Crowd Free Night Berumur Pendek Karena Masyarakat Sudah Disiplin

Program Crowd Free Night dihentikan oleh Polda Metro Jaya meski kasus Covid-19 masih tinggi karena masyarakat sudah displin

Crowd Free Night Berumur Pendek Karena Masyarakat Sudah Disiplin
Adi Hidayat

TRENOTO – Crowd Free Night diselenggarakan sejak 5 Februari oleh Polda Metro Jaya, namun langsung ditiadakan. Padahal kebijakan tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan karena berpotensi menularkan Covid-19.

Meski dihentikan, Kepolisian memastikan akan melakukan patroli untuk menghindari terjadinya kerumunan di sejumlah titik. Diharapkan langkah tersebut cukup agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Pemberlakukan CFN yang mulai berlaku 5 Februari 2022 lalu ditiadakan. Mengingat masyarakat sudah mulai disiplin, kita lakukan langkah lebih soft melalui patroli dan edukasi agar tidak melakukan kerumunan,” terang Kombes Pol Endra Zulpan, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Photo : Trenoto

Ia juga menghimbau kepada para pelaku usaha agar dapat berpartisipasi menegakkan protokol kesehatan. Salah satu caranya adalah dengan tidak beroperasi melampaui jam operasional yang telah diatur dalam kebijakan Pemberlakukan pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

“Termasuk ke tempat usaha baik kafe dan sebagainya untuk menaati protokol kesehatan terkait aplikasi PeduliLindungi serta jam operasional yang diberlakukan pemerintah sesuai PPKM level 3,” tambahnya kemudian.

Sebelumnya disampaikan bahwa Polda Metro Jaya menetapkan CFN di sejumlah titik di DKI Jakarta pada pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Kebijakan dilakukan untuk mengatasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi belakangan ini.

Lokasi Penutupan Jalan DKI Jakarta

  • Kawasan Sudirman Thamrin
  • Jalan Asia Afrika
  • Senopati-Gunawarman
  • Kawasan SCBD
  • Seputaran kawasan Jl Merdeka (Monas)
  • Kawasan Kemang
  • Kawasan PIK & Danau Sunter
  • Kawasan Kota tua
  • Kawasan Kanal Banjir Timur
Photo : Trenoto

Berdasarkan data pada 8 Februari 2022, jumlah kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 37.492 pasien. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang kenaikan pada hari sebelumnya yang hanya 26.121 orang sehingga total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 233.062 kasus.

DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan jumlah Covid terbesar di Indonesia karena mengalami penambahan 10.527 kasus. Sementara Jawa Barat berada di posisi kedua berkat penambahan sebesar 9.001 kasus.

Peningkatan besar juga terjadi di Banten dengan 5.043 kasus, Jawa Timur 3.594 kasus dan Jawa Tengah 1.419 kasus. Besarnya peningkatan ini diharapkan menjadi pengingat masyarakat agar lebih ketat dalam menjaga protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi.


Terkini

mobil
Impor Pikap

GIAMM Sorot Alasan Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India

Mayoritas pikap di Indonesia berpenggerak 4x2, beda dari 105.000 pikap impor yang pakai penggerak 4x4

mobil
Proses produksi Toyota

10 Produsen Mobil Terbesar Januari 2026, Mitsubishi Naik Drastis

Produsen mobil di Indonesia berhasil mencatatkan angka positif dengan pertumbuhan bila dibandingkan bulan sebelumnya

mobil
BYD

BYD Resmi Berkerjasama dengan Manchester City

BYD resmi menjalin kerja sama dengan Manchester City dan bakal bertanggung jawab untuk memenuhi mobilitas para pemain

mobil
pikap

Presiden Prabowo Diminta Batalkan Impor 105 Ribu Pikap Asal India

Kadin Indonesia menilai, impor 105 ribu pikap asal India bisa mematikan industri otomotif di dalam negeri

mobil
Mobil Hybrid

Tanpa Insentif, Pabrikan Cina Bakal Fokus Jualan Mobil Hybrid

Mobil hybrid dinilai menjadi salah satu produk yang paling rasional untuk dipasarkan kepada para konsumen

mobil
Harga Mobil Hybrid

Daftar Harga Mobil Hybrid Februari 2026, Palisade Naik Rp 40 Juta

Banyak harga mobil hybrid mengalami penyesuaian di Februari 2026, ada kenaikan sampai Rp 30 jutaan lebih

otosport
Aldi

Aldi Satya Mahendra Raih Podium Kedua di WSSP Australia 2026

Memulai balapan dari posisi paling buncit yakni 28, Aldi Satya Mahendra berhasil finish di urutan kedua

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 23 Februari 2026, Pengawasan Tetap Ketat

Ganjil genap Jakarta 23 Februari 2026 akan dilangsungkan secara ketat untuk menghindari terjadinya kepadatan