Pembelian 105 Ribu Pikap untuk Koperasi Merah Putih Bakal Ditunda
23 Februari 2026, 20:00 WIB
Bos Agrinas mendengarkan saran dari DPR untuk menunda pembelian 105 ribu pikap buat Koperasi Merah Putih
Biaya perawatan sistem Hybrid Suzuki tetap terjangkau sehingga memudahkan para konsumen setianya di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan bahwa biaya perawatan Suzuki Hybrid terjangkau. Hal ini disampaikan Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT SIS siang hari tadi.
Menurutnya merawat mobil berteknologi (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) terbilang mudah dan tetap kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional. Pasalnya pabrikan asal Jepang itu sudah melakukan berapa cara agar pelanggan merasa mudah saat menggunakan unit.
“Selain mudah dan praktis, biaya juga tetap tergolong terjangkau serta tidak berbeda dari model konvensional. Sebagai contoh, total biaya perawatan rutin Suzuki Ertiga Hybrid atau XL7 Hybrid selama lima tahun masih berkisar mulai dari angka Rp6 jutaan,” ungkap Hariadi.
Rendahnya ongkos servis hybrid Suzuki tersebut karena pelanggan berhak atas gratis biaya perawatan di awal kepemilikannya. Pembayaran baru dilakukan pada servis keempat, keenam dan berikutnya.
Hal ini tentu berhasil mengurangi beban bagi yang ingin mendapat layanan di bengkel resmi. Terlebih banyak dari mereka enggan melakukan perawatan di bengkel umum karena menilai teknologinya terlalu tinggi.
Guna menambah ketenangan pelanggan terhadap kondisi kendaraan maka pabrikan asal Jepang itu memberikan garansi selama tiga tahun. Sementara baterainya jauh lebih lama yaitu mencapai delapan tahun.
Jaminan ini diharapkan bisa memberi ketenangan bagi para pemilik kendaraan berteknologi SHVS. Terlebih Suzuki sudah menyematkan teknologi itu ke beberapa model andalan mereka seperti Ertiga, Grand Vitara dan XL7.
Konsep teknologi SHVS terbentuk dari penggunaan mesin pembakaran internal dengan penyematan Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-Ion Battery. ISG memiliki fungsi ganda yaitu sebagai motor dan generator sehingga dapat memberikan acceleration assist saat diperlukan namun bisa mengembalikan energi listrik saat deselerasi.
Sedangkan Lithium-Ion Battery berfungsi untuk menyimpan energi listrik yang digunakan saat mesin membutuhkan dukungan tenaga. Komponen ini juga bertanggung jawab memenuhi kebutuhan daya dari berbagai perangkat mobil.
Meski sudah disematkan sejak 2022 pada Suzuki Ertiga Hybrid, keluhan terhadap Lithium-Ion Battery diklaim belum mengalami keluhan signifikan dari pelanggan. Bagi Suzuki ini cukup menjadi bukti baiknya kualitas komponen yang mereka bawa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
23 Februari 2026, 20:00 WIB
Bos Agrinas mendengarkan saran dari DPR untuk menunda pembelian 105 ribu pikap buat Koperasi Merah Putih
23 Februari 2026, 19:00 WIB
Minat konsumen terhadap deretan mobil hybrid Toyota terlihat di IIMS 2026, terpesan lebih dari 1.000 unit
23 Februari 2026, 18:00 WIB
Menurut bos GWM, pabrikan asal Jepang, Korea Selatan hingga Amerika Serikat memiliki pengalaman cukup panjang
23 Februari 2026, 17:00 WIB
Mobil harus mendapatkan perawatan ekstra di musim hujan bahkan kerap menerobos genangan air alias banjir
23 Februari 2026, 16:00 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo mempertahankan harga BBM mereka, sehingga bisa menguntungkan pengendara
23 Februari 2026, 15:00 WIB
Salah satu poin perjanjian ART menyebutkan, Indonesia wajib mengimpor etanol setiap tahun sebanyak 1 juta ton
23 Februari 2026, 14:00 WIB
Dari 4.585 unit wholesales mobil hybrid (termasuk PHEV), lebih dari setengahnya diperoleh Innova Zenix
23 Februari 2026, 13:00 WIB
Mayoritas pikap di Indonesia berpenggerak 4x2, beda dari 105.000 pikap impor yang pakai penggerak 4x4