Voltron Hub Puri Indah Dibuka, Akomodir Pengguna Mobil Listrik
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Asosiasi Mobil Bekas Indonesia atau AMBI mengungkapkan alasan mobil listrik bekas cepat terjual di Ibu kota
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Populasi mobil listrik di Indonesia perlahan bertambah seiring bertambahnya model baru, terkhusus dari pabrikan Tiongkok.
Unit bekasnya pun sudah mulai banyak terlihat. Hanya saja mobil listrik bekas disebut punya depresiasi yang cukup jauh.
Namun, perwakilan Asosiasi Mobil Bekas Indonesia (AMBI) mengungkapkan penjualan mobil listrik bekas di pusat kota terbilang positif.
“Kalau (penjualan mobil listrik bekas) di Jakarta cepat sekali. Memang depresiasinya jauh,” kata Ricky Prawiro, Sekretaris Jenderal AMBI di Jakarta, Sabtu (04/07).
Menurut Ricky, mobil listrik bekas di Jakarta diminati karena menawarkan sejumlah keuntungan.
Misalnya terbebas dari regulasi ganjil genap di pusat kota. Kemudian biaya operasionalnya disebut lebih rendah.
Harga yang semakin turun juga menjadi salah satu daya tarik mobil listrik bekas. Ricky mengungkapkan, depresiasinya bisa sampai 50 persen dari harga model baru.
Menariknya jika bicara profil pembeli mobil listrik bekas, Ricky menilai banyak di antaranya merupakan generasi muda atau Gen Z.
“Karena Fear of Missing Out-nya (FOMO) lagi ke mobil listrik. Gen Z itu beda pasar, mereka mau semuanya yang praktis dan mudah,” kata Ricky.
Teknologi menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen generasi muda sebelum memutuskan untuk membeli mobil listrik.
Lalu guna menjaga kualitas kendaraan bekas termasuk mobil listrik, Ricky mengungkapkan AMBI yang menaungi ratusan pemilik showroom punya lini bisnis tersendiri untuk inspeksi.
“Dia garansi mobil juga ada. Semoga asosiasi ini bisa menjadi tolak ukur pedagang mobil yang jujur dan bertanggung jawab,” kata Ricky.
Dalam prosesnya, AMBI juga terus fokus membangun ekosistem bisnis mobil bekas yang tertata dan bisa dipercaya.
Setiap anggota dari AMBI didorong untuk menyiapkan laporan inspeksi kendaraan dan garansi sebagai bentuk transparansi.
Hingga saat ini, ada setidaknya 249 showroom yang menjadi anggota AMBI di 21 daerah berbeda.
Asosiasi ini juga memperluas kerja sama dengan perusahaan pembiayaan. Harapan bisa mempermudah konsumen di luar kota besar dalam membeli mobil bekas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Juli 2026, 21:09 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara