Penjualan Suzuki Naik di Februari 2026, Carry Berkilau
25 Maret 2026, 07:32 WIB
Menurut data dari Gaikindo, angka ekspor kendaraan tahun lalu naik walaupun penjualan mobil baru turun
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) baru saja mengumumkan data penjualan mobil baru sepanjang 2023. Berbagai catatan berhasil dibukukan pada tahun lalu.
Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo menuturkan kalau jumlah ekspor kendaraan buatan Indonesia mengalami kenaikan 6.7 persen.
Artinya ada sebanyak 505.134 unit mobil yang dikirim ke luar negeri. Tentu ini menjadi sebuah hasil manis di 2023.
Sebab angka di atas diklaim jauh lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya, yakni hanya menyentuh 473.602 unit.
Berangkat dari fakta di atas, Kukuh pun berharap ekspor mobil buatan Indonesia bisa melesat lagi. Bahkan dapat tembus hingga satu juta unit.
“Kita harapkan jumlah ekspor tahun ini menyentuh angka 500 ribu unit atau kita juga sangat ingin ada di 1 juta unit," ungkap Kukuh dalam diskusi bertema 'Memproyeksi Pasar Otomotif 2024' bersama Forwot, Selasa (16/1).
Gaikindo pun bergerak cepat agar target telah ditetapkan dapat terealisasi. Salah satunya dengan mendorong para produsen otomotif membuka pasar ekspor baru.
Dengan begitu bisa meningkatkan jumlah penjualan mobil baru buatan dalam negeri. Sehingga memberi dampak positif bagi negara.
“Terbaru anggota kami akan melakukan ekspor ke Australia yang dimulai tahun ini," tambah Kukuh.
Lebih jauh Kukuh mengungkapkan kalau tujuan negara anyar di atas tidak hanya untuk menyuplai kendaraan bermesin konvensional saja.
Melainkan berbagai mobil listrik maupun hybrid yang memang sudah diproduksi di dalam negeri.
Dengan begitu dia meyakini bahwa kepercayaan terhadap Indonesia akan tumbuh dan terlebih para investor bakal secara mudah datang serta berinvestasi di sini.
Dalam kesempatan yang sama, Kukuh juga membeberkan angka penjualan mobil baru sepanjang tahun lalu mengalami penurunan bahkan tak mencapai target.
Sebab di 2023 hanya ada 1.005.802 unit secara wholesales. Sementara target yang Gaikindo tetapkan adalah 1.005.000 kendaraan.
Selanjutnya buat penjualan secara retail atau dari diler ke konsumen membukukan 998.059 unit saja dari Januari sampai Desember 2023.
“Salah satu faktor penyebab penurunan adalah pengetatan pembiayaan perbankan," Kukuh menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Maret 2026, 07:32 WIB
09 Maret 2026, 11:26 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Terkini
29 Maret 2026, 04:07 WIB
Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini
28 Maret 2026, 07:33 WIB
Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One
27 Maret 2026, 17:53 WIB
Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi