Belum Resmi Meluncur, Citroen Ami Buggy Dilirik Instansi

Mobil listrik mungil Citroen Ami Buggy dilirik instansi, namun unitnya baru diperkenalkan di Indonesia

Belum Resmi Meluncur, Citroen Ami Buggy Dilirik Instansi

TRENOTO – Mobil listrik mungil Citroen Ami Buggy dilirik instansi karena bentuknya yang fungsional dan dianggap cocok untuk sejumlah kegiatan. Sayangnya Ami Buggy belum dijual resmi di Tanah Air, unitnya baru diperkenalkan saja.

Jika bicara soal mobil listrik Citroen sudah menghadirkan e-C4 untuk pasar Indonesia. Hadir bersama C3 dan C5 Aircross, mobil listrik dengan desain sporti ini menjadi salah satu bentuk komitmen pabrikan untuk mencapai carbon net zero emission secara global per 2038.

Tan Kim Piauw, Advisory Board Indomobil Group mengatakan bahwa Ami Buggy yang diperkenalkan untuk masyarakat Indonesia sekarang masih menggunakan konfigurasi setir kiri, dipakai di Eropa.

Photo : TrenOto

“Salah satu vendor bilang mobil ini cocok dipakai beberapa instansi. (Sudah ada pertanyaan) bisa tidak dipakai sejumlah instansi,” ujarnya di Citroen Experience Center, Jakarta, Rabu (05/04).

Melihat ketertarikan tersebut ia telah berkomunikasi dengan pihak global yakni Stellantis terkait hal ini. Unitnya saat ini menggunakan setir kiri karena masih dikembangkan terbatas di Eropa saja.

Baca juga: Spesifikasi Mobil Listrik Citroen e-C4, Harga Rp1,1 Miliar

Meski begitu ia belum bisa memastikan kapan Ami Buggy bisa dinikmati konsumen Tanah Air. Pasalnya Citroen memang masih lebih berfokus pada lini kendaraan yang sudah dihadirkan saat ini karena dianggap paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mereka akan berusaha kembangkan lebih besar. Keputusan bisa dibawa ke Indonesia belum ada, walaupun ada komunikasi dengan Stellantis,” tegasnya.

Ami Buggy Laris Manis

Di pasar global mobil ini juga mendapatkan respon baik dari konsumen. Pada 2022 hanya 18 menit pasca peluncurannya Ami Buggy sudah terjual sebanyak 50 unit.

Citroen pun kemudian akan memproduksi 1.000 unit special edition, dengan sistem pemesanan first come first served dan mulai dikirim ke pembeli tahun ini.

Model standar yang telah meluncur di 2020 juga mencatatkan angka penjualan luar biasa yakni 30.000 pemesanan. Absennya pintu diganti dengan palang besi jadi salah satu ciri khas EV mungil bergaya off road ini.

Photo : Carscoops

Mobil ini menggunakan baterai dengan kapasitas 5.5 kWh. Jarak tempuhnya bisa mencapai 74 km dengan waktu pengisian daya 4 jam.

Di pasaran Citroen menjual Ami Buggy seharga US$10.300. Dalam kurs rupiah harganya ada di kisaran Rp160.4 juta, jauh lebih murah dari mobil listrik mini Wuling Air ev.


Terkini

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 13 Februari 2026, Siapkan Jalur Alternatif

Ganjil genap Puncak digelar kembali untuk atasi kepadatan sehingga pengunjung disarankan siapkan jalur alternatif

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Harga Daihatsu Rocky Hybrid Tidak Naik, Pengiriman Bulan Ini

Daihatsu Rocky Hybrid dikatakan mulai diproduksi secara penuh sejak Januari 2026, sehingga pengiriman dimulai

mobil
Daihatsu Ayla

Pemerintah Mengaku Masih Punya Skema Insentif Buat LCGC

Kemenperin mengaku akan tetap memberikan insentif fiskal demi menggairahkan pasar mobil LCGC pada tahun ini

mobil
Geely EX5

Makin Terjangkau, Geely EX5 Dapat Diskon Rp 26 Juta di IIMS 2026

Geely EX5 didiskon Rp 26 juta selama IIMS 2026 untuk menarik minat pengunjung yang hendak mencari mobil listrik

news
SMK Helmets

SMK dan Studds Helmets Boyong Helm Terbaru di IIMS 2026

SMK dan Studds Helmets Indonesia meluncurkan produk terbarunya yang inovatif dan nyaman dipakai harian

motor
Motor listrik Honda

Honda Enggan Banting Harga Motor Listrik Setelah Insentif Dihapus

Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka

mobil
LCGC

Fenomena DP Rendah LCGC di Pameran Picu SPK Semu

Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 13 Februari 2026, Simak Lokasinya

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian