BYD Optimis Bisa Jual 1,3 Juta Mobil di Luar Cina Pada 2026
26 Januari 2026, 15:00 WIB
Ekspor Suzuki ke negara-negara ASEAN dipermudah oleh Bea Cukai karena patuh prosedur dan volume ekspor tinggi
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki Indonesia mendapat fasilitas yang memudahkan kegiatan ekspor kendaraan. Suzuki menjadi perusahaan terpilih untuk menjadi bagian dari pembentukkan ASEAN AEO MRA (bagian bea cukai MRA).
Suzuki diketahui tidak hanya memproduksi kendaraan untuk pasar Tanah Air. Namun brand berlambang S tersebut juga memasarkan mobil buatannya ke luar negeri.
Dikatakan bahwa berkat volume ekspor Suzuki tinggi dan kepatuhan pada prosedur, membuatnya mendapatkan fasilitas tersebut di atas.
Melalui MRA (Mutual Recognition Arrangement) Suzuki dimudahkan dalam melakukan ekspor kendaraan khususnya ke negara-negara ASEAN.
Proses validasi dilakukan oleh anggota Bea Cukai ASEAN pekan lalu. Adapun acara tersebut dihadiri oleh pejabat dari kedua belah pihak yakni Suzuki dan Bea Cukai Indonesia.
Anggota ASEAN AEO MRA melihat langsung proses produksi kendaraan, distribusi dari pabrik ke pelabuhan, dikirim ke negara tujuan ekspor serta faktor keamanansupply chain.
Dari tinjauan tersebut, Suzuki Indonesia dinilai telah memenuhi prosedur keamanan dengan baik.
Baca juga : Batasi Konsumsi BBM Bersubsidi, Pemerintah Siap Revisi Aturan
“Kami senang program berjalan dengan baik dan Suzuki Indonesia bersikap kooperatif mendukung. Kami harap program ini dapat diimplementasikan di 10 negara ASEAN pada 2025,” kata Fauziah A Sani, Chair of the Subworking Group on ASEAN AEO MRA.
Kemudahan ekspor Suzuki yang didapatkan dari program ini antara lain proses clearance di negara tujuan dipercepat. Lalu pengamanan supply chain dan pengakuan tingkat kepatuhan prosedur setara di negara-negara ASEAN.
Dengan kemudahan yang diberikan Bea Cukai Indonesia pada merek asal Jepang tersebut, memberikan keuntungan lebih. Diantaranya adalah efisiensi waktu dan biaya sehingga berimbas pada kinerja ekspor itu sendiri.
“Sebagai perusahaan percontohan, kami merasa bangga dan berterima kasih kepada Bea Cukai Indonesia yang telah mempercayai Suzuki. Dengan ini konsumen kami di mancanegara bisa merasakan manfaatnya,” tutur Shodiq WIcaksono, Direktur Suzuki Indonesia.
ASEAN AEO MRA (Authorized Economic Operator Mutual Recognition Arrangement) merupakan inisiasi Bea Cukai ASEAN. Program tersebut bertujuan untuk melakukan memfasilitasi perdagangan melalui pengakuan dari AEO.
Suzuki diketahui sudah melakukan kegiatan ekspor kendaraan buatannya di Tanah Air sebanyak 49 negara. Pada tahun lalu ekspor kendaraan Suzuki mencapai 65.505 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 15:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
12 Januari 2026, 12:00 WIB
09 Januari 2026, 12:00 WIB
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026
31 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan berkomitmen membangun 20 diler di Indonesia hingga akhir tahun dengan memanfaatkan jaringan Indomobil
31 Januari 2026, 13:00 WIB
Stok BBM Shell jenis Super kembali kosong di sejumlah lokasi, situasi ini sudah terjadi beberapa hari lalu
31 Januari 2026, 11:29 WIB
Motor Yamaha R1 GYTR yang digeber Valentino Rossi di Mandalika pakai beberapa komponen milik Eric Cargloss
31 Januari 2026, 11:00 WIB
Fabio Quartararo tengah santer diisukan bakal berseragam Honda dan meninggalkan Yamaha pada MotoGP 2027
31 Januari 2026, 09:00 WIB
Perwakilan Astra Honda bawa inovasi edukasi keselamatan berkendara efektif buat anak di panggung internasional
31 Januari 2026, 07:00 WIB
Lepas Indonesia menanggapi insiden yang menimpa salah satu unit kendaraan pada sesi test drive di Serpong