Mendagri Instruksikan Insentif EV Dilanjut di Semua Provinsi
24 April 2026, 15:00 WIB
Per Februari harga Ioniq 5 dan Kona Electric terbaru naik Rp 60 jutaan-Rp 80 jutaan, ini penjelasan Hyundai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga dua mobil listrik Hyundai, Ioniq 5 dan Kona Electric naik puluhan juta per Februari 2025 dibandingkan banderol bulan lalu.
Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, harga Ioniq 5 pada laman resmi Hyundai dikerek Rp 70 jutaan-Rp 80 jutaan. Sementara Kona Electric kenaikannya di kisaran Rp 50 jutaan sampai Rp 60 jutaan.
Padahal kedua model itu justru telah mendapatkan insentif mobil listrik dari pemerintah, karena sudah dirakit lokal dan memenuhi persyaratan soal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Menanggapi hal tersebut, pihak Hyundai memberikan penjelasan bahwa angka tertera di laman resmi terhitung per Februari 2025 belum termasuk potongan subsidi pajak.
“Karena kita masih menunggu aturan dari pemerintah. Jadi, harga yang tampil di web saat ini adalah harga tanpa potongan,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) di Lampung, Kamis (6/2).
Perlu diketahui, per Februari berlaku PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 12 persen dari sebelumnya 11 persen. Insentif dari pemerintah dulu buat mobil listrik sebesar 10 persen, jadi konsumen hanya perlu menanggung satu persen.
Pihak Hyundai masih menunggu apakah besaran insentif itu nanti akan disesuaikan sehingga konsumen tetap membayarkan satu persen dari PPN, atau tetap di dua persen mengikuti kenaikan PPN.
“Kita kan tunggu apa yang disampaikan oleh pemerintah. Rasanya kalau tahun lalu itu bertepatan dengan IIMS, tidak lama kemudian muncul aturannya. Minggu depan akan ada IIMS, kita tunggu saja apakah sebelum pameran,” tegas Frans.
Dia menegaskan sampai kebijakan tersebut turun, pihaknya belum akan mencantumkan harga Ioniq 5 dan Kona Electric setelah potongan pajak.
Sekadar infomasi Ioniq 5 tersedia dalam empat pilihan varian. Tipe terendah Standard Range bulan lalu dilego Rp 713 jutaan, namun di Februari 2025 tercantum Rp 789,6 jutaan atau naik Rp 76,6 jutaan.
Kenaikan paling tinggi adalah buat tipe Prime Long Range dari Rp 750,4 jutaan menjadi Rp 831,1 jutaan, kenaikannya sekitar Rp 80,7 jutaan.
Kona Electric juga alami kenaikan buat semua varian. Tipe tertinggi Kona Electric N Line ditawarkan Rp 673,1 jutaan, dikerek Rp 64,6 jutaan dari Januari 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 April 2026, 15:00 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
13 April 2026, 09:00 WIB
06 April 2026, 08:37 WIB
Terkini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air