Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Menurut Auto2000 terdapat beberapa penyebab Market Share Toyota menyentuh angka 32,8 persen di tahun ini
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia pada 2024 memang masih jauh dari harapan. Terdapat banyak batu sandungan yang membuat masyarakat menahan daya beli.
Kondisi ekonomi serta politik di Indonesia turut berperan besar. Sehingga pasar otomotif khususnya kendaraan roda empat cukup lesu.
Situasi yang terjadi sekarang membuat beberapa pihak buka suara. Seperti tengah dirasakan oleh diler Toyota, yakni Auto2000.
“Memang patut diakui pasar tahun ini sangat menantang. Daya beli masyarakat kelas menengah sedang melambat,” ujar Yagimin, Chief Marketing Auto2000 di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Lebih jauh ia menjelaskan kalau konsumen menjadi berhati-hati ketika ingin membeli kendaraan. Mereka mempertimbangkan banyak hal.
Seperti merek sudah memiliki reputasi bagus di Tanah Air, adanya jaminan Aftersales sampai Resale Value yang tinggi.
“Orang Indonesia beli mobil tidak hanya sekadar dipakai, tetapi juga dipikirkan ini adalah investasi yang bisa dijual cepat dan menghasilkan uang,” Yagimin menambahkan.
Ia pun tidak memungkiri kalau situasi tersebut membawa berkah tersendiri bagi Auto2000 maupun Toyota saat lesunya penjualan mobil.
“Ada kecenderungan masyarakat memilih produk yang lebih Secure. Beruntung Toyota cukup kuat secara reputasi maupun Brand Image,” tegas Yagimin.
Memang jika dilihat secara keseluruhan penurunan penjualan mobil tidak berdampak banyak terhadap Toyota tahun ini.
Sebab pabrikan asal Jepang tersebut masih memimpin Market Share kendaraan roda empat nasional dengan angka 32,8 persen dari total Retail Sales sebanyak 584.879 unit.
Artinya Toyota berhasil mencatatkan penjualan di angka 192.047 unit mobil selama periode Januari sampai Agustus 2024.
“Secara Market Share menjadi bukti bahwa konsumen masih percaya dengan Brand-Brand yang sudah kuat,” pungkas yagimin.
Di sisi lain Auto2000 optimistis pasar kendaraan roda empat bakal segera membaik. Apalagi menjelang akhir tahun nanti.
“Di Desember itu kan semua orang menunggu bulan tersebut untuk membeli mobil,” ungkap Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto200.
Kemudian dia menuturkan kalau penjualan kendaraan di Desember relatif bertumbuh. Hal ini sudah mereka alami di tahun-tahun lalu.
“Biasanya di kuartal empat bila dibandingkan dengan tahun-tahun lalu selalu lebih tinggi dari kuartal lain,” kata Tara.
Kondisi itu terjadi karena berbagai program menaik seperti potongan harga yang ditawarkan para diler. Bahkan jumlahnya mencapai puluhan juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Terkini
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan