Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Menurut data dari Gaikindo, angka ekspor kendaraan tahun lalu naik walaupun penjualan mobil baru turun
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) baru saja mengumumkan data penjualan mobil baru sepanjang 2023. Berbagai catatan berhasil dibukukan pada tahun lalu.
Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo menuturkan kalau jumlah ekspor kendaraan buatan Indonesia mengalami kenaikan 6.7 persen.
Artinya ada sebanyak 505.134 unit mobil yang dikirim ke luar negeri. Tentu ini menjadi sebuah hasil manis di 2023.
Sebab angka di atas diklaim jauh lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya, yakni hanya menyentuh 473.602 unit.
Berangkat dari fakta di atas, Kukuh pun berharap ekspor mobil buatan Indonesia bisa melesat lagi. Bahkan dapat tembus hingga satu juta unit.
“Kita harapkan jumlah ekspor tahun ini menyentuh angka 500 ribu unit atau kita juga sangat ingin ada di 1 juta unit," ungkap Kukuh dalam diskusi bertema 'Memproyeksi Pasar Otomotif 2024' bersama Forwot, Selasa (16/1).
Gaikindo pun bergerak cepat agar target telah ditetapkan dapat terealisasi. Salah satunya dengan mendorong para produsen otomotif membuka pasar ekspor baru.
Dengan begitu bisa meningkatkan jumlah penjualan mobil baru buatan dalam negeri. Sehingga memberi dampak positif bagi negara.
“Terbaru anggota kami akan melakukan ekspor ke Australia yang dimulai tahun ini," tambah Kukuh.
Lebih jauh Kukuh mengungkapkan kalau tujuan negara anyar di atas tidak hanya untuk menyuplai kendaraan bermesin konvensional saja.
Melainkan berbagai mobil listrik maupun hybrid yang memang sudah diproduksi di dalam negeri.
Dengan begitu dia meyakini bahwa kepercayaan terhadap Indonesia akan tumbuh dan terlebih para investor bakal secara mudah datang serta berinvestasi di sini.
Dalam kesempatan yang sama, Kukuh juga membeberkan angka penjualan mobil baru sepanjang tahun lalu mengalami penurunan bahkan tak mencapai target.
Sebab di 2023 hanya ada 1.005.802 unit secara wholesales. Sementara target yang Gaikindo tetapkan adalah 1.005.000 kendaraan.
Selanjutnya buat penjualan secara retail atau dari diler ke konsumen membukukan 998.059 unit saja dari Januari sampai Desember 2023.
“Salah satu faktor penyebab penurunan adalah pengetatan pembiayaan perbankan," Kukuh menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial