Gaikindo Bicara Tantangan Industri Penuhi Permintaan Agrinas
24 Februari 2026, 14:00 WIB
Setelah meluncur di GIIAS 2023 Fuso eCanter siap dijual di RI 2024, jadi truk listrik pertama di Tanah Air
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tidak hanya kendaraan penumpang, era elektrifikasi juga jadi pemacu buat produsen bus dan truk untuk turut memperkenalkan versi listrik dari kendaraannya. Salah satunya Fuso eCanter, resmi dirilis 2017 dan meluncur di Indonesia pada GIIAS 2023.
Ke depannya Fuso eCanter siap dijual di RI mulai tahun depan. Hal ini disampaikan oleh Karl Deppen, President dan CEO Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation.
Hadirnya eCanter menjadi langkah penting mengingat transportasi darat khususnya truk berkontribusi besar terhadap polusi suara serta emisi karbon, khususnya di area perkotaan.
“MFTBC (Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation) juga merasa punya tanggung jawab untuk berkontribusi (melindungi iklim global),” buka Karl dalam gelaran tanya jawab di GIIAS 2023, Jumat (11/8).
Ia memaparkan generasi terbaru eCanter tersebut nantinya bakal menjadi inovator kendaraan listrik komersial di Asia.
Pihaknya menanggapi serius komitmen pemerintah Indonesia maupun global dalam mengurangi emisi karbon, memperhatikan kebutuhan konsumen sambil memperhatikan isu iklim yang tengah jadi perhatian saat ini.
Sebelum dijual di Indonesia ia juga akan memberikan rangkaian panduan terkait penggunaan truk listrik mislanya infrastruktur pengisian agar para penggunanya lebih siap.
“Tahun lalu kami sudah uji coba di Indonesia bersama B-Log, PT Pos Indonesia dan GoTo. Menempuh 10.000 km tanpa masalah signifikan dan kami mendapatkan respon positif,” ujarnya.
Hal tersebut menandakan adanya permintaan konsumen terhadap truk listrik dari pihak-pihak yang ingin berkontribusi mengikuti komitmen pemerintah dalam upaya menghadirkan zero emission.
Bicara soal harga, Nobukazu Tanaka selaku Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors mengatakan masih belum ada finalisasi. Hanya saja banderolnya diprediksi bakal jauh lebih mahal dari truk konvensional.
“Meskipun harganya agak tinggi tapi pembeli mendapatkan kompensasi seperti operational cost dan biaya perawatannya berkurang. Bahwasanya kita mengembangkan tidak hanya teknologi tapi juga ramah lingkungan,” ungkapnya.
Sekadar informasi eCanter sudah dijual secara global di beberapa negara sejak 2017, misalnya Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru dan negara-negara di Eropa.
Secara keseluruhan truk listrik eCanter telah menempuh jarak lebih dari 4.5 juta km, menjadi andalan Fuso dalam persaingan di segmen kendaraan komersial tenaga listrik.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Februari 2026, 14:00 WIB
20 Februari 2026, 09:00 WIB
16 Februari 2026, 07:00 WIB
12 Februari 2026, 17:00 WIB
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini