Daihatsu Jual 700.000 Unit LCGC Dalam 11 Tahun

Butuh waktu 11 tahun agar Daihatsu jual 700.000 unit LCGC yang telah menjadi tulang punggung penjualannya

Daihatsu Jual 700.000 Unit LCGC Dalam 11 Tahun
  • Oleh Adi Hidayat

  • Minggu, 24 November 2024 | 16:00 WIB

KatadataOTO – Sejak pertama kali diluncurkan pada 2013, segmen Low Cost Green Car (LCGC) telah menjadi tulang punggung penjualan bagi Daihatsu. Kehadirannya berhasil menarik minat banyak pelanggan di Tanah Air.

Hingga 2024 ini, Daihatsu setidaknya sudah menjual 700.000 unit LCGC di Indonesia. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari pasar Ayla dan Sigra yang duduk di segmen berbeda.

Pabrikan asal Jepang pun menilai bahwa tingginya angka penjualan tersebut sebagai prestasi tersendiri. Pasalnya banyaknya permintaan mencerminkan bahwa mobil Daihatsu telah memenuhi kebutuhan berkendara  masyarakat.

“Daihatsu telah menjadi bagian dari kebahagiaan pelanggan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas serta meningkatkan kualitas kehidupan mereka,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor pada ajang Gaikindo Jakarta Auto Show (GJAW) 2024 (22/11)

Kredit syariah Daihatsu Sigra
Photo : TrenOto

Ada banyak alasan mengapa pelanggan menggemari mobil Daihatsu. Salah satunya adalah harganya yang terbilang terjangkau ketimbang model lain.

“Saya membutuhkan mobil berkapasitas 7 penumpang dan harga terjangkau seperti Sigra. Selain itu, konsumsi bahan bakarnya juga efisien sehingga lebih hemat,” ungkap Najib, salah satu konsumen Daihatsu.

Hal senada juga disampaikan oleh Bambang, pemilik Daihatsu Ayla di ajang GJAW 2024.

“Daihatsu Ayla menjadi pilihan saya karena lincah untuk di kota besar dengan lalu lintas padat. Perawatannya juga mudah dan relatif terjangkau,” tambahnya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa berdasarkan data Gaikindo LCGC di Indonesia masih menjadi salah satu segmen paling gemuk. Sedikitnya sudah 149.583 unit terjual atau 21,1 persen dari total pasar di Indonesia periode Januari hingga Oktober 2024.

Dari jumlah tersebut, bulan Maret menjadi periode dengan Wholesales tertinggi. Pasalnya ketika itu 16.840 unit LCGC berhasil terkirim ke diler.

Ayla pede gunakan mesin 3 silinder
Photo : TrenOto

Jumlah ini pun diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan dengan harga terjangkau masih dibutuhkan. Terlebih tingginya tekanan pada pasar otomotif masih berlanjut dan LCGC dinilai menjadi solusi paling realistis bagi masyarakat.

Daihatsu sendiri pun memastikan bakal tersebut memberikan beragam kemudahan untuk para pelanggan di Tanah Air. Dengan demikian diharapkan penjualan mobil bisa bertahan meski pasar melemah.


Terkini

mobil
Xpeng P7+

Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara

Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara

news
Tilang ETLE

Jumlah Kendaraan yang Terjaring Tilang ETLE di Jakarta Naik Signifikan

Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera

MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV