Fitur Suzuki XL7 Hybrid Bekas Bikin Pelanggan Jatuh Hati
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Pemerintah akan panggil produsen kendaraan karena banyaknya mobil bekas dengan odometer rendah di pasaran
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Perdagangan Cina akan menemui perusahaan kendaraan termasuk BYD untuk membahas maraknya penjualan mobil bekas yang tidak pernah dikemudikan. Langkah itu dilakukan karena pemerintah harus melihat lebih jelas terkait situasi tersebut.
Fenomena ini menyeruak setelah Wei Jianjun, Chairman Great Wall Motor melakukan wawancara dengan salah satu media. Ia mengungkap bahwa di Cina ada banyak banyak unit bekas rasa baru yang dijual di pasaran.
Melimpahnya kendaraan bekas itu disebabkan perang dagang industri selama bertahun-tahun. Dalam fenomena tersebut, sejumlah unit sudah terdaftar dan memiliki pelat nomor sehingga dianggap sudah terjual.
Namun unit tidak pernah dikemudikan oleh pemilik pertama dan akhirnya dijual di pasar mobil bekas. Ada ribuan diler yang menjajakannya di platform jual beli.
Dilansir dari Reuters, langkah itu merupakan sebuah taktik oleh produsen dan diler untuk mendukung penjualan mobil baru mereka agar bisa mencapai target.
Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Perdagangan Cina juga akan mengundang beberapa pihak lain termasuk China Association of Automobile Manufacturers (CAAM), China Automobile Dealers Association (CADA) dan para pedagang kendaraan bekas.
Cina masih menjadi negara dengan penjualan mobil terbesar di dunia. Tak tanggung-tanggung, totalnya bahkan mencapai 31,436 juta unit. Jumlahnya naik 4,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari angka itu, New Energy Vehicle atau NEV termasuk model paling banyak dicari. Dari total unit terjual, 40,9 persen diantaranya berasal dari segmen tersebut.
Dari seluruh penjualan NEV, 60 persen diantara adalah EV. Sementara pasar PHEV nya sebesar sekitar 40 persen.
Penjualannya pun dipercaya bakal kembali meningkat di 2025. Pasalnya pada kuartal pertama, sedikitnya sudah ada 6,4 juta unit kendaraan yang berhasil mereka kirim ke pasar.
Jumlah tersebut naik 12,9 persen bila dibandingkan dengan periode serupa tahun lalu. Bila hal ini bisa mereka pertahankan, maka bukan tidak penjualan akan menjadi lebih besar lagi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Desember 2025, 08:00 WIB
29 Desember 2025, 12:14 WIB
28 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya