VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
Biaya perawatan sistem Hybrid Suzuki tetap terjangkau sehingga memudahkan para konsumen setianya di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan bahwa biaya perawatan Suzuki Hybrid terjangkau. Hal ini disampaikan Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT SIS siang hari tadi.
Menurutnya merawat mobil berteknologi (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) terbilang mudah dan tetap kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional. Pasalnya pabrikan asal Jepang itu sudah melakukan berapa cara agar pelanggan merasa mudah saat menggunakan unit.
“Selain mudah dan praktis, biaya juga tetap tergolong terjangkau serta tidak berbeda dari model konvensional. Sebagai contoh, total biaya perawatan rutin Suzuki Ertiga Hybrid atau XL7 Hybrid selama lima tahun masih berkisar mulai dari angka Rp6 jutaan,” ungkap Hariadi.
Rendahnya ongkos servis hybrid Suzuki tersebut karena pelanggan berhak atas gratis biaya perawatan di awal kepemilikannya. Pembayaran baru dilakukan pada servis keempat, keenam dan berikutnya.
Hal ini tentu berhasil mengurangi beban bagi yang ingin mendapat layanan di bengkel resmi. Terlebih banyak dari mereka enggan melakukan perawatan di bengkel umum karena menilai teknologinya terlalu tinggi.
Guna menambah ketenangan pelanggan terhadap kondisi kendaraan maka pabrikan asal Jepang itu memberikan garansi selama tiga tahun. Sementara baterainya jauh lebih lama yaitu mencapai delapan tahun.
Jaminan ini diharapkan bisa memberi ketenangan bagi para pemilik kendaraan berteknologi SHVS. Terlebih Suzuki sudah menyematkan teknologi itu ke beberapa model andalan mereka seperti Ertiga, Grand Vitara dan XL7.
Konsep teknologi SHVS terbentuk dari penggunaan mesin pembakaran internal dengan penyematan Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-Ion Battery. ISG memiliki fungsi ganda yaitu sebagai motor dan generator sehingga dapat memberikan acceleration assist saat diperlukan namun bisa mengembalikan energi listrik saat deselerasi.
Sedangkan Lithium-Ion Battery berfungsi untuk menyimpan energi listrik yang digunakan saat mesin membutuhkan dukungan tenaga. Komponen ini juga bertanggung jawab memenuhi kebutuhan daya dari berbagai perangkat mobil.
Meski sudah disematkan sejak 2022 pada Suzuki Ertiga Hybrid, keluhan terhadap Lithium-Ion Battery diklaim belum mengalami keluhan signifikan dari pelanggan. Bagi Suzuki ini cukup menjadi bukti baiknya kualitas komponen yang mereka bawa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter