Alasan Mobil PHEV Belum Banyak Dilirik Konsumen Tanah Air
07 April 2026, 15:00 WIB
GWM mengaku bakal meluncurkan tiga model baru di Indonesia sepanjang 2025, salah satunya adalah mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – GWM tidak mau kalah agresif dalam menggoda konsumen di Tanah Air. Mereka dikabarkan tengah menyiapkan produk baru.
Tidak main-main, langsung ada tiga mobil anyar yang bakal diluncurkan buat konsumen di dalam negeri.
"Bersiap-siap akan kehadiran varian baru untuk GWM Tank 300 yang telah memperoleh tempat spesial dari konsumen di Indonesia," ungkap Martina Danuningrat, Marketing Director GWM Indonesia, Jumat (21/03).
Tak berhenti sampai di situ, manufaktur asal Tiongkok ini juga berencana memasarkan Haval H6 Facelift.
Kendaraan roda empat tersebut sebelumnya sudah mengaspal di Thailand. Menawarkan berbagai ubahan, seperti desain pada bagian depan.
Sekarang Haval H6 Facelift mengusung desain headlight dan DRL yang nampak menjuntai ke bawah.
Lalu masih ada desain lampu belakang baru, membuatnya semakin modern serta gagah.
Di sisi lain GWM turut berencana memasarkan mobil listrik untuk para konsumen di Tanah Air.
"Selain itu sebagaimana yang sudah ditunggu-tunggu, GWM Indonesia on track untuk peluncuran lini dari Ora di tahun ini," lanjut dia.
Kemungkinan besar Ora 03 diniagakan di Tanah Air. Sebab EV (Electric Vehicle) satu ini sudah sempat melantai di GIIAS 2024.
Sayang Martina masih menutup rapat berbagai informasi dari ketiga produk anyarnya tersebut.
Akan tetapi Constantinus Herlijoso, Director of Planning, Product Development, Logistick and Aftersales GWM Indonesia memastikan ketiga mobil di atas bakal dipasarkan pada kuartal dua hingga tiga 2025.
Ia pun berharap dengan kehadiran dari tiga mobil baru GWM tersebut mampu menggairahkan industri otomotif.
"Kami yakin bahwa model-model baru ini akan mampu membantu untuk mencapai angka penjualan yang kita targetkan," tutur dia.
Dalam kesempatan serupa, Herlijoso juga mengatakan akan ada model anyar yang dirakit di pabrik GWM di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Meski begitu langkah tersebut tidak dilakukan tahun ini, namun bakal berjalan pada 2026.
GWM belum bisa memastikan kapan pastinya proses produksi diterapkan pada produk barunya. Sebab ada sejumlah hal yang dipertimbangkan.
Seperti membandingkan efisiensi antara merakit di Indonesia atau dengan impor kendaraan dari pabrik di Negeri Gajah Putih.
"Kalau kita impor dari Thailand, artinya secara logistik ada dua kali shipment. Pertama China ke Thailand, kemudian di sana juga ada pekerjaan baru kita kirim lagi ke sini," Herlijoso menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 April 2026, 15:00 WIB
07 April 2026, 15:00 WIB
30 Maret 2026, 20:43 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
27 April 2026, 13:00 WIB
Motul dan Kawasaki bekerjasama untuk lebih mengembangkan sayap dalam hal layanan after sales di Indonesia
27 April 2026, 11:00 WIB
SUV kompak yang kerap menjadi andalan anak muda Tanah Air merujuk pada Wuling New Alvez karena fiturnya
27 April 2026, 09:10 WIB
Marco Bezzecchi tidak tergoyahkan di persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Spanyol
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
26 April 2026, 20:41 WIB
Alex Marquez berhasil tampil mendominasi balapan di sirkuit Jerez dalam seri lanjutan MotoGP Spanyol 2026
26 April 2026, 13:00 WIB
Konsumen Indonesia dinilai lebih menyukai mobil listrik berukuran kecil, Jetour masih melakukan studi