Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Sub merek Chery, Lepas tidak menampik bahwa perang harga merupakan satu hal yang lazim terjadi di Cina
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perang harga antara berbagai manufaktur mobil Cina di Indonesia mulai memanas, paling terlihat saat perhelatan GIIAS 2025.
Banyak merek berlomba-lomba menurunkan harga jual kendaraan demi menarik lebih banyak konsumen, khususnya di tengah pelemahan daya beli di sektor otomotif.
Brand baru yang hadir di Tanah Air perlu memikirkan strategi untuk bersaing, salah satunya Lepas, bagian dari Chery Group.
“Di Cina, kita bahkan memiliki kata sendiri untuk menyebutnya yakni ‘neijuan’,” kata Ricky He, Deputy Country Director Lepas Indonesia di sela GIIAS 2025 beberapa waktu lalu.
Secara harfiah, neijuan sendiri berarti kerumitan. Menurut Ricky, fenomena perang harga ini kemudian menghasilkan kompetisi tak rasional.
“Manufaktur mobil Cina jadi selalu mendapatkan tekanan berat. Semuanya berusaha, tetapi tidak ada penerima manfaatnya,” kata dia.
Melihat hal tersebut, pihak Lepas menegaskan tidak ingin ikut ambil bagian dalam perang harga mobil seperti yang marak dilakukan.
Strategi yang diterapkan untuk merek Lepas tidak sebatas harga kompetitif, namun menawarkan produk modern dengan fitur-fitur mumpuni sebagai mobil premium.
“Kami tidak akan ikut (perang harga), tetapi menawarkan lebih banyak produk dengan harga sesuai harapan pelanggan,” tegas Ricky.
Sebagai informasi Lepas merupakan sub merek dari Chery Group, memboyong tiga produk di GIIAS 2025 yaitu L4, L6 dan L8. Indonesia jadi negara kedua setelah Cina tempat merek ini diperkenalkan.
Tetapi pihak manufaktur belum merilis harga resminya. L8 jadi model perdana mereka di RI. Kemungkinan besar dibekali teknologi Plug-In Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Spesifikasi teknisnya pun masih gelap. Tetapi Lepas L8 diyakini segera meluncur buat konsumen Indonesia dalam waktu tidak lama lagi tahun ini.
Sistem hybrid pada lini kendaraan Lepas berpeluang sama dengan Chery Super Hybrid (CSH), sudah diterapkan di model seperti Tiggo 8 dan Tiggo Cross Hybrid.
Masuk ke segmen SUV kompak, namun yang jadi sorotan adalah desain gril unik dan kelir warna segar dan menarik perhatian.
Lepas menyasar konsumen generasi muda penyuka kendaraan roda empat bergaya kekinian.
Buat sementara waktu, Lepas akan fokus melakukan pemasaran lini kendaraan mereka di kota-kota besar potensial, seperti Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 16:43 WIB
11 Februari 2026, 07:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini