Daihatsu Kumpul Sahabat Siap Ramaikan Batam Akhir Pekan Ini
01 September 2026, 09:00 WIB
Penurunan daya beli masih terasa termasuk di industri otomotif, Daihatsu berharap ada bantuan dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ketidakpastian ekonomi dan berbagai kebijakan di sektor otomotif banyak mempengaruhi industri kendaraan roda empat di Tanah Air.
PT ADM (Astra Daihatsu Motor) sebagai salah satu manufaktur yang menjual kendaraan entry level turut merasakan dampaknya.
Pasalnya, mayoritas pembeli mobil Daihatsu adalah pembeli mobil pertama atau beralih dari kendaraan roda dua, lalu melakukan pembayaran secara kredit atau cicilan.
Namun maraknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan kondisi ekonomi dinilai belum membaik sepenuhnya membuat angka NPL (Non Performing Loan) atau pinjaman bermasalah jadi tinggi.
Banyak orang tidak dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran kredit sesuai tenggat waktu karena tantangan ekonomi.
“Dengan first car buyer (pembeli mobil pertama), menjadi lebih ketat ya (persyaratan kredit),” kata Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM di Tangerang, Minggu (18/05).
Salah satu hal yang mempengaruhi kredit macet adalah belum adanya perbaikan ekonomi di kalangan masyarakat kelas menengah.
Pendapatan tidak stabil membuat konsumen tak dapat melakukan pembayaran tepat waktu. Agung menegaskan rangkaian masalah tersebut merupakan isu ekonomi makro dan bukan terbatas pada otomotif saja.
“Jadi kita berharap ada kebijakan-kebijakan secara makro yang mendukung semua industri. Pada dampaknya meningkatkan kembali daya beli konsumsi kebutuhan pokok, juga di kebutuhan-kebutuhan di atasnya,” ujar Agung.
Kebijakan yang dimaksud tidak spesifik berupa insentif atau subsidi di industri otomotif saja. Sehingga dapat mendorong perekonomian secara keseluruhan dan memperbaiki daya beli termasuk untuk kendaraan roda empat.
Menghadapi hal tersebut, Agung mengungkapkan Daihatsu akan fokus menawarkan kendaraan dengan banderol kompetitif serta promo penjualan kredit, khususnya di daerah luar kota besar yang menjadi sasaran mereka.
Misalnya program bebas biaya administrasi buat pembelian mobil secara kredit, nilainya setara Rp 2,5 jutaan sampai Rp 3 jutaan.
Beberapa model yang jadi andalan penjualan saat ini adalah Sigra yang merupakan LCGC (Low Cost Green Car) berkonfigurasi tujuh penumpang, ditawarkan dengan harga di bawah Rp 200 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 September 2026, 09:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam
01 September 2026, 07:00 WIB
Robot Mobo buatan AiMoga berbabis Embodied Intelligence dan diperkenalkan dalam ajang atau pameran WRC 2026
01 September 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta berada di lima lokasi berbeda setiap hari, simak informasi biaya dan syaratnya
01 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
01 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta tetap diandalkan pemerintah Ibu Kota untuk setidaknya mencegah kebuntuan di jam sibuk
31 Agustus 2026, 21:00 WIB
Indonesia Autovaganza 2026 tempat berkumpulnya komunitas para pencinta otomotif sekaligus bersilaturahmi
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X mendapatkan penyesuaian harga, beri dampak positif ke penjualan
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
Pertamina Enduro menggelar nonton bareng komunitas otomotif serta ojol dalam gelaran MotoGP Aragon 2026