Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Mobil listrik kini menjadi primadona baru bagi sebagian kalangan. Mereka menggunakan Electric Vehicle (EV) untuk mobilitas sehari-hari.
Masifnya penggunaan kendaraan roda empat setrum membawa persoalan baru, seperti limbah penampung daya yang dipakai.
Melansir Carnewschina pada Senin (19/01), Cina baru saja memperketat aturan daur ulang baterai mobil listrik.
Pemerintah Tiongkok menerbitkan langkah-langkah sementara, untuk pengelolaan daur ulang dan pemanfaatan komprehensif baterai bekas kendaraan listrik.
“Aturan ini akan mulai berlaku pada 1 April untuk mengontrol arus baterai bekas, lalu mewajibkan baterai EV tetap berada di dalam kendaraan setelah dibongkar,” tulis media daring ini.
Memang daur ulang penampung daya di Cina menghadapi beberapa tantangan besar. Seperti kurangnya infrastruktur, risiko kebakaran hingga proses pembongkaran yang mahal karena tidak ada standardisasi.
Oleh sebab itu, Chinese General Administration of Market Supervision dan Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) membentuk komite teknis nasional.
Nantinya organisasi tersebut bertugas untuk menstandardisasi daur ulang baterai mobil listrik.
“MIIT akan membangun platform informasi nasional yang akan melacak baterai NEV sepanjang siklus hidupnya,” lanjut mereka.
Proses di atas meliputi produksi, penjualan, perbaikan, penggantian, pembongkaran, daur ulang dan pemanfaatan komprehensif.
Selain itu Cina juga bakal menetapkan sistem standar buat pemanfaatan komprehensif baterai EV, lalu mendukung demonstrasi, promosi, penerapan teknologi, proses maupun peralatan baru.
Kemudian pemerintah Tiongkok mewajibkan para produsen serta importir penampung daya, menggunakan bahan dengan tingkat toksisitas rendah.
Lalu bahan baku atau material baterai EV juga wajib mudah didaur ulang. Selanjutnya harus diidentifikasi sesuai dengan standar GB/T 34014.
Disebutkan bahwa produsen dan importir NEV harus menyerahkan informasi teknis.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
26 Oktober 2026, 11:00 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals