Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar
10 Januari 2026, 11:00 WIB
Kapolri luncurkan ETLE nasional atau tilang elektronik tahap II dan terhubung dengan 14 polda di berbagai provinsi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Polisi Republik Indonesia meresmikan program tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) tahap kedua. Setidaknya ada 14 Polda yang baru bergabung dalam program sehingga program diharapkan bisa lebih efektif.
Polda-polda yang ikut program ETLE Nasional tahap II adalah Polda Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Bali, NTB, NTT, Bengkulu, Papua Barat dan Papua.
Kehadiran ke 14 Polda tersebut tentunya disertai peningkatan jumlah kamera yang terpasang. Jumlah kamera dari Tahap I adalah sebanyak 244 kamera kemudian kini bertambah menjadi 248 kamera di 26 wilayah Polda Tanah Air.
“Akan terus kita kembangkan sehingga kepatuhan terhadap masyarakat terkait dengan masalah penggunaan jalan dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas,” tegas Kapolri beberapa waktu lalu.
Program tilang elektronik sebenarnya bukanlah hal baru karena sejumlah Polda telah melaksanaannya sejak lama. Hasilnya pun terbilang memuaskan karena masyarakat di lokasi penerapan tilang elektronik menjadi lebih disiplin dibanding sebelumnya.
Selain itu, penerapan tilang elektronik pun tidak hanya dilakukan di lokasi-lokasi tertentu seperti wilayah padat serta rawan pelanggaran lalu lintas. Sejumlah titik di jalan tol pun sudah menerapkan tilang elektronik dan mengincar mereka yang kebut-kebutan serta kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load).
Tak hanya itu Ia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan mengembangkan konsep smart city. Di dalam sistem tersebut akan dikerjakan secara digital dan terkoneksi satu sama lain sehingga dapat memberikan layanan lebih optimal dibandingkan saat ini.
“Kami akan mengembangkan konsep smart city dalam waktu dekat. Nantinya semua akan terintegrasi dengan command center kepolisian, termasuk pelayanan digital yang telah dikembangkan pemerintah daerah entah itu dinas perhubungan, rumah sakit, pemadam kebakaran dan stakeholder lain,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa ada banyak keuntungan melalui layanan digital. Salah satunya adalah meminimalisir risiko kecurangan yang dilakukan oleh anggotanya di lapangan saat menemukan pelanggaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 11:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
25 Oktober 2025, 09:00 WIB
23 Oktober 2025, 08:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026