Penjualan Daihatsu Tumbuh 27 Persen di Semester I 2026
04 Juli 2026, 19:15 WIB
Penurunan daya beli masih terasa termasuk di industri otomotif, Daihatsu berharap ada bantuan dari pemerintah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Ketidakpastian ekonomi dan berbagai kebijakan di sektor otomotif banyak mempengaruhi industri kendaraan roda empat di Tanah Air.
PT ADM (Astra Daihatsu Motor) sebagai salah satu manufaktur yang menjual kendaraan entry level turut merasakan dampaknya.
Pasalnya, mayoritas pembeli mobil Daihatsu adalah pembeli mobil pertama atau beralih dari kendaraan roda dua, lalu melakukan pembayaran secara kredit atau cicilan.
Namun maraknya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan kondisi ekonomi dinilai belum membaik sepenuhnya membuat angka NPL (Non Performing Loan) atau pinjaman bermasalah jadi tinggi.
Banyak orang tidak dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran kredit sesuai tenggat waktu karena tantangan ekonomi.
“Dengan first car buyer (pembeli mobil pertama), menjadi lebih ketat ya (persyaratan kredit),” kata Sri Agung Handayani, Marketing and Corporate Communication Director PT ADM di Tangerang, Minggu (18/05).
Salah satu hal yang mempengaruhi kredit macet adalah belum adanya perbaikan ekonomi di kalangan masyarakat kelas menengah.
Pendapatan tidak stabil membuat konsumen tak dapat melakukan pembayaran tepat waktu. Agung menegaskan rangkaian masalah tersebut merupakan isu ekonomi makro dan bukan terbatas pada otomotif saja.
“Jadi kita berharap ada kebijakan-kebijakan secara makro yang mendukung semua industri. Pada dampaknya meningkatkan kembali daya beli konsumsi kebutuhan pokok, juga di kebutuhan-kebutuhan di atasnya,” ujar Agung.
Kebijakan yang dimaksud tidak spesifik berupa insentif atau subsidi di industri otomotif saja. Sehingga dapat mendorong perekonomian secara keseluruhan dan memperbaiki daya beli termasuk untuk kendaraan roda empat.
Menghadapi hal tersebut, Agung mengungkapkan Daihatsu akan fokus menawarkan kendaraan dengan banderol kompetitif serta promo penjualan kredit, khususnya di daerah luar kota besar yang menjadi sasaran mereka.
Misalnya program bebas biaya administrasi buat pembelian mobil secara kredit, nilainya setara Rp 2,5 jutaan sampai Rp 3 jutaan.
Beberapa model yang jadi andalan penjualan saat ini adalah Sigra yang merupakan LCGC (Low Cost Green Car) berkonfigurasi tujuh penumpang, ditawarkan dengan harga di bawah Rp 200 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Juli 2026, 19:15 WIB
02 Juli 2026, 07:01 WIB
24 Juni 2026, 07:00 WIB
23 Juni 2026, 22:53 WIB
22 Juni 2026, 20:45 WIB
Terkini
09 Juli 2026, 13:00 WIB
Ducati memastikan aktivitas tim balap MotoGP mereka tidak terganggu karena sudah mampu berdiri sendiri
09 Juli 2026, 11:00 WIB
Chery Sales Indonesia telah melakukan peyelidikan terkait peristiwa terbakarnya Tiggo Cross CSH di Bandung
09 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan Indonesia tengah fokus untuk memperkenalkan sejumlah keunggulan Deepal S05 kepada masyarakat luas
09 Juli 2026, 07:00 WIB
Geely Galaxy TT hadir dengan tampilan identik sedan performa tinggi Xiaomi SU7, ini bocoran spesifikasinya
09 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta akan memberikan sedikit kelonggaran pada waktu-waktu tertentu di jalan protokol
09 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik jika Anda ingin mengurus dokumen berkendara
09 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada di lima lokasi, SIM keliling Jakarta jadi alternatif buat masyarakat yang ingin perpanjang masa berlaku
08 Juli 2026, 23:31 WIB
Jelang akhir pekan, pengguna kendaraan roda empat tetap patut waspada dengan aturan ganjil genap Jakarta