Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Akio Toyoda minta maaf pada pengguna Toyota Veloz dan Avanza atas adanya skandal uji tabrak Daihatsu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Akio Toyoda minta maaf pada pengguna Toyota Veloz serta Avanza atas munculnya skandal uji tabrak. Masalah tersebut sebenarnya sudah terendus sejak April 2023 dan masih terus diinvestigasi secara internal.
Mantan CEO yang sekarang menjabat sebagai Chairman of the Executive Board Toyota ini meminta waktu agar bisa menyelesaikan masalah tersebut.
“Selama lebih dari enam bulan saya telah mengawasi apa yang terjadi sampai menugaskan sebuah komite untuk menyelidiki serta mencari penyebabnya. Sebagai perusahaan induk Daihatsu kami akan membantu agar perusahaan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” ungkap Akio Toyoda.
Dilansir dari AutoSpinn, bila penyebab sudah ditemukan maka solusi bisa segera diberikan secara optimal.
“Saya ingin meluangkan lebih banyak waktu guna memberi dukungan maupun kerja sama. Untuk menciptakan ketenangan agar pelanggan dapat berkendara secara aman,” tegas Akio.
Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota menemukan adanya skandal uji tabrak pada sejumlah model yang diproduksi oleh Daihatsu. Anak perusahaan asal Jepang tersebut diketahui memanipulasi hasil uji tabrak 88.123 unit kendaraan.
Mobil yang terdampak beredar di beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah. Model tersebut adalah Toyota Vios, Periodua Axia, Toyota Agya serta satu model baru.
Namun berdasarkan Toyota Global setidaknya ada 64 model dan tiga mesin terdampak. Dari jumlah itu, 22 mobil serta satu mesin saat ini dijual dengan merek Toyota.
Tak hanya melibatkan Toyota dan Daihatsu, mobil bermerek Mazda maupun Subaru pun ikut terdampak. Akibat skandal ini maka Daihatsu menghentikan pengiriman kendaraan untuk sementara waktu.
Meski demikan PT Astra Daihatsu Motor selaku produsen di Indonesia menegaskan bahwa skandal tidak berdampak pada produk di Tanah Air. Mobil Daihatsu masih sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga produksi untuk pasar domestik masih bisa dilakukan.
“Terkait proses sertifikasi kami berkoordinasi penuh dengan otoritas pemerintah sebagai pemangku kepentingan dan penentu proses homologasi di Indonesia. Telah ditentukan produksi domestik ADM tetap beroperasi normal sesuai rencana guna memenuhi kebutuhan pasar di Tanah Air,” tegas pabrikan dalam keterangan resmi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 12:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
06 Februari 2026, 20:59 WIB
06 Februari 2026, 09:21 WIB
05 Februari 2026, 17:40 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung