iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Mobil listrik mungil Citroen Ami Buggy dilirik instansi, namun unitnya baru diperkenalkan di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik mungil Citroen Ami Buggy dilirik instansi karena bentuknya yang fungsional dan dianggap cocok untuk sejumlah kegiatan. Sayangnya Ami Buggy belum dijual resmi di Tanah Air, unitnya baru diperkenalkan saja.
Jika bicara soal mobil listrik Citroen sudah menghadirkan e-C4 untuk pasar Indonesia. Hadir bersama C3 dan C5 Aircross, mobil listrik dengan desain sporti ini menjadi salah satu bentuk komitmen pabrikan untuk mencapai carbon net zero emission secara global per 2038.
Tan Kim Piauw, Advisory Board Indomobil Group mengatakan bahwa Ami Buggy yang diperkenalkan untuk masyarakat Indonesia sekarang masih menggunakan konfigurasi setir kiri, dipakai di Eropa.
“Salah satu vendor bilang mobil ini cocok dipakai beberapa instansi. (Sudah ada pertanyaan) bisa tidak dipakai sejumlah instansi,” ujarnya di Citroen Experience Center, Jakarta, Rabu (05/04).
Melihat ketertarikan tersebut ia telah berkomunikasi dengan pihak global yakni Stellantis terkait hal ini. Unitnya saat ini menggunakan setir kiri karena masih dikembangkan terbatas di Eropa saja.
Meski begitu ia belum bisa memastikan kapan Ami Buggy bisa dinikmati konsumen Tanah Air. Pasalnya Citroen memang masih lebih berfokus pada lini kendaraan yang sudah dihadirkan saat ini karena dianggap paling cocok dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Mereka akan berusaha kembangkan lebih besar. Keputusan bisa dibawa ke Indonesia belum ada, walaupun ada komunikasi dengan Stellantis,” tegasnya.
Di pasar global mobil ini juga mendapatkan respon baik dari konsumen. Pada 2022 hanya 18 menit pasca peluncurannya Ami Buggy sudah terjual sebanyak 50 unit.
Citroen pun kemudian akan memproduksi 1.000 unit special edition, dengan sistem pemesanan first come first served dan mulai dikirim ke pembeli tahun ini.
Model standar yang telah meluncur di 2020 juga mencatatkan angka penjualan luar biasa yakni 30.000 pemesanan. Absennya pintu diganti dengan palang besi jadi salah satu ciri khas EV mungil bergaya off road ini.
Mobil ini menggunakan baterai dengan kapasitas 5.5 kWh. Jarak tempuhnya bisa mencapai 74 km dengan waktu pengisian daya 4 jam.
Di pasaran Citroen menjual Ami Buggy seharga US$10.300. Dalam kurs rupiah harganya ada di kisaran Rp160.4 juta, jauh lebih murah dari mobil listrik mini Wuling Air ev.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
BMW iX3 Neue Klasse bakal menjadi lead car di acara Maybank Marathon Bali pada 21-23 Agustus mendatang
13 Agustus 2026, 21:34 WIB
Lamborghini Temerario hadir di Indonesia untuk menggoda para orang berkantong tebal dan pencinta kecepatan
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Penjualan mobil di Indonesia kembali pulih, Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di Juli 2026
13 Agustus 2026, 09:00 WIB
Kontes modifikasi BlackAuto Battle 2026 memasuki seri kedua dan menyambangi kota Solo, Jawa Tengah pekan lalu
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk