AiMOGA Chery Group Juara di Global Brain Computer Interface
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
Disebut bakal berdampak pada berbagai industri termasuk otomotif, Chery terus waspada imbas tarif impor di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat diyakini bakal berdampak pada berbagai sektor industri, tidak terkecuali otomotif.
Meskipun menurut Gaikindo saat ini Indonesia belum mengekspor kendaraan ke AS, sejumlah merek masih waspada menghadapi kemungkinan dampaknya di Indonesia.
Dilihat dari sisi pengamat, efek negatif yang mungkin terjadi adalah banyak negara pengekspor ke AS mencari negara alternatif lain seperti salah satunya Indonesia.
Sehingga Indonesia berpotensi kebanjiran produk asing di masa mendatang, apalagi jika pemerintah melonggarkan aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
PT CSI (Chery Sales Indonesia) sebagai salah satu manufaktur kendaraan roda empat di RI tidak menampik bahwa isu tarif impor berpengaruh ke penjualan.
“Faktor perang tarif antara AS dan China ini sedikit banyak berpengaruh di bulan-bulan ini. Apalagi ditambah libur panjang lebaran, jadi terasa,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di PIK beberapa waktu lalu.
Secara keseluruhan, Budi menegaskan kondisi pasar Indonesia di sektor otomotif sebenarnya belum betul-betul pulih.
Namun, dia mengungkapkan ada tren positif yang sempat terlihat saat perhelatan IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025.
“Kalau bicara kondisi ekonomi dan penjualan mobil dari tahun lalu, sebenarnya belum menunjukkan bounce back,” kata Budi.
Hingga saat ini, Budi mengaku pihak Chery akan terus memantau kondisi ekonomi terkini, khususnya di tengah berbagai tantangan seperti tarif impor dan wacana aturan TKDN dimudahkan oleh pemerintah.
Mereka turut menunggu aturan resmi dari presiden terkait pengurangan aturan TKDN. Karena belum diketahui jelas apakah regulasi tersebut juga diberlakukan serupa di industri otomotif.
Melihat kondisi terkini, Chery berkomitmen untuk terus menyediakan produk sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satunya yang terbaru adalah Chery Tiggo 8 CSH, PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) perdana PT CSI di Tanah Air.
Banderolnya pun dipastikan kompetitif, berbeda dari para rival di Indonesia yang dilego Rp 1 miliar ke atas.
“Ini (harga Chery Tiggo 8 CSH) akan menjadi satu terobosan. Lagi-lagi alternatif yang sangat baik untuk masyarakat Indonesia,” tegas Budi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
27 September 2026, 17:50 WIB
19 September 2026, 07:00 WIB
15 September 2026, 15:00 WIB
09 September 2026, 22:00 WIB
Terkini
02 Oktober 2026, 08:13 WIB
AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara
02 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu