Baru Mau Meluncur, Harga VinFast VF 9 Dipangkas Rp 200 Jutaan

Menjelang peluncuran resminya di Amerika Serikat, harga VinFast VF 9 malah mendapatkan potongan Rp 200 jutaan

Baru Mau Meluncur, Harga VinFast VF 9 Dipangkas Rp 200 Jutaan

KatadataOTO – Kiprah manufaktur mobil listrik asal Vietnam, VinFast di Amerika Serikat nampaknya kurang bersinar. Baru-baru ini diketahui harga VinFast VF 9 yang dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat dipangkas sebesar 16.000 USD (Rp 248,5 jutaan).

Sebelum memberlakukan potongan harga, peluncuran VinFast VF 9 sendiri memang telah ditunda beberapa kali. Pengumuman harga telah dilakukan dan seharusnya VF 9 mulai dikirim ke konsumen mulai kuartal keempat 2023.

Informasi sementara potongan harga berlaku untuk beberapa tipe VinFast VF 9. Hal tersebut diharapkan bisa menarik perhatian lebih banyak calon konsumen, mengingat angka penjualan VinFast tidak baik.

Dilansir dari Carscoops, Selasa (3/9) ada dua varian VinFast VF 9 ditawarkan yakni Eco dan Plus. Awalnya pihak pabrikan berencana menjual model itu mulai 91.000 USD atau sekitar Rp 1,4 miliar dalam kurs rupiah.

Baru Mau Meluncur, Harga VinFast VF 9 Didiskon Rp 200 Jutaan
Photo : VinFast

Namun akhirnya terungkap VinFast bakal menjual VF 9 dengan harga mulai dari 75.000 USD, setara Rp 1,16 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.

Untuk diketahui VinFast VF 9 sendiri merupakan SUV bertenaga listrik dengan konfigurasi tiga baris 7-seater. Kedua tipe ditawarkan pakai baterai berkapasitas 123 kWh.

Dalam satu kali pengisian daya varian Eco bisa menjelajah sampai 531 km, sementara tipe Plus 468 km.

Ada dua motor elektrik disematkan membuat VinFast VF 9 bisa menghasilkan tenaga puncak 402 hp. Daya tersebut disalurkan oleh dua motor elektrik ke penggerak semua roda atau AWD (All Wheel Drive).

Konfigurasi tersebut diklaim membuat VF 9 bisa akselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu singkat yakni 6,5 detik.

Vinfast Bawa 4 Mobil ke IIMS 2024
Photo : KatadataOTO

Sementara itu, beberapa model VinFast yang sudah ditawarkan di pasar Indonesia mencakup e34 dan VF 5. Seluruhnya ditawarkan dalam opsi termasuk baterai atau skema sewa baterai.

Pabrikan asal Vietnam ini turut menyasar perusahaan taksi online dan penyewaan yang ingin menawarkan mobilitas bebas ganjil-genap di area perkotaan.

“Dia (perusahaan taksi) mau pakai (nama) Tron X. Satu lagi dia mau bikin sewa rental di area ganjil-genap, bisnisnya mau seperti itu,” ungkap Hartono Kurniawan, Direktur BAM (Bevos Auto Mandiri) kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.


Terkini

mobil
BYD

Kehadiran BYD di Indonesia, Bangkitkan Pasar EV dan Ekosistem RI

BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional

mobil
BYD

BYD Tuai Hasil Manis Dalam Percepatan NEV di Tanah Air

BYD menorehkan sejarah dalam pasar mobil listrik dunia, hal tersebut terlihat sepanjang periode 2025 lalu

mobil
BYD

BYD Perkuat Identitas sebagai Pionir Teknologi Platform NEV

Keahlian BYD di bidang teknologi diterapkan pada lini kendaraan ramah lingkungan yang dijual di pasar global

mobil
BYD

Deretan Produk Unggulan BYD di Indonesia: Isi Berbagai Segmen

Berbagai model BYD dihadirkan memenuhi kebutuhan konsumen, mobilitas area kota sampai perjalanan jarak jauh

mobil
Denza B5

Denza B5 Siap Dijual di Indonesia, Ini Catatan Kemampuan Off-roadnya

Setelah terima banyak pemesanan dari Australia, Denza B5 siap dijual di Indonesia. Berikut salah satu daya tariknya yaitu off-road

mobil
BYD

Komitmen Jangka Panjang BYD di RI, Terus Ekspansi Lini Produk

BYD hadirkan berbagai lini produk lintas segmen untuk konsumen Indonesia dari hatchback, sedan sampai SUV

mobil
Wholesales LMPV November 2025, Daihatsu Xenia Naik 14 Persen

Trac Siapkan Promo Sewa Mobil buat Mudik Lebaran, Ada Diskon

Trac menyiapkan setidaknya 1.500 unit untuk armada sewa mobil selama musim mudik Lebaran dari LCGC sampai MPV

news
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak 13 Februari 2026, Siapkan Jalur Alternatif

Ganjil genap Puncak digelar kembali untuk atasi kepadatan sehingga pengunjung disarankan siapkan jalur alternatif