Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Akio Toyoda minta maaf pada pengguna Toyota Veloz dan Avanza atas adanya skandal uji tabrak Daihatsu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Akio Toyoda minta maaf pada pengguna Toyota Veloz serta Avanza atas munculnya skandal uji tabrak. Masalah tersebut sebenarnya sudah terendus sejak April 2023 dan masih terus diinvestigasi secara internal.
Mantan CEO yang sekarang menjabat sebagai Chairman of the Executive Board Toyota ini meminta waktu agar bisa menyelesaikan masalah tersebut.
“Selama lebih dari enam bulan saya telah mengawasi apa yang terjadi sampai menugaskan sebuah komite untuk menyelidiki serta mencari penyebabnya. Sebagai perusahaan induk Daihatsu kami akan membantu agar perusahaan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” ungkap Akio Toyoda.
Dilansir dari AutoSpinn, bila penyebab sudah ditemukan maka solusi bisa segera diberikan secara optimal.
“Saya ingin meluangkan lebih banyak waktu guna memberi dukungan maupun kerja sama. Untuk menciptakan ketenangan agar pelanggan dapat berkendara secara aman,” tegas Akio.
Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota menemukan adanya skandal uji tabrak pada sejumlah model yang diproduksi oleh Daihatsu. Anak perusahaan asal Jepang tersebut diketahui memanipulasi hasil uji tabrak 88.123 unit kendaraan.
Mobil yang terdampak beredar di beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah. Model tersebut adalah Toyota Vios, Periodua Axia, Toyota Agya serta satu model baru.
Namun berdasarkan Toyota Global setidaknya ada 64 model dan tiga mesin terdampak. Dari jumlah itu, 22 mobil serta satu mesin saat ini dijual dengan merek Toyota.
Tak hanya melibatkan Toyota dan Daihatsu, mobil bermerek Mazda maupun Subaru pun ikut terdampak. Akibat skandal ini maka Daihatsu menghentikan pengiriman kendaraan untuk sementara waktu.
Meski demikan PT Astra Daihatsu Motor selaku produsen di Indonesia menegaskan bahwa skandal tidak berdampak pada produk di Tanah Air. Mobil Daihatsu masih sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga produksi untuk pasar domestik masih bisa dilakukan.
“Terkait proses sertifikasi kami berkoordinasi penuh dengan otoritas pemerintah sebagai pemangku kepentingan dan penentu proses homologasi di Indonesia. Telah ditentukan produksi domestik ADM tetap beroperasi normal sesuai rencana guna memenuhi kebutuhan pasar di Tanah Air,” tegas pabrikan dalam keterangan resmi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E