Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025

Kebijakan pemerintah federal di Amerika Serikat disebut bikin penjualan mobil listrik Tesla kalah dari BYD

Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
Satrio Adhy

KatadataOTO – Dominasi Cina di pasar mobil listrik semakin kuat. Hal ini dipertegas dengan pencapaian BYD pada periode 2025.

Jenama asal Tiongkok tersebut sukses menjadi produsen electric vehicle (EV) terlaris di dunia, sekaligus mengalahkan Tesla.

Tentu ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi Negeri Tirai Bambu. Sebab mampu membuat Amerika Serikat (AS) bertekuk lutut.

Situasi di atas mendorong beberapa pihak buka suara. Mereka mencoba menganalisis apa yang terjadi pada BYD dan Tesla.

BYD produksi 15 juta unit kendaraan
Photo: KatadataOTO

Melansir South China Morning Post pada Kamis (08/01), dijelaskan ada beberapa faktor mengapa perusahaan Elon Musk kehilangan posisinya.

Menurut para analis kebijakan federal di AS yang tidak konsisten, berkontribusi atas penurunan kinerja industri otomotif di Negeri Paman Sam.

Bahkan semakin memperlebar kesenjangan di pasar mobil listrik. Sehingga menyulitkan Amerika Serikat untuk bersaing dengan Cina.

“Perbedaan terbesar adalah pemerintah Tiongkok telah mendukung industri EV mereka,” kata David Hart, peneliti senior bidang iklim dan energi di Council on Foreign Relations.

Memang tidak bisa dipungkiri kalau pemerintah di Tiongkok memberikan dukungan penuh, bagi pabrikan mobil listrik selama dua dekade terakhir.

Ambil contoh melalui pemberian insentif tukar tambah dengan kendaraan konvensional. Lalu keringanan pajak setiap pembelian EV

Berbagai stimulus tersebut, berhasil membuat masyarakat Cina beralih menggunakan kendaraan roda empat setrum.

Sedangkan di Amerika Serikat, kebijakan yang mendorong elektrifikasi terus berubah-ubah. Membuat masyarakat serta pelaku industri bingung.

Ditambah adanya serbuan mobil listrik asal Cina. Membuat Tesla, Ford dan kawan-kawan kesulitan untuk berakselerasi.

“Salah satu pertanyaan besar ke depan adalah apa yang dibutuhkan agar perusahaan mobil mau berinvestasi kembali jika kebijakan berubah lagi,” lanjut Hart.


Terkini

mobil
Chery Tiggo X7 dan New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru

Chery Tiggo X7 dan All New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru

Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global

mobil
Toyota Innova Zenix

Toyota Innova Zenix Dapat Tambahan Fitur Konektivitas

Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP

news
Bing Bang Auto Festival 2026

Bing Bang Auto Festival 2026 Usung Konsep Baru, Banyak Promo

Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik

mobil
Mobil Hybrid

Usulan Menperin Soal Insentif Mobil Hybrid Dinilai Kontradiktif

Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV

mobil
iCar Mod fest

Uniknya Modifikasi V23 dan V27 di iCar Mod Fest 2026

iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan

mobil
Leapmotor

Komitmen Leapmotor Penuhi TKDN 60 Persen, Potensi Harga Naik

Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia

otosport
MotoGP 2027

Susunan Pembalap MotoGP 2027 Sudah Lengkap, Banyak Nama Baru

LCR Honda menunjuk David Alonso sebagai rekan Johann Zarco dan melengkapi susunan pembalap MotoGP 2027

mobil
iCar V25

iCar V25 REEV Debut di Cina, Berpeluang Masuk Indonesia

Bersamaan dengan acara Chery International User Summit 2026, iCar V25 resmi meluncur dan berpeluang masuk RI