Cina Batasi Ekspor Logam Tanah Jarang, Ganggu Produksi Mobil Listrik

Cina bakal batasi ekspor logam tanah jarang dan berpotensi sebabkan produksi mobil listrik dunia terganggu

Cina Batasi Ekspor Logam Tanah Jarang, Ganggu Produksi Mobil Listrik
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pemerintah Cina akan membatasi ekspor sejumlah mineral penting termasuk logam tanah jarang akibat perang dagang dengan Amerika Serikat. Kebijakan tersebut berlaku untuk semua negara khususnya yang memberi tekanan terhadap negeri Tirai Bambu seperti Eropa, Korea Selatan dan Jepang.

Dilansir dari Global Data, langkah tersebut bakal mempengaruhi banyak hal karena hasil tambang itu digunakan oleh industri berteknologi tinggi termasuk otomotif. Logam tanah jarang kerap digunakan untuk pembuatan baterai kendaraan listrik dan berbagai komponen lain.

Perlu diketahui bahwa saat ini Cina menyumbang lebih dari 90 persen penyulingan tanah jarang dunia. Mereka juga merupakan produsen logam tanah jarang terbesar dibandingkan negara lain.

Logam tanah jarang hanyalah bagian sangat kecil dari keseluruhan ekspor Cina sehingga dampaknya tidak besar buat perekonomian mereka. Tetapi buat pasar global, pembatasan tersebut bisa berdampak sangat signifikan.

ASPINDO Sebut Transisi Elektrifikasi Kendaraan Tambang Butuh Waktu
Photo : ABB

Bahkan pengiriman megnet sudah dihentikan sebelum kerangka regulasi baru dikeluarkan. Sehingga para eksportir harus mengajukan lisensi ekspor dengan persyaratan lebih ketat. 

Sementara perusahaan yang terkait dengan pertahanan Amerika Serikat bisa diputus secara permanen dari pasokan Cina.

Para produsen global pun kini mulai khawatir bila lisensi baru diperkenalkan mereka bakal mengalami penundaan yang lama. Sehingga terjadi kelangkaan terhadap persediaan tanah jarang secara global dan membuat harga jadi melonjak.

Situasi tersebut pun berpotensi membuat harga kendaraan listrik dunia mengalami peningkatan cukup signifikan. Terlebih baterai merupakan komponen terpenting bagi mobil eletrifikasi.

Selain itu perkembangan mobil listrik pun berpotensi melambat karena pasar tidak bisa menyerap barang akibat tingginya harga.

Di Indonesia sendiri logam tanah jarang juga bisa ditemukan di beberapa lokasi seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi Tengah. Sayang pemanfaatannya belum optimal karena belum memiliki kemampuan untuk mengelolanya.

Ada Tarif Impor dari AS, Ekspor Mobil Listrik China Melambat
Photo : BYD

Padahal pengembangannya sangat penting mengingat keinginan pemerintah buat menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan kendaraan listrik.

Meski demikian pemerintah sudah melakukan beragam upaya sejak 2022 agar sumber daya alam tersebut bisa dikelola langsung di Tanah Air.


Terkini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil genap Jakarta Hari ini Kamis 30 April 2026, Terakhir Pekan Ini

Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Penghujung April 2026

SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Ada di 5 Tempat Hari Ini 30 April 2026

Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi

mobil
Mitsubishi Xforce

5 Fitur Mitsubishi Xforce yang Manjakan Konsumen

Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari

mobil
Jetour

Bocoran Mobil Baru Jetour di Indonesia, Ada T1 dan T2 PHEV

Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri

mobil
Jetour

JETOUR Bawa Lini Produk Lengkap di Auto China 2026

Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga

mobil
Chery

Kabar Terbaru Akuisisi Pabrik Handal Pondok Ungu Oleh Chery

Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025

mobil
Kia

Strategi Baru Kia untuk Pasar Indonesia

Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air