KNKT Sorot Dua Faktor Penting di Balik Kecelakaan Truk GT Ciawi
09 September 2025, 17:00 WIB
Aprtrindo siap keluarkan anggotanya untuk tekan angka kasus tabrak lari yang dilakukan oleh pengemudi truk
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menegaskan kepada para anggotanya untuk selalu bertanggung jawab bila terlibat kecelakaan. Tak tanggung-tanggung, bagi anggota yang ketahuan melakukan tabrak lari, maka mereka tak segan-segan untuk mencabut keanggotaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Widjanarko, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng dan DIY beberapa waktu lalu. Menurutnya, anggota Aptrindo harus mengutamakan keselamatan korban bila terjadi kecelakaan.
Ia pun menambahkan bahwa perusahaan yang bergabung dengan Aptrindo akan memberikan bantuan kepada para korban dalam menjalani perawatan. Namun bila ternyata korban meninggal dunia, maka akan dibantu dalam proses pemakamannya.
Hal ini sesuai dengan Pasal 231 Ayat 1 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UULLAJ), setiap pengemudi kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan maka wajib:
a. Menghentikan kendaraan yang dikemudikannya
b. Memberikan pertolongan kepada korban
c. Melaporkan kecelakaan kepada kepolisian terdekat, dan
d. Memberikan keterangan yang terkait dengan kejadian kecelakaan.
Bambang Widjanarko pun menambahkan bahwa setidaknya ada 2 alasan paling umum mengapa pengemudi truk memilih untuk tabrak lari. Salah satunya adalah perusahaan tempatnya Ia bekerja tidak memiliki menajemen yang benar sehingga takut bila dimintai pertanggung jawaban.
Alasan kedua adalah pengemudi tidak bersosialisasi dengan rekan pengemudi lainnya. Akibatnya, ia akan mudah panik dan tidak tahu harus melakukan apa bila terlibat dalam kecelakaan terutama bila korban meninggal dunia.
Beberapa waktu lalu beredar kabar bahwa ada seorang Ibu berusia 60 tahun tewas setelah ditabrak oleh pengendara truk di Klaten, Jawa Tengah. Bukannya membantu, pengemudi malah melarikan diri tanpa bertanggung jawab sama sekali.
Anak dari korban pun kemudian mencurahkan isi hatinya ke media sosial dan berharap pelaku segera ditemukan serta mendapatkan ganjaran setimpal. Doa tersebut pun dikabulkan Tuhan dengan tertangkapnya pelaku di rumahnya.
Penangkapan berhasil dilakukan oleh pihak Kepolisian setelah melakukan beragam investigasi, termasuk pemeriksaan saksi dan CCTV. Dari hasil penyelidikan tersebut maka pada 12 Januari 2022 pelaku berhasil ditangkap.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 September 2025, 17:00 WIB
05 September 2025, 07:00 WIB
04 September 2025, 18:00 WIB
03 Maret 2025, 07:00 WIB
11 Desember 2024, 09:00 WIB
Terkini
12 Februari 2026, 21:00 WIB
Salah seorang tenaga penjual membocorkan, diskon Vespa matic berlaku untuk LX150, Primavera sampai Sprint
12 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun banyak pesaing seperti rental mobil lokal, Trac berkomitmen kembangkan penyewaan mobil perorangan
12 Februari 2026, 19:00 WIB
Target Mitsubishi meraup 3.000 pemesanan di IIMS 2026 didukung dua model SUV yakni Xpander dan Destinator
12 Februari 2026, 18:00 WIB
Meskipun pasarnya masih kecil, Mitsubishi L100 EV disebut punya peminat di area kota dan terjual 100 unit
12 Februari 2026, 17:00 WIB
Diler baru Mitsubishi Fuso yang berada di Sukoharjo dinilai bisa memenuhi kebutuhan para konsumen di Tanah Air
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Astra Honda Motor mengaku tetap akan mendukung pemerintah mengenai keputusan insentif motor listrik tahun ini
12 Februari 2026, 15:00 WIB
Nissan Serena diberi diskon Rp 40 juta di IIMS 2026 untuk memudahkan pelanggan melakukan pembelian kendaraan
12 Februari 2026, 14:00 WIB
Mitsubishi Destinator anniversary edition di ajang IIMS 2026 dan ditawarkan dengan selisih harga Rp 8 juta