10 Mobil Hybrid Terlaris Maret 2026, Toyota Veloz HEV Pertama
23 April 2026, 11:00 WIB
Erga FCV merupakan bus hidrogen hasil kerja sama Isuzu dan Toyota, debut di Japan Mobility Show 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Isuzu siap meramaikan segmen kendaraan niaga elektrifikasi di perhelatan Japan Mobility Show 2025.
Bukan kendaraan bertenaga listrik, produk teranyar Isuzu kali ini adalah bus berteknologi hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
Bus bernama Erga FCV itu menggunakan basis model terdahulu yang berstatus Battery Electric Vehicle (BEV) atau bertenaga listrik murni.
Isuzu Erga FCV dikembangkan bersama Toyota Motor Corporation, di mana Isuzu bertanggung jawab atas perencanaan, pengembangan sampai desain bus.
Sementara Toyota disebut mengembangkan sistem Fuel Cell serta tangkinya yang ditempatkan secara efisien di struktur atap bus.
Soal cara kerjanya, Isuzu Erga FCV menghasilkan daya listrik dari induksi reaksi kimia antara hidrogen di tangki dengan oksigen yang ada di komponen fuel cell.
Hasil reaksi tersebut kemudian digunakan buat memberikan tenaga pada motor penggerak bus.
Kendaraan fuel cell juga menawarkan pengisian daya dalam waktu jauh lebih cepat dari bus listrik.
Sensasi berkendara ditawarkan tetap mirip dengan bus listrik karena minim getaran dan suara.
Bus tersebut rencananya akan digunakan sebagai transportasi dengan rute di Jepang, layaknya Transjakarta.
Unit yang debut di Japan Mobility Show 2025 pada 30 Oktober mendatang bakal berstatus prototipe.
Tetapi Isuzu akan memulai proses produksinya pada tahun fiskal 2026, periode April 2025 sampai Maret 2025 di fasilitas Utsunomiya, joint venture antara Isuzu-Hino.
Di Indonesia, Isuzu belum mau menjual kendaraan niaga bertenaga listrik maupun hidrogen karena beberapa alasan.
Menurut pihak Isuzu, perlu ada infrastruktur stasiun pengisian daya memadai untuk menunjang operasional kendaraan niaga elektrifikasi.
Apalagi kendaraan dimaksud digunakan untuk mobilitas tingkat tinggi seperti bus dan truk, melewati rute tertentu dengan jarak jauh dan hampir non-stop.
Ditambah lagi perlu ada penyesuaian gaya berkendara produk elektrifikasi Isuzu untuk membantu menjaga efisiensi listrik maupun hidrogennya.
Oleh karena itu pihak Isuzu masih terus melakukan studi mendalam dan persiapan dari berbagai sisi termasuk ekosistem pengisian daya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
20 April 2026, 21:19 WIB
16 April 2026, 23:19 WIB
Terkini
27 April 2026, 19:00 WIB
BYD Sealion 8 berpeluang jadi penantang baru Hyundai Palisade Hybrid di Indonesia, NJKB-nya terdaftar
27 April 2026, 17:24 WIB
Changan Group mengumumkan strategi dan visi perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan citra
27 April 2026, 13:00 WIB
Motul dan Kawasaki bekerjasama untuk lebih mengembangkan sayap dalam hal layanan after sales di Indonesia
27 April 2026, 11:00 WIB
SUV kompak yang kerap menjadi andalan anak muda Tanah Air merujuk pada Wuling New Alvez karena fiturnya
27 April 2026, 09:10 WIB
Marco Bezzecchi tidak tergoyahkan di persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Spanyol
27 April 2026, 06:14 WIB
ETLE statis maupun mobile akan mendukung operasional ganjil genap Jakarta haari ini untuk mengurai kemacetan
27 April 2026, 06:01 WIB
Menjelang akhir April, SIM keliling Jakarta masih melayani perpanjangan SIM seperti biasa di lima lokasi
27 April 2026, 06:00 WIB
Kehadiran SIM keliling Bandung menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara