Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Menurut data dari Gaikindo, angka ekspor kendaraan tahun lalu naik walaupun penjualan mobil baru turun
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) baru saja mengumumkan data penjualan mobil baru sepanjang 2023. Berbagai catatan berhasil dibukukan pada tahun lalu.
Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo menuturkan kalau jumlah ekspor kendaraan buatan Indonesia mengalami kenaikan 6.7 persen.
Artinya ada sebanyak 505.134 unit mobil yang dikirim ke luar negeri. Tentu ini menjadi sebuah hasil manis di 2023.
Sebab angka di atas diklaim jauh lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya, yakni hanya menyentuh 473.602 unit.
Berangkat dari fakta di atas, Kukuh pun berharap ekspor mobil buatan Indonesia bisa melesat lagi. Bahkan dapat tembus hingga satu juta unit.
“Kita harapkan jumlah ekspor tahun ini menyentuh angka 500 ribu unit atau kita juga sangat ingin ada di 1 juta unit," ungkap Kukuh dalam diskusi bertema 'Memproyeksi Pasar Otomotif 2024' bersama Forwot, Selasa (16/1).
Gaikindo pun bergerak cepat agar target telah ditetapkan dapat terealisasi. Salah satunya dengan mendorong para produsen otomotif membuka pasar ekspor baru.
Dengan begitu bisa meningkatkan jumlah penjualan mobil baru buatan dalam negeri. Sehingga memberi dampak positif bagi negara.
“Terbaru anggota kami akan melakukan ekspor ke Australia yang dimulai tahun ini," tambah Kukuh.
Lebih jauh Kukuh mengungkapkan kalau tujuan negara anyar di atas tidak hanya untuk menyuplai kendaraan bermesin konvensional saja.
Melainkan berbagai mobil listrik maupun hybrid yang memang sudah diproduksi di dalam negeri.
Dengan begitu dia meyakini bahwa kepercayaan terhadap Indonesia akan tumbuh dan terlebih para investor bakal secara mudah datang serta berinvestasi di sini.
Dalam kesempatan yang sama, Kukuh juga membeberkan angka penjualan mobil baru sepanjang tahun lalu mengalami penurunan bahkan tak mencapai target.
Sebab di 2023 hanya ada 1.005.802 unit secara wholesales. Sementara target yang Gaikindo tetapkan adalah 1.005.000 kendaraan.
Selanjutnya buat penjualan secara retail atau dari diler ke konsumen membukukan 998.059 unit saja dari Januari sampai Desember 2023.
“Salah satu faktor penyebab penurunan adalah pengetatan pembiayaan perbankan," Kukuh menutup perkataanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
17 September 2026, 11:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif