Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Perang harga mobil listrik kian sengit khususnya saat GIIAS 2025, Hyundai sebut tak akan ikut strategi serupa
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai menghadapi tantangan dengan hadirnya berbagai merek Tiongkok yang menghadirkan alternatif mobil listrik banderol kompetitif.
Mobil listrik Ioniq 5 dan Kona Electric harus bersaing dengan sederet produk baru ditawarkan ke konsumen saat ini.
Ditambah lagi beberapa pabrikan Cina memutuskan buat memangkas harga mobil listrik terutama di momentum GIIAS 2025, demi menggaet pembeli.
Menanggapi hal tersebut, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menegaskan masih tidak akan mengikuti skema tersebut.
Menurut pihak Hyundai, perang harga bakal berdampak negatif terhadap resale value alias harga jual kembali di pasar mobil bekas.
“Ada pedagang mobil bekas merasa stok mereka menjadi undervalue saat ini, dibandingkan harga saat dia membeli,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Tangerang beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, dia mengungkapkan Hyundai bakal berfokus pada layanan untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian sampai perawatan kendaraan.
Lebih lanjut Frans mengatakan, perang harga dapat memberikan dampak negatif bagi industri di masa mendatang.
“Kalau yang namanya perang harga selain harga (mobil) bekasnya turun, pasti dari sisi profitability diler kami atau brand secara umum akan menurun,” tegas dia.
Ditambah lagi, mobil listrik murah belum tentu bisa dijangkau oleh konsumen pembeli pertama.
“Kalau di segmen bawah itu pembiayaannya harus kuat. Sehingga kalau approval rate-nya kecil, produk baru yang diperkenalkan belum tentu mendapatkan dana secara kredit,” kata dia.
Alhasil, mobil murah tersebut tidak dapat terjual sesuai dengan volume yang ditargetkan.
Frans menyorot adanya pertumbuhan penjualan untuk mobil di segmen menengah ke atas serta premium.
“Jadi Santa Fe, Palisade di tempat kami itu mencatatkan penjualan cukup bagus,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Hyundai memasarkan tiga model mobil listrik yaitu Ioniq 5, Ioniq 6 dan Kona Electric.
Tidak dapat dipungkiri penjualan ketiga model itu menurun khususnya semenjak kehadiran berbagai merek Cina.
Secara wholesales (penyaluran dari pabrik ke diler) Ioniq 5 yang kerap masuk di 10 besar harus terdepak, tergantikan oleh produk-produk anyar dari Tiongkok.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan