Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Neta tegaskan masih beroperasi normal di Indonesia meski sejak awal tahun belum memproduksi satu pun kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sejak Januari 2025 Neta Auto Indonesia masih belum memproduksi satu unit kendaraan pun. Padahal berdasarkan data Gaikindo, pabrikan asal Cina tersebut masih cukup aktif dalam menjual mobilnya.
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa angka penjualannya memang tidak besar. Pada April 2025, retail sales mereka hanya mencapai angka 50 unit.
Angka tersebut bahkan sudah tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya yang cuma 57 unit. Total mobil dikirim ke pelanggan dalam empat bulan pertama adalah 205 unit.
Sementara wholesalesnya sendiri pada April 2025 adalah sebanyak 52 unit atau turun tipis dibanding bulan sebelumnya sebanyak 55 unit. Total mobil yang berhasil dikirim dari pabrik ke diler adalah 250 unit.
Meski demikian mereka menegaskan bahwa kondisi perusahaan masih sehat serta serius dalam menggarap pasar Indonesia. Perusahaan menjadikan operasional diler berjalan normal sebagai salah satu pembuktian.
“NETA di Indonesia hingga saat ini tetap beroperasi secara normal, dengan layanan dan purna jual yang terjamin,” ungkap Zhu Wenbin, Managing Director PT Neta Auto Indonesia dalam keterangan resmi (15/05).
Saat ini Neta diperkuat oleh 10 jaringan diler 3S (Sales, Service, Spare Part) yang tersebar di berbagai kota dan seluruhnya tetap berjalan normal. Mulai dariTebet, Pos Pengumben, Pluit, Bekasi, Bandung, Medan, Pekanbaru, Sukabumi, Makassar hingga Manado.
Jumlah tersebut pun diklaim bakal ditambah di beberapa kota penting seperti Semarang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Lombok serta beberapa wilayah di Kalimantan. Bahkan ada diler yang dijadwalkan segera menggelar grand opening dalam waktu dekat.
“Kami juga terus menjalankan rencana ekspansi dengan menambah jaringan diler baru di berbagai kota di Indonesia. Hal ini sekaligus menegaskan eksistensi dan keseriusan Neta dalam membangun kehadiran jangka panjang di pasar otomotif Indonesia,” tambah Zhu Wenbin kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa Neta masih melihat potensi mobil listrik di Tanah Air dan ingin tetap bertahan.
“Oleh karena itu kami akan terus berinvestasi serta mengembangkan bisnis di Indonesia melalui penambahan jaringan yang diperluas ke banyak wilayah,” tutupnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial