Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Masih berupa CBU atau impor utuh sampai 2026, puluhan unit Citroen E-C3 mulai diserahkan ke konsumen Jawa Tengah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur kendaraan listrik bisa menikmati sejumlah program dari pemerintah apabila memiliki komitmen impor, salah satunya keuntungan bea masuk nol persen.
Ketentuan ini mengacu pada Surat Persetujuan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia No. 1/KBLBB-CBU/1/OSS/PMDN 2024 kepada PT National Assemblers sebagai perusahaan perakitan kendaraan Citroen di RI.
Citroen menjadi salah satu pabrikan yang resmi mengikuti program tersebut. Memboyong mobil listrik E-C3, akhirnya mereka menyerahkan unit kepada konsumen di Jawa Tengah.
PT Indomobil National Distributor selaku pemegang merek belum lama ini melakukan penyerahan unit Citroen E-C3, sebelumnya sudah dilakukan buat konsumen bertempat di Jakarta.
"Ekosistem mobil listrik di Jawa Tengah dan Yogyakarta kini sudah memadai dengan didukung 75 titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum)," ungkap Tan Kim Piauw, Chief Operating Officer PT Indomobil National Distributor dalam siaran resmi, dikutip Selasa (2/7).
Untuk diketahui mobil listrik Citroen E-C3 sebelumnya telah diperkenalkan kepada masyarakat di gelaran GIIAS 2023 (Gaikindo Indonesia International Auto Show).
Pada 3 Mei 2024 BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) RI memberikan persetujuan atas permohonan Citroen Indonesia mengikuti Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Mobil listrik Citroen E-C3 bisa diimpor secara utuh alias berstatus CBU (Completely Built Up) serta PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) sudah ditanggung pemerintah.
Ini membuat Citroen menjadi manufaktur pertama yang memanfaatkan program impor bea masuk nol persen dari pihak pemerintah.
"Kami berharap dalam waktu dekat mobil ini dapat segera mengaspal di jalan raya Tanah Air," ujar Tan Kim Piauw.
Sebagai informasi program bebas biaya impor diberlakukan sebagai transisi menuju produksi lokal. Merek yang terlibat dalam program ini punya waktu sampai 2026 untuk melakukan produksi lokal buat model kendaraan listriknya.
Konsumen berminat sudah bisa membeli Citroen E-C3 di seluruh outlet wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan sampai Sulawesi. Tidak perlu khawatir karena telah didukung layanan purnajual dan suku cadang lengkap.
Ada beberapa keuntungan bisa dinikmati konsumen seperti garansi kendaraan lima tahun atau 150.000 km buat 1.200 pembeli pertama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
15 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Hyundai menjadi sponsor utama dalam kompetisi ASEAN CUP yang diselenggarakan mulai Juni 2026 mendatang
16 Januari 2026, 07:00 WIB
Aprilia Racing jadi tim MotoGP ketiga yang merilis motor balap baru Marco Bezzecchi dan Jorge Martin