PHEV Bakal Semakin Populer di 2026, Merek Mobil Cina Berjaya
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Menghindari tarif impor mobil listrik, Chery coba peruntungan di Eropa dan akan pakai pabrik bekas Nissan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan asal China masih terus berusaha merajai pasar global meski terdapat beragam tantangan, seperti penerapan tarif impor yang diwacanakan di sejumlah negara.
Salah satu merek Tiongkok yakni Chery dikabarkan tertarik untuk mendirikan fasilitas di kawasan Inggris dan Eropa menyusul ekspansinya di Australia, guna memperkuat kehadirannya di industri otomotif internasional.
Dilansir dari CarExpert, Selasa (10/9) Chery coba peruntungan di Eropa dan baru-baru ini menandatangani sebuah perjanjian dengan EV Motors, manufaktur asal Spanyol. Mereka akan menggunakan pabrik bekas Nissan yang bertempat di Barcelona.
“Barcelona, ini jadi satu komitmen kami,” kata Victor Zhang, Head of Chery UK kepada BBC seperti dikutip CarExpert, Selasa.
Ia mengkonfirmasi soal pemakaian fasilitas perakitan di Barcelona. Menurutnya sekarang Chery tinggal menentukan kapan pabrik itu mulai beroperasi.
Model yang akan diproduksi di pabrik bekas Nissan di Barcelona adalah dari seri Omoda dan Jaecoo. Mengingat keduanya memang difokuskan untuk pasar internasional.
Omoda sendiri sudah diluncurkan di Inggris, tetapi masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari China. Kemudian saat ini mereka telah membuka 60 cabang dengan target total 100 per akhir tahun.
Kemudian Chery juga disebut tertarik untuk mendirikan pabrik di Italia. Zhang mengungkapkan pemberian insentif bukan satu-satunya pertimbangan mereka untuk investasi besar-besaran di satu negara.
“Anda juga harus melihat pasarnya sendiri, (misalnya) pendidikan. Karena Anda membutuhkan banyak tenaga kerja bertalenta seperti insinyur dan pekerja pabrik, kemudian rantai suplai serta logistik,” tegas Zhang.
Apabila nanti membangun fasilitas perakitan di kawasan Eropa maka Chery bisa terbebas dari aturan tarif impor mobil listrik sebesar 20 persen.
Tidak ketinggalan di pasar Indonesia, Chery sudah mulai memproduksi lokal satu mobil listrik yakni Omoda E5 yang pakai basis SUV (Sport Utility Vehicle) Crossover Omoda 5. Model itu diklaim mendapat respon positif dari konsumen.
Menyusul setelahnya pada GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show) PT CSI (Chery Sales Indonesia) memperkenalkan iCar03. Beda konsep dari Omoda E5 karena merupakan kendaraan offroad bertenaga listrik.
Rencananya model itu baru mulai dijual 2025. Manufaktur ini juga mengklaim telah mendorong prinsipal buat lokalisasi model tersebut, sehingga Indonesia dapat menjadi negara pertama iCar03 debut.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 11:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
07 Juni 2026, 18:48 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
29 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi
24 Juni 2026, 23:00 WIB
Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026
24 Juni 2026, 21:00 WIB
Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia
24 Juni 2026, 19:00 WIB
Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun
24 Juni 2026, 17:00 WIB
Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta
24 Juni 2026, 15:00 WIB
Yadea Velax H menjadi kendaraan yang bisa diandalkan sebagai motor listrik yang memiliki banyak kelebihan