BPLJSKB Bekasi Siap Akomodir Uji Tabrak Mobil di RI
27 September 2026, 09:55 WIB
Daihatsu akan beri kompensasi supplier akibat skandal uji tabrak yang melibatkan puluhan ribu unit mereka
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Daihatsu akan beri kompensasi pada 423 pemasok komponen akibat skandal uji tabrak pada sejumlah kendaraan mereka. Pemberian tersebut cuma ditujukan untuk supplier dalam negeri yang memiliki bisnis langsung dengan pabrik di Jepang.
Pasalnya akibat skandal uji tabrak seluruh operasional pabrik Daihatsu dihentikan sementara. Kegiatan produksi diperkirakan baru bisa kembali berjalan pada akhir bulan depan.
Dilansir Reuters bahwa kompensasi akan diberikan berdasarkan volume bisnis. Diharapkan dengan strategi ini dampak negatif bisa ditekan serta mengurangi defisit supplier.
Daihatsu sangat fokus pada negara-negara Asia Tenggara. Di Malaysia mereka hadir dalam merek Perodua dan saat ini sudah kembali beroperasi setelah mendapat izin dari pemerintah setempat.
Langkah serupa juga dilakukan oleh PT Astra Daihatsu Motor di Indonesia. Pabrikan tersebut sudah memproduksi kembali unit mereka untuk kebutuhan pasar domestik.
Sebelumnya diberitakan bahwa ada skandal uji tabrak pada beberapa unit kendaraan yang diproduksi Daihatsu. Tak tanggung-tanggung produk terdampak atas manipulasi hasil crast test mencapai lebih dari 88.000 unit.
Jumlah itu termasuk mobil yang dijual menggunakan merek Toyota serta tersebar di beberapa negara seperti Kamboja, Ekuador hingga Uruguay. Dalam pemeriksaan internal ditemukan adanya kejanggalan dalam prosedur sertifikasi uji tabrak tilang sisi (UN-R135) di Daihatsu Rocky maupun Toyota Raize hybrid.
Pengujian dilakukan dengan mendorong mobil ke samping pada kecepatan tertantu sampai membentur tiang. Setelah itu penyelidikan digelar ke beberapa model dan ternyata jumlah model terdampak cukup banyak.
Berdasarkan Toyota Global setidaknya ada 64 model dan tiga mesin terdampak. Dari jumlah itu, 22 mobil serta satu mesin saat ini dijual dalam merek Toyota.
Tak cuma melibatkan Toyota dan Daihatsu, mobil bermerek Mazda maupun Subaru pun ikut terdampak. Tetapi penjualannya terbatas di Jepang.
Pihak Daihatsu Jepang sudah mengakui bahwa mereka telah gagal melakukan pengawasan serta mengabaikan undang-undang yang berlaku.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 September 2026, 09:55 WIB
15 September 2025, 07:00 WIB
12 September 2025, 15:00 WIB
30 April 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2024, 07:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik