Penyebab Pasar Mobil Listrik Dunia Anjlok, Ada Peran Cina dan AS
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Selain mobil listrik dan hybrid, Geely akan perluas portofolio produk mereka ke mobil bermesin bensin di 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Cina, Geely dikabarkan menyiapkan dua model baru ke pasar Indonesia tahun depan.
Meskipun saat ini fokus memasarkan lini elektrifikasi Geely EX5 dan Starray EM-i, produk teranyar mereka tahun depan bakal mengisi segmen Internal Combustion Engine (ICE) alias mobil konvensional.
Hal ini dilakukan buat melengkapi portofolio Geely yang diklaim lengkap di negara asalnya, sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen pengguna mobil bensin.
“Dari Geely memang kita hanya mau memperlihatkan ke masyarakat kalau kita punya (lini produk lengkap) dan kita capable,” kata Yusuf Anshori, Brand Director Geely Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (03/10).
Ditambah lagi, menurut dia saat ini merek Geely belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat.
Sehingga perluasan portofolio produk dinilai jadi strategi terbaik untuk membantu nama Geely semakin dikenal oleh konsumen Indonesia.
Hanya saja, dia masih menutup rapat informasi soal model yang akan dibawa ke Indonesia tahun depan.
Ketika ditanya terkait jenis kendaraan yang bakal diluncurkan, ia mengaku masih dalam tahap studi.
“Kita belum bisa bilang (SUV, MPV atau sedan) karena memang belum ditentukan. Tetapi memang sudah ada calon-calon produk yang dirasa tepat dipasarkan di Indonesia,” kata Yusuf.
Namun di samping itu Geely sudah memastikan kehadiran satu model mobil listrik yakni Xingyuan.
Model tersebut mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kompak dan akan dirakit lokal seperti EX5 maupun Starray EM-i.
Seluruh lini kendaraan Geely bakal dirakit di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor dalam waktu dekat.
Mengingat insentif mobil listrik impor resmi selesai tahun depan, Geely menegaskan lini Electric Vehicle (EV) mereka tidak lagi diimpor dari Cina, termasuk Xingyuan.
Geely Xingyuan sendiri merupakan salah satu model terlaris di negara asalnya, terjual 204.940 unit sepanjang semester pertama 2025.
Capaian tersebut jadi salah satu pertimbangan Geely memboyong model itu ke konsumen dalam negeri.
Ditambah tren mobil listrik berdimensi kompak terbilang cukup positif di Indonesia, cocok untuk mobilitas perkotaan dan praktis saat parkir.
Di Tiongkok, Geely punya beberapa model bermesin bensin yang berpotensi hadir di dalam negeri.
Jika melihat tren pasar, kemungkinan masih akan mengisi segmen SUV ataupun MPV alih-alih sedan, karena menjadi preferensi masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Februari 2026, 09:00 WIB
19 Februari 2026, 08:00 WIB
18 Februari 2026, 17:00 WIB
18 Februari 2026, 15:00 WIB
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik secara global hanya 1,2 juta unit pada Januari 2026, diklaim turun sampai tiga persen
19 Februari 2026, 08:00 WIB
Bagi first car buyer, mobil listrik murah terlalu mengandung banyak risiko terutama untuk harga jual kembali
19 Februari 2026, 07:00 WIB
SPK mobil di pameran seringkali terjadi karena FOMO, akhirnya berujung gagal dikonversi ke pembelian
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak perbedaan persyaratan dan biayanya
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta dipastikan tetap dijalankan secara optimal di bulan Ramadan khususnya di jam-jam sibuk
19 Februari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara motor dan mobil, SIM keliling Bandung disediakan di dua lokasi berbeda
18 Februari 2026, 19:00 WIB
Baru-baru ini tersebar penampakan interior BYD Racco yang siap untuk dipasarkan kepada konsumen di Jepang
18 Februari 2026, 18:00 WIB
Supermotor Suzuki DR-Z4SM tampil memukau di hadapan para pengunjung pameran IIMS 2026 beberapa waktu lalu