Jaecoo Indonesia Minta Maaf Akibat Lamanya Pengiriman Kendaraan
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
Biaya perawatan sistem Hybrid Suzuki tetap terjangkau sehingga memudahkan para konsumen setianya di Tanah Air
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menegaskan bahwa biaya perawatan Suzuki Hybrid terjangkau. Hal ini disampaikan Hariadi, Asst. to Dept. Head Service PT SIS siang hari tadi.
Menurutnya merawat mobil berteknologi (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) terbilang mudah dan tetap kompetitif dibandingkan kendaraan konvensional. Pasalnya pabrikan asal Jepang itu sudah melakukan berapa cara agar pelanggan merasa mudah saat menggunakan unit.
“Selain mudah dan praktis, biaya juga tetap tergolong terjangkau serta tidak berbeda dari model konvensional. Sebagai contoh, total biaya perawatan rutin Suzuki Ertiga Hybrid atau XL7 Hybrid selama lima tahun masih berkisar mulai dari angka Rp6 jutaan,” ungkap Hariadi.
Rendahnya ongkos servis hybrid Suzuki tersebut karena pelanggan berhak atas gratis biaya perawatan di awal kepemilikannya. Pembayaran baru dilakukan pada servis keempat, keenam dan berikutnya.
Hal ini tentu berhasil mengurangi beban bagi yang ingin mendapat layanan di bengkel resmi. Terlebih banyak dari mereka enggan melakukan perawatan di bengkel umum karena menilai teknologinya terlalu tinggi.
Guna menambah ketenangan pelanggan terhadap kondisi kendaraan maka pabrikan asal Jepang itu memberikan garansi selama tiga tahun. Sementara baterainya jauh lebih lama yaitu mencapai delapan tahun.
Jaminan ini diharapkan bisa memberi ketenangan bagi para pemilik kendaraan berteknologi SHVS. Terlebih Suzuki sudah menyematkan teknologi itu ke beberapa model andalan mereka seperti Ertiga, Grand Vitara dan XL7.
Konsep teknologi SHVS terbentuk dari penggunaan mesin pembakaran internal dengan penyematan Integrated Starter Generator (ISG) serta Lithium-Ion Battery. ISG memiliki fungsi ganda yaitu sebagai motor dan generator sehingga dapat memberikan acceleration assist saat diperlukan namun bisa mengembalikan energi listrik saat deselerasi.
Sedangkan Lithium-Ion Battery berfungsi untuk menyimpan energi listrik yang digunakan saat mesin membutuhkan dukungan tenaga. Komponen ini juga bertanggung jawab memenuhi kebutuhan daya dari berbagai perangkat mobil.
Meski sudah disematkan sejak 2022 pada Suzuki Ertiga Hybrid, keluhan terhadap Lithium-Ion Battery diklaim belum mengalami keluhan signifikan dari pelanggan. Bagi Suzuki ini cukup menjadi bukti baiknya kualitas komponen yang mereka bawa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next