10 Mobil Hybrid Terlaris Maret 2026, Toyota Veloz HEV Pertama
23 April 2026, 11:00 WIB
Menurut laporan Gaikindo pada Senin (08/12), penjualan mobil baru di bulan lalu berhasil menyentuh 79.310 unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Menuju akhir tahun, pasar mobil baru menunjukan sedikit kinerja positif. Seperti terjadi sepanjang November 2025.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan, bulan lalu retail sales mobil baru mencapai 79.310 unit.
Jumlah di atas terkerek sampai 6,1 persen bila dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya. Sebab di Oktober hanya mencatatkan 74.720 unit.
Artinya ada selisih sekitar 4.590 unit antara Oktober serta November. Sebuah catatan yang positif bagi industri otomotif nasional.
Mengingat ada banyak kondisi yang menghambat laju penjualan. Seperti bencana alam, pengetatan kredit hingga pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Sementara itu, penjualan mobil baru di November 2025 juga menunjukan kenaikan jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.
Dalam laporan Gaikindo disebut meningkat sampai 3,7 persen, sebab di tahun lalu hanya 76.473 unit.
Kemudian bila dijumlah penjualan mobil baru sepanjang Januari sampai November 2025, berhasil di level 739.977 unit.
Perlu diketahui, angka di atas masih jauh dari perolehan pada periode serupa di 2024. Pasalnya tahun lalu membukukan 807.586 unit.
Tercatat ada selisih sekitar 67.609 unit atau turun 8,4 persen antara perolehan di 2025 maupun 2024.
Sekadar mengingatkan, Gaikindo telah merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar sepanjang tahun ini.
Kini Gaikindo ingin ada 780 ribu mobil baru yang berhasil terniagakan, kepada para konsumen di Tanah Air.
Kenaikan penjualan mobil di November 2025, tentu tidak lepas dari dampak yang didapatkan dari pameran GJAW 2025.
Sebab di sana para pengunjung disuguhkan berbagai program menarik. Seperti diskon mencapai ratusan juta.
Lalu banyak dipajang produk-produk unggulan. Semisal Chery J6T, Jaecoo J5 EV hingga Mitsubishi Pajero Sport.
Sehingga dapat menggoda masyarakat, untuk mengeluarkan uang mereka di penghujung 2025.
Efek dari penyelenggaraan GJAW 2025 diprediksi masih bisa dirasakan sampai Desember 2025. Sebab sebagian pabrikan mulai mendistribusikan para pesanan konsumen bulan ini.
Lalu banyak juga masyarakat yang merealisasikan pembelian mobil baru di Desemberi. Jadi berpotensi mengerek retail sales kendaraan roda empat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 April 2026, 11:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air
29 April 2026, 11:00 WIB
Lepas E4 yang akan masuk RI bakal dirakit difasilitas produksi milik PT Handal di kawasan Pondok Ungu, Bekasi
29 April 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Destinator dibekali fitur-fitur terkini yang bisa menambah kenyamanan berkendara para konsumen
29 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi