Akio Toyoda Minta Maaf Pada Pengguna Toyota Veloz dan Avanza

Akio Toyoda minta maaf pada pengguna Toyota Veloz dan Avanza atas adanya skandal uji tabrak Daihatsu

Akio Toyoda Minta Maaf Pada Pengguna Toyota Veloz dan Avanza
Adi Hidayat

KatadataOTO – Akio Toyoda minta maaf pada pengguna Toyota Veloz serta Avanza atas munculnya skandal uji tabrak. Masalah tersebut sebenarnya sudah terendus sejak April 2023 dan masih terus diinvestigasi secara internal.

Mantan CEO yang sekarang menjabat sebagai Chairman of the Executive Board Toyota ini meminta waktu agar bisa menyelesaikan masalah tersebut.

“Selama lebih dari enam bulan saya telah mengawasi apa yang terjadi sampai menugaskan sebuah komite untuk menyelidiki serta mencari penyebabnya. Sebagai perusahaan induk Daihatsu kami akan membantu agar perusahaan bisa beraktivitas seperti sedia kala,” ungkap Akio Toyoda.

Skandal uji tabrak Daihatsu
Photo : Daihatsu

Dilansir dari AutoSpinn, bila penyebab sudah ditemukan maka solusi bisa segera diberikan secara optimal.

“Saya ingin meluangkan lebih banyak waktu guna memberi dukungan maupun kerja sama. Untuk menciptakan ketenangan agar pelanggan dapat berkendara secara aman,” tegas Akio.

Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota menemukan adanya skandal uji tabrak pada sejumlah model yang diproduksi oleh Daihatsu. Anak perusahaan asal Jepang tersebut diketahui memanipulasi hasil uji tabrak 88.123 unit kendaraan.

Mobil yang terdampak beredar di beberapa negara seperti Thailand, Meksiko, Ekuador dan Timur Tengah. Model tersebut adalah Toyota Vios, Periodua Axia, Toyota Agya serta satu model baru.

Namun berdasarkan Toyota Global setidaknya ada 64 model dan tiga mesin terdampak. Dari jumlah itu, 22 mobil serta satu mesin saat ini dijual dengan merek Toyota.

Tak hanya melibatkan Toyota dan Daihatsu, mobil bermerek Mazda maupun Subaru pun ikut terdampak. Akibat skandal ini maka Daihatsu menghentikan pengiriman kendaraan untuk sementara waktu.

Ada Diskon Toyota Veloz Rp30 Juta, Bisa Buat Libur Nataru
Photo : Istimewa

Meski demikan PT Astra Daihatsu Motor selaku produsen di Indonesia menegaskan bahwa skandal tidak berdampak pada produk di Tanah Air. Mobil Daihatsu masih sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga produksi untuk pasar domestik masih bisa dilakukan.

“Terkait proses sertifikasi kami berkoordinasi penuh dengan otoritas pemerintah sebagai pemangku kepentingan dan penentu proses homologasi di Indonesia. Telah ditentukan produksi domestik ADM tetap beroperasi normal sesuai rencana guna memenuhi kebutuhan pasar di Tanah Air,” tegas pabrikan dalam keterangan resmi.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E