Harga Mobil Listrik Wuling Januari 2026, Naik Tanpa Insentif
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Citroen E-C3 siap dirakit lokal tahun ini, namun ada kemungkinan harga tidak bakal berubah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mobil listrik Citroen E-C3 sudah mulai dikirim ke konsumen per Juli 2024. Diperkenalkan pada GIIAS 2023, model tersebut saat ini masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari India.
Meski begitu, Tan Kim Piauw, CEO Citroen Indonesia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat E-C3 bakal dirakit lokal. Namun buat sekitar 1.000 unit pertama akan diimpor sambil menunggu kesiapan fasilitas.
Untuk diketahui Citroen E-C3 merupakan salah satu kendaraan listrik di Tanah Air yang mengikuti program dari pemerintah, mendapatkan biaya impor nol persen dengan komitmen perakitan lokal.
“Produksi massal target kami itu sebenarnya di semester kedua 2024, bukan 1 Juli. Tepatnya di GIIAS 2024 sudah bisa kami umumkan kapan mulai produksi,” ungkap Tan Kim Piauw di Puncak Bogor, Selasa (2/7).
Sementara itu pihaknya tengah melakukan beragam uji coba di pabrik untuk memastikan kesiapan produksi massal Citroen E-C3.
Secara keseluruhan fasilitas yang dimanfaatkan oleh Citroen Indonesia dapat memproduksi setidaknya 6.000 unit per tahun dengan jumlah tenaga kerja sekitar 100 orang.
Sedangkan komponen baterai masih akan diimpor. Dia menegaskan masih ada beragam cara bisa ditempuh guna mencapai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40 persen sesuai ketentuan dari pemerintah.
Sempat muncul pertanyaan jika harga Citroen E-C3 masih bisa berubah. Mengingat sejumlah pabrikan China berhasil memangkas harga jual ketika unitnya dirakit lokal.
Tan Kim Piauw menegaskan bahwa pertimbangan mengurangi harga jual masih dalam pembicaraan dengan prinsipal. Dia menegaskan hal tersebut tidak mutlak terjadi.
“Karena harga yang kami jual Rp 377 jutaan ada unsur subsidi dari dua pihak, prinsipal maupun kami. Bagaimana kita bisa memperkenalkan mobil ini dan mencapai angka itu adalah harga khusus,” tegas dia.
Meski bukan dari sisi harga, ia menjelaskan ketersediaan sparepart yang semakin lengkap karena fasilitas perakitan lokal bisa jadi satu keuntungan buat konsumen.
“Jadi kalau bicara kelebihannya mungkin secara sparepart jadi lebih banyak karena lokal tersedia. Kalau CBU part itu 100 persen ada di pabrik luar,” kata dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 18:00 WIB
19 Januari 2026, 16:00 WIB
19 Januari 2026, 15:00 WIB
19 Januari 2026, 14:00 WIB
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 20:00 WIB
Ducati Desmosedici GP26 tampil menawan dengan nuansa merah dan putih matte, siap debut di MotoGP 2026
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan konsumen, TAM baru saja memberikan penyegaran pada Toyota Raize pada beberapa bagian
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Tanpa insentif pajak dari pemerintah, harga mobil listrik Wuling mengalami kenaikan mulai dari Rp 30 jutaan
19 Januari 2026, 17:00 WIB
Untuk Anda yang sedang mencari mobil baru, Ada diskon Suzuki Jimny 3 pintu selama periode Januari 2026
19 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik
19 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia