Eropa dan China Ingin Buka Pabrik Kendaraan di Indonesia

Perusahaan asal Eropa dan China berencana buka pabrik kendaraan di Indonesia karena potensinya besar

Eropa dan China Ingin Buka Pabrik Kendaraan di Indonesia
Adi Hidayat

TRENOTO – Taufiek Bawazier, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian mengklaim bahwa banyak perusahaan ingin buka pabrik kendaraan di Indonesia. Asal negaranya pun beragam mulai dari China hingga Eropa.

Hal ini ia sampaikan di sela-sela acara diskusi bertajuk ‘Otomotif, Ujung Tombak Dekarbonisasi Indonesia’, (08/08). Sayangnya dirinya menolak untuk menegaskan secara rinci pabrikan-pabrikan tersebut.

“Kami kemarin sudah dapat empat perusahaan yang ingin punya pabrik di Indonesia. Saya tidak bisa sebut karena confidential, tapi paling tidak animonya sudah datang,” ungkapnya.

Pabrik DFSK
Photo : DFSK Indonesia

Banyaknya jumlah perusahaan yang ingin buka pabrik kendaraan di Indonesia menunjukkan bahwa bangsa ini memang menarik. Terlebih untuk pasar Electric Vehicle karena belakangan masih terus dikembangkan.

“Kalau investor melihatnya dengan jernih, regulasinya semua sudah suap. Investasi di Indonesia pun peluangnya sangat besar karena pasarnya sangat luas,” tegasnya.

Perlu diketahui bahwa pertumbuhan kendaraan listrik secara global memang terbilang cukup tinggi. Terjadi peningkatan minat masyarakat dunia terhadap electric vehicle yang ditunjukkan dengan larisnya model tersebut.

Tercatat ada sekitar 10.5 juta unit kendaraan listrik terjual atau setara 13 persen dari total penjualan mobil di 2022. Jumlah ini jauh meningkat dibandingkan penjualan di 2021 yang hanya mencapai 6.7 juta unit atau setara delapan persen.

China pun menjadi negara dengan penjualan mobil listrik tertinggi di dunia karena berhasil melepas 6.1 juta unit sepanjang 2022. Kemudian Eropa di peringkat berikutnya yaitu sebesar 2.6 juta unit, Afrika 1.1 juta unit dan sisanya tersebar di berbagai wilayah seperti Asia Tenggara termasuk Indonesia.

“Dunia sekarang bergerak ke arah pengurangan karbon. Indonesia juga punya instrumen, regulasinya sudah ada, sekarang yang perlu diubah adalah mindset dan behaviour kita untuk masuk ke EV,” katanya.

Pabrik DFSK
Photo : TrenOto

Namun ia mengakui bahwa sekarang masyarakat Indonesia masih lebih menyukai kendaraan hybrid ketimbang mobil listrik. Hal ini karena masih terbatasnya infrastruktur sehingga belum bisa memberi ketenangan bagi pemilik.

“Hybrid sekarang pasarnya meningkat karena masyarakat berpikir bila pulang kampung dan di tengah jalan tiba-tiba habis daya, masih bisa isi bensin. Kemudian ketika sampai perkotaan, dapat kembali menggunakan mode listrik,” pungkasnya.


Terkini

otosport
MotoGP Hungaria 2026

Jadwal MotoGP Hungaria 2026: Usaha Marquez Putus Dominasi Aprilia

Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal

mobil
Nissan Elgrand e-Power

Nissan Daftarkan MPV Hybrid Baru di Indonesia

Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI

mobil
Peluang BYD Seal PHEV Hadir di Indonesia Tahun Ini

Menakar Peluang BYD Seal PHEV Hadir di Indonesia Tahun Ini

BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia

news
Ganjil Genap Jakarta

Simak Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 02 Juni 2026

Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Hari Ini Selasa 2 Juni 2026, Ada Dispensasi

Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak daftar persyaratan yang harus dipenuhi

news
SIM Keliling Bandung

Cek 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 2 Juni 2026

Pengendara motor dan mobil bisa memanfaatkan keberadaan SIM keliling Bandung hari ini di dua tempat berbeda

news
Harga BBM

Cek Harga BBM SPBU Swasta Juni 2026, Shell Sudah Ada

SPBU Shell maupun BP AKR terpantau melakukan penyesuian harga BBM jenis diesel mulai hari ini, Senin (01/06)

news
harga BBM Pertamina

Daftar Harga BBM Pertamina di Juni 2026, Dexlite dan Dex Turun

Pada Juni 2026 Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pada beberapa produk mereka, seperti di Solar