Mengenal IDRS, Inisiasi Pemeringkatan Keselamatan Motor di RI
11 Juni 2026, 09:30 WIB
Raihan bintang tiga ASEAN NCAP Daihatsu Xenia turun dibandingkan tes tabrak yang dilakukan pada 2013
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Bintang tiga pada tes tabrak ASEAN NCAP Daihatsu Xenia merupakan penurunan dari generasi sebelumnya. Padahal ketika pengujian di 2013, mobil keluarga tujuh penumpang tersebut mendapat empat bintang.
Alasannya dikatakan bukanlah penurunan kualitas pada kendaraan. Namun metode pengetesan yang dilakukan ditambahkan fitur keselamatan tambahan pada masing-masing produk.
Hal ini disampaikan Adrianto S. Wiyoto, Technical Commitee ASEAN NCAP pada TrenOto siang hari tadi (27/06). Pengujian sudah mewajibkan Safety Assist sebagai teknologi yang harus digunakan di setiap kendaraan.
“Bukan kualitas mobil turun tetapi standar ujinya naik. Ketika pengujian sebelumnya di 2013 Safety Assist belum diwajibkan tetapi sekarang sudah dijadikan parameter utama,” ungkapnya.
Ia bahkan mengakui sebenarnya Daihatsu Xenia memiliki konstruksi yang cukup baik karena nilai Adult Occupant Protection (AOP) cukup tinggi. Hanya saja beberapa fitur keselamatan sifatnya tambahan semata sehingga mengurangi nilai.
“Karena sifatnya opsional. Seandainya standar seperti beberapa model lain mungkin akan dapat nilai yang lebih dari bintang tiga,” ungkapnya.
Perubahan standar pengujian sudah dilakukan sejak 2015 dan manufaktur sudah mengetahui standar crash test terbaru. Dengan demikian diharapkan pabrikan bisa menyesuaikan tingkat keselamatan di masing-masing produk.
“Kami selalu sampaikan protokol yang digunakan, bahkan sudah diunggah di website aseancap.org. Pertemuan dengan manufaktur juga sering dilakukan untuk sosialisasi rencana protokol baru sehingga mereka bisa mempersiapkan kendaraannya di masa depan,” tambahnya kemudian.
Berdasarkan hasil uji tabrak, Daihatsu Xenia hanya mendapatkan nilai AOP sebesar 26.1 dari maksimal 32 poin untuk perlindungan pengemudi dan penumpang depan. Disampaikan bahwa Frontal Impact mendapat nilai 14.33, Side Impact 7.77, Head Protection Technology 4.00.
Sementara COP, Daihatsu Xenia mendapat nilai sebesar 36.63 dari maksimal 51 poin. Jumlah tersebut didapatkan dari Dynamic Test 23.42, Vehicle Based 4.00, Installation 9.21 dan Child Detection 0.00.
Terakhir adalah Safety Assist dimana Daihatsu Xenia kehilangan banyak poin karena mereka hanya mengumpulkan nilai 10.50 dari nilai maksimal 21.00. Pabrikan asal Jepang tersebut mendapat nilai dari Effective Braking & Avoidance 3.00, Seat Belt Reminders 1.5, Autonomous Emergency Braking 3.00 dan Advanced SATs 3.00.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Juni 2026, 09:30 WIB
22 Januari 2026, 14:10 WIB
07 Januari 2026, 13:00 WIB
18 November 2025, 11:00 WIB
15 November 2025, 09:00 WIB
Terkini
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana