Startegi Toyota Tingkatkan Pendidikan Vokasi di Lombok
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota punya Kijang Innova Zenix yang bisa tenggak BBM E85, ada perbedaan material tangki dari versi standar
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota menjadi salah satu pabrikan mobil di Indonesia yang siap mengikuti aturan penerapan bahan bakar campuran etanol 10 persen atau E10, seperti diwacanakan oleh pemerintah.
Bahkan tidak hanya E10. Toyota telah mengembangkan Toyota Kijang Innova Zenix yang kompatibel menenggak bensin campuran etanol 85 persen alias E85.
Meskipun belum dijual massal, pengembangan Toyota Kijang Innova Zenix E85 terus dilakukan untuk mengikuti kemajuan industri otomotif Tanah Air.
Sekilas terlihat sama, namun pihak Toyota menyebutkan ada satu perbedaan utama antara Kijang Innova Zenix E85 dengan versi standarnya.
“Beberapa penyesuaian pada tangki dan jalur penyaluran bahan bakar, agar kompatibel menggunakan bahan bakar dengan kandungan etanol tinggi,” kata Philardi Ogi, Head of Public Relation PT Toyota Astra Motor (TAM) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Perlu diketahui, etanol punya sifat mudah menyerap air. Sehingga bensin dengan campuran etanol berpotensi menyebabkan karat pada tangki bensin.
Kemudian komponen karet atau plastik pada saluran bahan bakar juga disesuaikan agar tak mudah getas maupun bocor terkena paparan etanol.
Namun dari segi jantung pacu dan tampilan eksterior, tidak ada perbedaan signifikan.
Bicara soal efek lebih lanjut E85 terhadap performa dan efisiensi, pihak Toyota menegaskan masih terus melakukan studi.
“Ini yang sedang kita coba observasi lewat penggunaan jangka panjang bahan bakar bioetanol pada berbagai kendaraan Toyota, kolaborasi dengan Pertamina dan SERA,” kata Ogi.
Dia mengungkapkan studi bakal terus dilakukan sampai ditemukan hasil yang signifikan terhadap faktor-faktor seperti efisiensi dan durabilitas Kijang Innova Zenix E85.
Sebagai informasi, Toyota Indonesia mengklaim hampir semua lini kendaraannya sudah kompatibel menggunakan bensin campuran etanol dalam persentase tertentu.
Tetapi patut jadi perhatian bagi pemilik kendaraan Toyota produksi lawas atau sebelum 2010.
Sebab belum tentu dapat menenggak BBM etanol. Ditambah material tangki bensinnya belum disesuaikan dan dapat menyebabkan masalah baru apabila dipaksa menggunakan E10.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Juli 2026, 20:00 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya