Kendaraan Komersial Isuzu Mendominasi di Berbagai Segmen
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Erga FCV merupakan bus hidrogen hasil kerja sama Isuzu dan Toyota, debut di Japan Mobility Show 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Isuzu siap meramaikan segmen kendaraan niaga elektrifikasi di perhelatan Japan Mobility Show 2025.
Bukan kendaraan bertenaga listrik, produk teranyar Isuzu kali ini adalah bus berteknologi hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
Bus bernama Erga FCV itu menggunakan basis model terdahulu yang berstatus Battery Electric Vehicle (BEV) atau bertenaga listrik murni.
Isuzu Erga FCV dikembangkan bersama Toyota Motor Corporation, di mana Isuzu bertanggung jawab atas perencanaan, pengembangan sampai desain bus.
Sementara Toyota disebut mengembangkan sistem Fuel Cell serta tangkinya yang ditempatkan secara efisien di struktur atap bus.
Soal cara kerjanya, Isuzu Erga FCV menghasilkan daya listrik dari induksi reaksi kimia antara hidrogen di tangki dengan oksigen yang ada di komponen fuel cell.
Hasil reaksi tersebut kemudian digunakan buat memberikan tenaga pada motor penggerak bus.
Kendaraan fuel cell juga menawarkan pengisian daya dalam waktu jauh lebih cepat dari bus listrik.
Sensasi berkendara ditawarkan tetap mirip dengan bus listrik karena minim getaran dan suara.
Bus tersebut rencananya akan digunakan sebagai transportasi dengan rute di Jepang, layaknya Transjakarta.
Unit yang debut di Japan Mobility Show 2025 pada 30 Oktober mendatang bakal berstatus prototipe.
Tetapi Isuzu akan memulai proses produksinya pada tahun fiskal 2026, periode April 2025 sampai Maret 2025 di fasilitas Utsunomiya, joint venture antara Isuzu-Hino.
Di Indonesia, Isuzu belum mau menjual kendaraan niaga bertenaga listrik maupun hidrogen karena beberapa alasan.
Menurut pihak Isuzu, perlu ada infrastruktur stasiun pengisian daya memadai untuk menunjang operasional kendaraan niaga elektrifikasi.
Apalagi kendaraan dimaksud digunakan untuk mobilitas tingkat tinggi seperti bus dan truk, melewati rute tertentu dengan jarak jauh dan hampir non-stop.
Ditambah lagi perlu ada penyesuaian gaya berkendara produk elektrifikasi Isuzu untuk membantu menjaga efisiensi listrik maupun hidrogennya.
Oleh karena itu pihak Isuzu masih terus melakukan studi mendalam dan persiapan dari berbagai sisi termasuk ekosistem pengisian daya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 16:00 WIB
10 Desember 2025, 13:00 WIB
10 Desember 2025, 10:00 WIB
08 Desember 2025, 18:00 WIB
08 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 21:00 WIB
Mitsubishi Fuso menyalurkan bantuan ke korban banjir Sumatera, seperti bahan makanan siap santap dan service
10 Desember 2025, 20:00 WIB
BYD harus merakit lokal setidaknya 60 ribu unit kendaraan di 2026 setelah insentif EV impor berakhir
10 Desember 2025, 19:00 WIB
Diler BMW Mini Bekasi berada di bawah naungan Tunas Group, turut sediakan area untuk perbaikan kendaraan
10 Desember 2025, 18:00 WIB
Piaggio Liberty S mendapat sentuhan baru jelang akhir 2025, motor ini mendapat banyak pembaruan selain desain
10 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen berhasil memenangkan balapan di GP Abu Dhabi meskipun harus rela kehilangan gelar juara dunia
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Isuzu Indonesia mengalami kenaikan pangsa pasar mereka sudah mencapai 28.6 persen hingga Oktober 2025
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan