Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Masih berupa CBU atau impor utuh sampai 2026, puluhan unit Citroen E-C3 mulai diserahkan ke konsumen Jawa Tengah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur kendaraan listrik bisa menikmati sejumlah program dari pemerintah apabila memiliki komitmen impor, salah satunya keuntungan bea masuk nol persen.
Ketentuan ini mengacu pada Surat Persetujuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia No. 1/KBLBB-CBU/1/OSS/PMDN 2024 kepada PT National Assemblers sebagai perusahaan perakitan kendaraan Citroen di RI.
Citroen menjadi salah satu pabrikan yang resmi mengikuti program tersebut. Memboyong mobil listrik E-C3, akhirnya mereka menyerahkan unit kepada konsumen di Jawa Tengah.
PT Indomobil National Distributor selaku pemegang merek belum lama ini melakukan penyerahan unit Citroen E-C3, sebelumnya sudah dilakukan buat konsumen bertempat di Jakarta.
"Ekosistem mobil listrik di Jawa Tengah dan Yogyakarta kini sudah memadai dengan didukung 75 titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum)," ungkap Tan Kim Piauw, Chief Operating Officer PT Indomobil National Distributor dalam siaran resmi, dikutip Selasa (2/7).
Untuk diketahui mobil listrik Citroen E-C3 sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat di gelaran GIIAS 2023 (Gaikindo Indonesia International Auto Show).
Pada 3 Mei 2024 BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) RI memberikan persetujuan atas permohonan Citroen Indonesia mengikuti Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Mobil listrik Citroen E-C3 bisa diimpor secara utuh alias berstatus CBU (Completely Built Up) serta PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) sudah ditanggung pemerintah.
Ini membuat Citroen menjadi manufaktur pertama yang memanfaatkan program impor bea masuk nol persen dari pihak pemerintah.
"Kami berharap dalam waktu dekat mobil ini dapat segera mengaspal di jalan raya Tanah Air," ujar Tan Kim Piauw.
Sebagai informasi program bebas biaya impor diberlakukan sebagai transisi menuju produksi lokal. Merek yang terlibat dalam program ini punya waktu sampai 2026 untuk melakukan produksi lokal buat model kendaraan listriknya.
Konsumen berminat sudah bisa membeli Citroen E-C3 di seluruh outlet wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan sampai Sulawesi. Tidak perlu khawatir karena telah didukung layanan purnajual dan suku cadang lengkap.
Ada beberapa keuntungan bisa dinikmati konsumen seperti garansi kendaraan lima tahun atau 150.000 km buat 1.200 pembeli pertama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota