5 Masalah Mobil yang Ternyata Sulit Diperbaiki Sendiri
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah
Biaya perawatan sistem Hybrid Suzuki tetap terjangkau sehingga memudahkan para konsumen setianya di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan bahwa biaya perawatan Suzuki Hybrid terjangkau. Hal ini disampaikan Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT SIS siang hari tadi.
Menurutnya merawat mobil berteknologi (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) terbilang mudah dan tetap kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional. Pasalnya pabrikan asal Jepang itu sudah melakukan berapa cara agar pelanggan merasa mudah saat menggunakan unit.
“Selain mudah dan praktis, biaya juga tetap tergolong terjangkau serta tidak berbeda dari model konvensional. Sebagai contoh, total biaya perawatan rutin Suzuki Ertiga Hybrid atau XL7 Hybrid selama lima tahun masih berkisar mulai dari angka Rp6 jutaan,” ungkap Hariadi.
Rendahnya ongkos servis hybrid Suzuki tersebut karena pelanggan berhak atas gratis biaya perawatan di awal kepemilikannya. Pembayaran baru dilakukan pada servis keempat, keenam dan berikutnya.
Hal ini tentu berhasil mengurangi beban bagi yang ingin mendapat layanan di bengkel resmi. Terlebih banyak dari mereka enggan melakukan perawatan di bengkel umum karena menilai teknologinya terlalu tinggi.
Guna menambah ketenangan pelanggan terhadap kondisi kendaraan maka pabrikan asal Jepang itu memberikan garansi selama tiga tahun. Sementara baterainya jauh lebih lama yaitu mencapai delapan tahun.
Jaminan ini diharapkan bisa memberi ketenangan bagi para pemilik kendaraan berteknologi SHVS. Terlebih Suzuki sudah menyematkan teknologi itu ke beberapa model andalan mereka seperti Ertiga, Grand Vitara dan XL7.
Konsep teknologi SHVS terbentuk dari penggunaan mesin pembakaran internal dengan penyematan Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-Ion Battery. ISG memiliki fungsi ganda yaitu sebagai motor dan generator sehingga dapat memberikan acceleration assist saat diperlukan namun bisa mengembalikan energi listrik saat deselerasi.
Sedangkan Lithium-Ion Battery berfungsi untuk menyimpan energi listrik yang digunakan saat mesin membutuhkan dukungan tenaga. Komponen ini juga bertanggung jawab memenuhi kebutuhan daya dari berbagai perangkat mobil.
Meski sudah disematkan sejak 2022 pada Suzuki Ertiga Hybrid, keluhan terhadap Lithium-Ion Battery diklaim belum mengalami keluhan signifikan dari pelanggan. Bagi Suzuki ini cukup menjadi bukti baiknya kualitas komponen yang mereka bawa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah
25 Mei 2026, 06:01 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi berbeda
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Jelang libur Idul Adha 2026, skema Ganjil Genap Jakarta masih tetap berlaku untuk meminimalisir kepadatan
24 Mei 2026, 20:00 WIB
iCar V23 resmi dipasarkan di Tanah Air dengan banderol Rp 389,9 Juta dan menjadi SUV bertenaga listrik paling terjangkau
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc