Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Per Februari harga Ioniq 5 dan Kona Electric terbaru naik Rp 60 jutaan-Rp 80 jutaan, ini penjelasan Hyundai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Harga dua mobil listrik Hyundai, Ioniq 5 dan Kona Electric naik puluhan juta per Februari 2025 dibandingkan banderol bulan lalu.
Berdasarkan penelusuran KatadataOTO, harga Ioniq 5 pada laman resmi Hyundai dikerek Rp 70 jutaan-Rp 80 jutaan. Sementara Kona Electric kenaikannya di kisaran Rp 50 jutaan sampai Rp 60 jutaan.
Padahal kedua model itu justru telah mendapatkan insentif mobil listrik dari pemerintah, karena sudah dirakit lokal dan memenuhi persyaratan soal TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Menanggapi hal tersebut, pihak Hyundai memberikan penjelasan bahwa angka tertera di laman resmi terhitung per Februari 2025 belum termasuk potongan subsidi pajak.
“Karena kita masih menunggu aturan dari pemerintah. Jadi, harga yang tampil di web saat ini adalah harga tanpa potongan,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) di Lampung, Kamis (6/2).
Perlu diketahui, per Februari berlaku PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 12 persen dari sebelumnya 11 persen. Insentif dari pemerintah dulu buat mobil listrik sebesar 10 persen, jadi konsumen hanya perlu menanggung satu persen.
Pihak Hyundai masih menunggu apakah besaran insentif itu nanti akan disesuaikan sehingga konsumen tetap membayarkan satu persen dari PPN, atau tetap di dua persen mengikuti kenaikan PPN.
“Kita kan tunggu apa yang disampaikan oleh pemerintah. Rasanya kalau tahun lalu itu bertepatan dengan IIMS, tidak lama kemudian muncul aturannya. Minggu depan akan ada IIMS, kita tunggu saja apakah sebelum pameran,” tegas Frans.
Dia menegaskan sampai kebijakan tersebut turun, pihaknya belum akan mencantumkan harga Ioniq 5 dan Kona Electric setelah potongan pajak.
Sekadar infomasi Ioniq 5 tersedia dalam empat pilihan varian. Tipe terendah Standard Range bulan lalu dilego Rp 713 jutaan, namun di Februari 2025 tercantum Rp 789,6 jutaan atau naik Rp 76,6 jutaan.
Kenaikan paling tinggi adalah buat tipe Prime Long Range dari Rp 750,4 jutaan menjadi Rp 831,1 jutaan, kenaikannya sekitar Rp 80,7 jutaan.
Kona Electric juga alami kenaikan buat semua varian. Tipe tertinggi Kona Electric N Line ditawarkan Rp 673,1 jutaan, dikerek Rp 64,6 jutaan dari Januari 2025.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Terkini
31 Oktober 2026, 14:38 WIB
Sprint race MotoGP Malaysia 2026 dimenangkan oleh Pedro Acosta, hadapi persaingan sengit dengan Marc Marquez
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
ADM baru saja menggelar Daihatsu Vocational Expo 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
Pameran sepeda motor IMOS 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang dan dalam durasi lebih lama yakni 10 hari
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
VinFast ikut perkenalkan lini mobil listrik di GIIAS Makassar 2026, untuk kebutuhan pribadi maupun komersial
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen
30 Oktober 2026, 13:00 WIB
MAB coba menghadirkan solusi bagi para pengusaha yang sedang menjadi kendaraan niaga listrik untuk berbisnis
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
Berbeda pada mobil listrik penumpang, DFSK memberikan logo baru berbentuk huruf S untuk kendaraan niaga mereka