Ini 11 Lokasi Crowd Free Night di Jakarta
31 Desember 2021, 07:40 WIB
Program Crowd Free Night dihentikan oleh Polda Metro Jaya meski kasus Covid-19 masih tinggi karena masyarakat sudah displin
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Crowd Free Night diselenggarakan sejak 5 Februari oleh Polda Metro Jaya, namun langsung ditiadakan. Padahal kebijakan tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan karena berpotensi menularkan Covid-19.
Meski dihentikan, Kepolisian memastikan akan melakukan patroli untuk menghindari terjadinya kerumunan di sejumlah titik. Diharapkan langkah tersebut cukup agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Pemberlakukan CFN yang mulai berlaku 5 Februari 2022 lalu ditiadakan. Mengingat masyarakat sudah mulai disiplin, kita lakukan langkah lebih soft melalui patroli dan edukasi agar tidak melakukan kerumunan,” terang Kombes Pol Endra Zulpan, Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Ia juga menghimbau kepada para pelaku usaha agar dapat berpartisipasi menegakkan protokol kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan tidak beroperasi melampaui jam operasional yang telah diatur dalam kebijakan Pemberlakukan pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
“Termasuk ke tempat usaha baik kafe dan sebagainya untuk menaati protokol kesehatan terkait aplikasi PeduliLindungi serta jam operasional yang diberlakukan pemerintah sesuai PPKM level 3,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya disampaikan bahwa Polda Metro Jaya menetapkan CFN di sejumlah titik di DKI Jakarta pada pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Kebijakan dilakukan untuk mengatasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi belakangan ini.
Berdasarkan data pada 8 Februari 2022, jumlah kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 37.492 pasien. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang kenaikan pada hari sebelumnya yang hanya 26.121 orang sehingga total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 233.062 kasus.
DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan jumlah Covid terbesar di Indonesia karena mengalami penambahan 10.527 kasus. Sementara Jawa Barat berada di posisi kedua berkat penambahan sebesar 9.001 kasus.
Peningkatan besar juga terjadi di Banten dengan 5.043 kasus, Jawa Timur 3.594 kasus dan Jawa Tengah 1.419 kasus. Besarnya peningkatan ini diharapkan menjadi pengingat masyarakat agar lebih ketat dalam menjaga protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2021, 07:40 WIB
28 Desember 2021, 06:18 WIB
24 Desember 2021, 07:00 WIB
22 Desember 2021, 09:30 WIB
Terkini
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota