Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Diperkenalkan sebagai Perodua emo-1 EV Concept, Daihatsu Sirion EV hadir di gelaran Malaysia Auto Show 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kejar ketertinggalan di era elektrifikasi, Daihatsu Sirion EV (Electric Vehicle) belum lama ini diperkenalkan di Malaysia sebagai Perodua emo-1 (Electric Motion Online) Concept pada perhelatan Malaysia Auto Show 2024.
Mobil itu menggunakan basis Perodua Myvi atau dipasarkan di Indonesia sebagai all new Sirion. Unit dipamerkan itu merupakan hasil konversi pakai basis Sirion lansiran 2021.
Dilansir dari Paultan, Senin (27/5) Perodua menjelaskan Sirion EV dibekali baterai jenis lithium-ion berkapasitas 57,6 kWh, mengakomodir daya jelajah sampai 400 km dalam satu kali pengisian daya.
Hasil konversi itu dipersenjatai motor elektrik yang dapat menghasilkan tenaga puncak 161 hp dan torsi maksimum 315 Nm. Akselerasi dari 0-100 km/jam membutuhkan waktu tujuh sampai sembilan detik saja.
Bicara waktu pengisian daya Daihatsu Sirion EV hanya butuh waktu lima jam buat pengecasan pakai AC Charging 11 kW. Sedangkan Fast Charging menggunakan charger DC 50 kW selama satu jam.
Untuk diketahui spesifikasi ini berbeda dari model konsep yang sempat dipamerkan Perodua pada 2023. Model terbaru itu memiliki tenaga lebih besar dan kapasitas baterai meningkat.
Bakal terus jadi bahan studi untuk pengembangan, versi terbaru dari Sirion EV juga akan diperkenalkan ke konsumen menjelang akhir 2024.
Bicara produksi, Perodua mengklaim rencananya adalah 2025. Pihak pabrikan bahkan sudah mulai menentukan harga cocok untuk mobil listrik tersebut yakni di atas RM 50.000 (Rp 170,3 jutaan) namun tidak bakal melewati RM 100.000 (Rp340 jutaan).
Sementara di Indonesia, PT ADM (Astra Daihatsu Motor) masih enggan membeberkan rencana Daihatsu rambah segmen elektrifikasi di Tanah Air saat ini.
“Kami serius menangani sebaik-baiknya EV (Electric Vehicle) atau mobil hybrid. Bisa dilihat di GIIAS dua tahun terakhir, kita sudah memajang kendaraan konsep,” ucap Edward P. Napitupulu, Corporate Planning & Communications Division Head PT ADM beberapa waktu lalu.
Hanya saja PT ADM merasa kendaraan listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) masih kurang cocok bagi konsumen terutama First Buyer yang jadi salah satu sasaran pasar Daihatsu.
Selain harga kompetitif masih perlu ada upaya edukasi lebih terhadap seluruh calon konsumen agar lebih memahami manfaat mobil listrik atau BEV.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta