Gaikindo Revisi Target Penjualan Mobil Baru, Jadi 780 Ribu Unit

Target penjualan mobil baru resmi direvisi dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang ada jelang akhir tahun

Gaikindo Revisi Target Penjualan Mobil Baru, Jadi 780 Ribu Unit
  • Oleh Satrio Adhy

  • Selasa, 02 Desember 2025 | 21:32 WIB

KatadataOTO – Pasar mobil baru di Indonesia sangat bergejolak. Sejak awal tahun banyak rintangan yang menghadang pasar kendaraan roda empat di dalam negeri.

Hal itu mendorong Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), memutuskan buat merevisi target milik mereka.

“Sudah diputuskan (revisi target penjualan mobil baru), proyeksi tahun 2025 menjadi 780 ribu unit,” ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo kepada KatadataOTO hari ini, Selasa (02/12).

Sayang Jongkie tidak menjelaskan apa-apa mengenai keputusan tersebut. Termasuk mengapa mereka memilih angka di atas.

Dealer Honda Cimahi
Photo: KatadataOTO

Namun memang sebelumnya Jongkie mengatakan bahwa, Gaikindo bakal merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar setelah gelaran GJAW 2025.

“Beberapa hari lalu (keputusan revisi dibuat), waktu ada GJAW 2025,” tegas Jongkie.

Sebagai informasi, per Oktober 2025 angka penjualan mobil baru di dalam negeri adalah 660.659 ribu unit secara retail (dari diler ke konsumen).

Angka di atas masih jauh dari target sebelumnya. Sebab beberapa waktu lalu Gaikindo bertekad menjual 850 ribu unit sampai 900 ribu unit.

Akan tetapi angka di atas terbilang cukup sulit buat dicapai. Mengingat kinerja pasar kendaraan roda empat di dalam negeri terbilang lesu.

Sekadar mengingatkan, pada pertengahan tahun kinerja pasar mobil baru sempat terkoreksi cukup dalam. Seperti di April 2025 hanya ada 52.369 unit tersalurkan dari pabrik ke diler (wholesales).

Lalu sempat menguat pada Mei 2025 sempat menguat ke 60.847 unit. Namun merosot lagi di Juni dengan torehan 58.338 unit.

Selanjutnya wholesales mobil berusaha buat membaik. Dapat dilihat pada Juli 2025 yang mencatatkan 60.878 unit.

Dilanjutkan pada Agustus 2025 setelah membukukan 61.777 unit. Kembali meningkat di September di angka 62.077 unit.

Terakhir di Oktober 2025 wholesales mobil baru menguat lagi. Berhasil berada di level 74.019 unit.

Gaikindo Berniat Revisi Target Penjualan Mobil Baru Setelah GJAW
Photo: KatadataOTO

Berangkat dari data di atas, Gaikindo memutuskan untuk merevisi target penjualan mobil baru sepanjang 2025.

Apalagi kondisi pasar maupun ekonomi di dalam negeri belum sepenuhnya pulih. Jadi cukup sulit bila tetap ingin mencapai 850 ribu unit hingga 900 ribu unit sampai ke penghujung tahun.

Data Penjualan Mobil Baru Januari-Oktober 2025

  • Retail Januari-Oktober 2025: 660.659 unit
  • Wholesales Januari-Oktober 2025: 635.844 unit

Terkini

otosport
Marc Marquez

Marc Marquez Diisukan Terima Kontrak Baru dari Ducati

Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028

modifikasi
BYD Atto 1

Bikin BYD Atto 1 Tampil Fresh, Modifikasi Ringan Pakai Sticker

Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker

otosport
Ducati MX Team Indonesia

Ducati MX Team Indonesia Diperkenalkan, Gaet Dua Talenta Muda

Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand

motor
Yamaha Lexi LX 155

Pilihan Warna Baru Yamaha Lexi LX 155, Harga Mulai Rp 27 Jutaan

Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026

mobil
Showroom Lepas

Lepas Resmikan Diler Pertamanya di Dunia, Ada di Kelapa Gading

Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan

mobil
Lepas L8

Produksi Lepas L8 Baru akan Dilakukan Februari 2026

Meski pemesanan sudah dibuka sejak tahun lalu, produksi Lepas L8 baru akan dilakukan mulai bulan depan

motor
Harga Motor Matic 150 cc

Cek Harga Motor Matic 150 cc Januari 2026, Aerox sampai Nmax Naik

Sejumlah motor matic 150 cc yang ditawarkan Yamaha kepada para konsumen mengalami kenaikan di awal 2026

mobil
Mobil Listrik

Mau Charge Mobil Listrik di Rumah, Jangan Sembarangan

Kebakaran mobil listrik sering berawal dari human error, salah satunya proses pengisian daya yang tidak tepat