Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Neta tegaskan masih beroperasi normal di Indonesia meski sejak awal tahun belum memproduksi satu pun kendaraan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Sejak Januari 2025 Neta Auto Indonesia masih belum memproduksi satu unit kendaraan pun. Padahal berdasarkan data Gaikindo, pabrikan asal Cina tersebut masih cukup aktif dalam menjual mobilnya.
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa angka penjualannya memang tidak besar. Pada April 2025, retail sales mereka hanya mencapai angka 50 unit.
Angka tersebut bahkan sudah tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya yang cuma 57 unit. Total mobil dikirim ke pelanggan dalam empat bulan pertama adalah 205 unit.
Sementara wholesalesnya sendiri pada April 2025 adalah sebanyak 52 unit atau turun tipis dibanding bulan sebelumnya sebanyak 55 unit. Total mobil yang berhasil dikirim dari pabrik ke diler adalah 250 unit.
Meski demikian mereka menegaskan bahwa kondisi perusahaan masih sehat serta serius dalam menggarap pasar Indonesia. Perusahaan menjadikan operasional diler berjalan normal sebagai salah satu pembuktian.
“NETA di Indonesia hingga saat ini tetap beroperasi secara normal, dengan layanan dan purna jual yang terjamin,” ungkap Zhu Wenbin, Managing Director PT Neta Auto Indonesia dalam keterangan resmi (15/05).
Saat ini Neta diperkuat oleh 10 jaringan diler 3S (Sales, Service, Spare Part) yang tersebar di berbagai kota dan seluruhnya tetap berjalan normal. Mulai dariTebet, Pos Pengumben, Pluit, Bekasi, Bandung, Medan, Pekanbaru, Sukabumi, Makassar hingga Manado.
Jumlah tersebut pun diklaim bakal ditambah di beberapa kota penting seperti Semarang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Lombok serta beberapa wilayah di Kalimantan. Bahkan ada diler yang dijadwalkan segera menggelar grand opening dalam waktu dekat.
“Kami juga terus menjalankan rencana ekspansi dengan menambah jaringan diler baru di berbagai kota di Indonesia. Hal ini sekaligus menegaskan eksistensi dan keseriusan Neta dalam membangun kehadiran jangka panjang di pasar otomotif Indonesia,” tambah Zhu Wenbin kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa Neta masih melihat potensi mobil listrik di Tanah Air dan ingin tetap bertahan.
“Oleh karena itu kami akan terus berinvestasi serta mengembangkan bisnis di Indonesia melalui penambahan jaringan yang diperluas ke banyak wilayah,” tutupnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit