Polda Metro Jaya Berniat Tambah ETLE Demi Meminimalisir Pungli
08 Desember 2025, 19:00 WIB
Kapolri luncurkan ETLE nasional atau tilang elektronik tahap II dan terhubung dengan 14 polda di berbagai provinsi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kepala Polisi Republik Indonesia meresmikan program tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) tahap kedua. Setidaknya ada 14 Polda yang baru bergabung dalam program sehingga program diharapkan bisa lebih efektif.
Polda-polda yang ikut program ETLE Nasional tahap II adalah Polda Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Bali, NTB, NTT, Bengkulu, Papua Barat dan Papua.
Kehadiran ke 14 Polda tersebut tentunya disertai peningkatan jumlah kamera yang terpasang. Jumlah kamera dari Tahap I adalah sebanyak 244 kamera kemudian kini bertambah menjadi 248 kamera di 26 wilayah Polda Tanah Air.
“Akan terus kita kembangkan sehingga kepatuhan terhadap masyarakat terkait dengan masalah penggunaan jalan dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas,” tegas Kapolri beberapa waktu lalu.
Program tilang elektronik sebenarnya bukanlah hal baru karena sejumlah Polda telah melaksanaannya sejak lama. Hasilnya pun terbilang memuaskan karena masyarakat di lokasi penerapan tilang elektronik menjadi lebih disiplin dibanding sebelumnya.
Selain itu, penerapan tilang elektronik pun tidak hanya dilakukan di lokasi-lokasi tertentu seperti wilayah padat serta rawan pelanggaran lalu lintas. Sejumlah titik di jalan tol pun sudah menerapkan tilang elektronik dan mengincar mereka yang kebut-kebutan serta kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load).
Tak hanya itu Ia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan mengembangkan konsep smart city. Di dalam sistem tersebut akan dikerjakan secara digital dan terkoneksi satu sama lain sehingga dapat memberikan layanan lebih optimal dibandingkan saat ini.
“Kami akan mengembangkan konsep smart city dalam waktu dekat. Nantinya semua akan terintegrasi dengan command center kepolisian, termasuk pelayanan digital yang telah dikembangkan pemerintah daerah entah itu dinas perhubungan, rumah sakit, pemadam kebakaran dan stakeholder lain,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa ada banyak keuntungan melalui layanan digital. Salah satunya adalah meminimalisir risiko kecurangan yang dilakukan oleh anggotanya di lapangan saat menemukan pelanggaran.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Desember 2025, 19:00 WIB
25 Oktober 2025, 09:00 WIB
23 Oktober 2025, 08:00 WIB
14 Oktober 2025, 07:00 WIB
10 Oktober 2025, 07:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan