggu bisnis mereka
17 April 2026, 07:42 WIB
Hyundai menyiapkan mobil pengganti untuk konsumen yang kendaraannya harus menginap di bengkel resmi mereka
17 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung hadir demi memfasilitasi kebutuhan para pengendara di Kota Kembang
17 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan meski Aparatur Sipil Negara tengah menjalankan kebijakan Work From Home
17 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih menjadi salah satu alternatif jika masyarakat ingin mengurus dokumen berkendara
16 April 2026, 23:19 WIB
Melalui gelaran Toyota Eco Youth, pelajar diajak mengidentifikasi dan mencari solusi permasalahan lingkungan
16 April 2026, 16:15 WIB
Di tengah penurunan, BYD jadi salah satu merek mobil terlaris yang catatkan tren positif penjualan Maret 2026