Jaecoo Percepat Pengiriman J5 EV, Terjual 16 Ribu Unit
24 Mei 2026, 19:00 WIB
Selain mobil listrik dan hybrid, Geely akan perluas portofolio produk mereka ke mobil bermesin bensin di 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Cina, Geely dikabarkan menyiapkan dua model baru ke pasar Indonesia tahun depan.
Meskipun saat ini fokus memasarkan lini elektrifikasi Geely EX5 dan Starray EM-i, produk teranyar mereka tahun depan bakal mengisi segmen Internal Combustion Engine (ICE) alias mobil konvensional.
Hal ini dilakukan buat melengkapi portofolio Geely yang diklaim lengkap di negara asalnya, sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen pengguna mobil bensin.
“Dari Geely memang kita hanya mau memperlihatkan ke masyarakat kalau kita punya (lini produk lengkap) dan kita capable,” kata Yusuf Anshori, Brand Director Geely Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (03/10).
Ditambah lagi, menurut dia saat ini merek Geely belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat.
Sehingga perluasan portofolio produk dinilai jadi strategi terbaik untuk membantu nama Geely semakin dikenal oleh konsumen Indonesia.
Hanya saja, dia masih menutup rapat informasi soal model yang akan dibawa ke Indonesia tahun depan.
Ketika ditanya terkait jenis kendaraan yang bakal diluncurkan, ia mengaku masih dalam tahap studi.
“Kita belum bisa bilang (SUV, MPV atau sedan) karena memang belum ditentukan. Tetapi memang sudah ada calon-calon produk yang dirasa tepat dipasarkan di Indonesia,” kata Yusuf.
Namun di samping itu Geely sudah memastikan kehadiran satu model mobil listrik yakni Xingyuan.
Model tersebut mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kompak dan akan dirakit lokal seperti EX5 maupun Starray EM-i.
Seluruh lini kendaraan Geely bakal dirakit di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor dalam waktu dekat.
Mengingat insentif mobil listrik impor resmi selesai tahun depan, Geely menegaskan lini Electric Vehicle (EV) mereka tidak lagi diimpor dari Cina, termasuk Xingyuan.
Geely Xingyuan sendiri merupakan salah satu model terlaris di negara asalnya, terjual 204.940 unit sepanjang semester pertama 2025.
Capaian tersebut jadi salah satu pertimbangan Geely memboyong model itu ke konsumen dalam negeri.
Ditambah tren mobil listrik berdimensi kompak terbilang cukup positif di Indonesia, cocok untuk mobilitas perkotaan dan praktis saat parkir.
Di Tiongkok, Geely punya beberapa model bermesin bensin yang berpotensi hadir di dalam negeri.
Jika melihat tren pasar, kemungkinan masih akan mengisi segmen SUV ataupun MPV alih-alih sedan, karena menjadi preferensi masyarakat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Mei 2026, 19:00 WIB
22 Mei 2026, 11:00 WIB
21 Mei 2026, 19:21 WIB
20 Mei 2026, 21:34 WIB
19 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
26 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati bakal menjalani MotoGP Italia 2026 dengan beberapa pembalap yang absen, seperti Alex serta Marc Marquez
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Layanan SIM keliling Jakarta jadi alternatif untuk masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM
26 Mei 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta mulai diterapkan sejak pukul 06.00 WIB dan hari ini waktunya mobil berpelat genap
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik