Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Mobil listrik mungil Citroen Ami Buggy dilirik instansi, namun unitnya baru diperkenalkan di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik mungil Citroen Ami Buggy dilirik instansi karena bentuknya yang fungsional dan dianggap cocok untuk sejumlah kegiatan. Sayangnya Ami Buggy belum dijual resmi di Tanah Air, unitnya baru diperkenalkan saja.
Jika bicara soal mobil listrik Citroen sudah menghadirkan e-C4 untuk pasar Indonesia. Hadir bersama C3 dan C5 Aircross, mobil listrik dengan desain sporti ini menjadi salah satu bentuk komitmen pabrikan untuk mencapai carbon net zero emission secara global per 2038.
Tan Kim Piauw, Advisory Board Indomobil Group mengatakan bahwa Ami Buggy yang diperkenalkan untuk masyarakat Indonesia sekarang masih menggunakan konfigurasi setir kiri, dipakai di Eropa.
“Salah satu vendor bilang mobil ini cocok dipakai beberapa instansi. (Sudah ada pertanyaan) bisa tidak dipakai sejumlah instansi,” ujarnya di Citroen Experience Center, Jakarta, Rabu (05/04).
Melihat ketertarikan tersebut ia telah berkomunikasi dengan pihak global yakni Stellantis terkait hal ini. Unitnya saat ini menggunakan setir kiri karena masih dikembangkan terbatas di Eropa saja.
Meski begitu ia belum bisa memastikan kapan Ami Buggy bisa dinikmati konsumen Tanah Air. Pasalnya Citroen memang masih lebih berfokus pada lini kendaraan yang sudah dihadirkan saat ini karena dianggap paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Mereka akan berusaha kembangkan lebih besar. Keputusan bisa dibawa ke Indonesia belum ada, walaupun ada komunikasi dengan Stellantis,” tegasnya.
Di pasar global mobil ini juga mendapatkan respon baik dari konsumen. Pada 2022 hanya 18 menit pasca peluncurannya Ami Buggy sudah terjual sebanyak 50 unit.
Citroen pun kemudian akan memproduksi 1.000 unit special edition, dengan sistem pemesanan first come first served dan mulai dikirim ke pembeli tahun ini.
Model standar yang telah meluncur di 2020 juga mencatatkan angka penjualan luar biasa yakni 30.000 pemesanan. Absennya pintu diganti dengan palang besi jadi salah satu ciri khas EV mungil bergaya off road ini.
Mobil ini menggunakan baterai dengan kapasitas 5.5 kWh. Jarak tempuhnya bisa mencapai 74 km dengan waktu pengisian daya 4 jam.
Di pasaran Citroen menjual Ami Buggy seharga US$10.300. Dalam kurs rupiah harganya ada di kisaran Rp160.4 juta, jauh lebih murah dari mobil listrik mini Wuling Air ev.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung