Masih Banyak Tantangan, Uji Coba Car Free Night Dibatalkan
04 Juli 2025, 20:00 WIB
Program Crowd Free Night dihentikan oleh Polda Metro Jaya meski kasus Covid-19 masih tinggi karena masyarakat sudah displin
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Crowd Free Night diselenggarakan sejak 5 Februari oleh Polda Metro Jaya, namun langsung ditiadakan. Padahal kebijakan tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan karena berpotensi menularkan Covid-19.
Meski dihentikan, Kepolisian memastikan akan melakukan patroli untuk menghindari terjadinya kerumunan di sejumlah titik. Diharapkan langkah tersebut cukup agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Pemberlakukan CFN yang mulai berlaku 5 Februari 2022 lalu ditiadakan. Mengingat masyarakat sudah mulai disiplin, kita lakukan langkah lebih soft melalui patroli dan edukasi agar tidak melakukan kerumunan,” terang Kombes Pol Endra Zulpan, Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Ia juga menghimbau kepada para pelaku usaha agar dapat berpartisipasi menegakkan protokol kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan tidak beroperasi melampaui jam operasional yang telah diatur dalam kebijakan Pemberlakukan pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
“Termasuk ke tempat usaha baik kafe dan sebagainya untuk menaati protokol kesehatan terkait aplikasi PeduliLindungi serta jam operasional yang diberlakukan pemerintah sesuai PPKM level 3,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya disampaikan bahwa Polda Metro Jaya menetapkan CFN di sejumlah titik di DKI Jakarta pada pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Kebijakan dilakukan untuk mengatasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi belakangan ini.
Berdasarkan data pada 8 Februari 2022, jumlah kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 37.492 pasien. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang kenaikan pada hari sebelumnya yang hanya 26.121 orang sehingga total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 233.062 kasus.
DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan jumlah Covid terbesar di Indonesia karena mengalami penambahan 10.527 kasus. Sementara Jawa Barat berada di posisi kedua berkat penambahan sebesar 9.001 kasus.
Peningkatan besar juga terjadi di Banten dengan 5.043 kasus, Jawa Timur 3.594 kasus dan Jawa Tengah 1.419 kasus. Besarnya peningkatan ini diharapkan menjadi pengingat masyarakat agar lebih ketat dalam menjaga protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juli 2025, 20:00 WIB
02 Juli 2025, 21:00 WIB
31 Desember 2021, 07:40 WIB
28 Desember 2021, 06:18 WIB
24 Desember 2021, 07:00 WIB
Terkini
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin