Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Selain mobil listrik dan hybrid, Geely akan perluas portofolio produk mereka ke mobil bermesin bensin di 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Cina, Geely dikabarkan menyiapkan dua model baru ke pasar Indonesia tahun depan.
Meskipun saat ini fokus memasarkan lini elektrifikasi Geely EX5 dan Starray EM-i, produk teranyar mereka tahun depan bakal mengisi segmen Internal Combustion Engine (ICE) alias mobil konvensional.
Hal ini dilakukan buat melengkapi portofolio Geely yang diklaim lengkap di negara asalnya, sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen pengguna mobil bensin.
“Dari Geely memang kita hanya mau memperlihatkan ke masyarakat kalau kita punya (lini produk lengkap) dan kita capable,” kata Yusuf Anshori, Brand Director Geely Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (03/10).
Ditambah lagi, menurut dia saat ini merek Geely belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat.
Sehingga perluasan portofolio produk dinilai jadi strategi terbaik untuk membantu nama Geely semakin dikenal oleh konsumen Indonesia.
Hanya saja, dia masih menutup rapat informasi soal model yang akan dibawa ke Indonesia tahun depan.
Ketika ditanya terkait jenis kendaraan yang bakal diluncurkan, ia mengaku masih dalam tahap studi.
“Kita belum bisa bilang (SUV, MPV atau sedan) karena memang belum ditentukan. Tetapi memang sudah ada calon-calon produk yang dirasa tepat dipasarkan di Indonesia,” kata Yusuf.
Namun di samping itu Geely sudah memastikan kehadiran satu model mobil listrik yakni Xingyuan.
Model tersebut mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kompak dan akan dirakit lokal seperti EX5 maupun Starray EM-i.
Seluruh lini kendaraan Geely bakal dirakit di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor dalam waktu dekat.
Mengingat insentif mobil listrik impor resmi selesai tahun depan, Geely menegaskan lini Electric Vehicle (EV) mereka tidak lagi diimpor dari Cina, termasuk Xingyuan.
Geely Xingyuan sendiri merupakan salah satu model terlaris di negara asalnya, terjual 204.940 unit sepanjang semester pertama 2025.
Capaian tersebut jadi salah satu pertimbangan Geely memboyong model itu ke konsumen dalam negeri.
Ditambah tren mobil listrik berdimensi kompak terbilang cukup positif di Indonesia, cocok untuk mobilitas perkotaan dan praktis saat parkir.
Di Tiongkok, Geely punya beberapa model bermesin bensin yang berpotensi hadir di dalam negeri.
Jika melihat tren pasar, kemungkinan masih akan mengisi segmen SUV ataupun MPV alih-alih sedan, karena menjadi preferensi masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
08 Januari 2026, 19:07 WIB
Shammie terus berjuang keras hingga SS4 untuk bisa membawa hasil positif pada ajang Rally Dakar 2026
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Setelah badai cedera menerpa, kondisi fisik Marc Marquez dirasa sudah tidak seprima seperti dahulu kala
08 Januari 2026, 16:40 WIB
Kunci tertinggal di kabin diduga jadi salah satu penyebab Hyundai Stargazer menyala otomatis ketika diparkir
08 Januari 2026, 15:00 WIB
Mitsubishi Triton Single Cabin tersedia dalam varian baru yang tampil semakin sporti, harga Rp 300 jutaan
08 Januari 2026, 14:00 WIB
Aksi drift di Pondok Indah dianggap sangat membahayakan, seharusnya dilakukan di area khusus yang disediakan
08 Januari 2026, 13:01 WIB
Pergantian nama divisi balap Gazoo Racing tanpa entitas Toyota resmi berlaku, efektif per 7 Januari 2026
08 Januari 2026, 12:00 WIB
Wacana insentif lebih besar buat mobil listrik yang menggunakan baterai berbahan nikel bakal menguntungkan Hyundai