Geely Recal 74 Ribu Mobil Lynk & Co di Cina, Ada Cacat di LiDAR
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Selain mobil listrik dan hybrid, Geely akan perluas portofolio produk mereka ke mobil bermesin bensin di 2026
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur Cina, Geely dikabarkan menyiapkan dua model baru ke pasar Indonesia tahun depan.
Meskipun saat ini fokus memasarkan lini elektrifikasi Geely EX5 dan Starray EM-i, produk teranyar mereka tahun depan bakal mengisi segmen Internal Combustion Engine (ICE) alias mobil konvensional.
Hal ini dilakukan buat melengkapi portofolio Geely yang diklaim lengkap di negara asalnya, sekaligus memenuhi kebutuhan konsumen pengguna mobil bensin.
“Dari Geely memang kita hanya mau memperlihatkan ke masyarakat kalau kita punya (lini produk lengkap) dan kita capable,” kata Yusuf Anshori, Brand Director Geely Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (03/10).
Ditambah lagi, menurut dia saat ini merek Geely belum terlalu banyak dikenal oleh masyarakat.
Sehingga perluasan portofolio produk dinilai jadi strategi terbaik untuk membantu nama Geely semakin dikenal oleh konsumen Indonesia.
Hanya saja, dia masih menutup rapat informasi soal model yang akan dibawa ke Indonesia tahun depan.
Ketika ditanya terkait jenis kendaraan yang bakal diluncurkan, ia mengaku masih dalam tahap studi.
“Kita belum bisa bilang (SUV, MPV atau sedan) karena memang belum ditentukan. Tetapi memang sudah ada calon-calon produk yang dirasa tepat dipasarkan di Indonesia,” kata Yusuf.
Namun di samping itu Geely sudah memastikan kehadiran satu model mobil listrik yakni Xingyuan.
Model tersebut mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kompak dan akan dirakit lokal seperti EX5 maupun Starray EM-i.
Seluruh lini kendaraan Geely bakal dirakit di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor dalam waktu dekat.
Mengingat insentif mobil listrik impor resmi selesai tahun depan, Geely menegaskan lini Electric Vehicle (EV) mereka tidak lagi diimpor dari Cina, termasuk Xingyuan.
Geely Xingyuan sendiri merupakan salah satu model terlaris di negara asalnya, terjual 204.940 unit sepanjang semester pertama 2025.
Capaian tersebut jadi salah satu pertimbangan Geely memboyong model itu ke konsumen dalam negeri.
Ditambah tren mobil listrik berdimensi kompak terbilang cukup positif di Indonesia, cocok untuk mobilitas perkotaan dan praktis saat parkir.
Di Tiongkok, Geely punya beberapa model bermesin bensin yang berpotensi hadir di dalam negeri.
Jika melihat tren pasar, kemungkinan masih akan mengisi segmen SUV ataupun MPV alih-alih sedan, karena menjadi preferensi masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk