Daihatsu Pertahankan Harga Meski Rupiah Melemah

Daihatsu pertahankan harga meski rupiah melemah berkat tingginya TKDN yang ada pada produk yang dijual

Daihatsu Pertahankan Harga Meski Rupiah Melemah
Adi Hidayat

KatadataOTO – Daihatsu pertahankan harga produk mereka meski saat ini terjadi pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika. Pabrikan asal Jepang tersebut menilai pihaknya masih bisa mengatasi tantangan yang ada sekarang ini.

Tingginya Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN menjadi pendukung utamanya. Namun mereka mengakui bahwa biaya produksi mengalami kenaikan karena ada beberapa komponen yang masih diimpor.

“Hampir semua komponen seperti baja, kelistrikan itu terdampak. Tetapi karena TKDN Daihatsu sudah di atas 80 persen jadi kami masih bisa mempertahankan harga,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor.

Ia bahkan optimis pihaknya masih bisa mempertahankan harga cukup lama ketimbang pabrikan lain.

Daihatsu Xenia ADS
Photo : KatadataOTO

“Kalau harga dolar stabil seperti ini rasanya tidak akan berpengaruh terhadap kami. Tapi kalau pabrikan lain yang kebanyakan CBU mungkin ceritanya berbeda,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian meminta agar produsen tidak menaikkan harga. Hal ini karena masih ada penurunan pasar otomotif di Tanah Air.

Dengan ditahannya harga tersebut maka diharapkan penjualan kendaraan bisa membaik. Terlebih di tantangan di semester kedua diperkirakan tak seberat Januari hingga Juni 2024.

“Pada dasarnya pemerintah minta supaya produsen-produsen jangan lagi atau jangan dulu menaikkan harga karena sekarang pasar lagi lesu," ujar Agus beberapa waktu lalu.

Menurutnya daya beli masyarakat menurun karena disebabkan banyak hal. Oleh sebab itu pemerintah meminta produsen menahan diri menaikkan harga produk mereka.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo mengumumkan jumlah penjualan mobil semester 1 2024 di Indonesia. Angkanya jauh menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Simak Keunggulan Daihatsu Xenia ADS X, Meluncur di GIIAS 2024
Photo : KatadataOTO

Berdasarkan data disampaikan bahwa whole sales mobil di Tanah Air pada semester pertama 2024 hanya sebesar 408.012 unit. Jumlah itu turun 19,5 persen dari 506.427 unit pada 2023.

Penurunan juga terlihat pada retail sales Januari-Juni 2024 karena hanya mampu mencatatkan angka 431.987 unit. Torehan tersebut 14 persen lebih rendah ketimbang periode serupa di 2023 yaitu sebesar 502.533 unit.


Terkini

news
Pertamina

Pertamina Pastikan Pasokan BBM Selama Libur Lebaran 2026 Terjaga

Pertamina memastikan pasokan BBM di Tanah Air saat libur mudik Lebaran 2026 tetap aman untuk masyarakat

motor
Motor Matic Murah

Harga Motor Matic Murah Maret 2026, Ada Fazzio Special Edition

Kehadiran Yamaha Fazzio Special Edition membuat opsi motor matic murah di Tanah Air kian beragam di bulan ini

mobil
BYD Haka Auto

Bukan Insentif, Haka Auto Sebut yang Dibutuhkan Pasar EV

Haka Auto menilai bahwa insentif sudah bukan sesuatu yang dibutuhkan untuk mengembangkan pasar Ev di Tanah Air

mobil
Honda City Hatchback

Honda City Hatchback Resmi Tidak Lagi Diproduksi, Diduga Jadi Hybrid

Honda City Hatchback sudah tak disuplai ke diler-diler, PT HPM sebut mulai ada perubahan minat konsumen

news
BPKB elektronik

Warga Depok dan Bekasi Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB

Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka

news
SIM keliling Bandung

Catat Lokasi SIM Keliling Bandung 4 Maret 2026, Awas Salah Jadwal

Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Ada di 5 Tempat Hari Ini 4 Maret 2026

Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda

mobil
Honda Super One

Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta

Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini