Kunci Tekan Fatalitas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026
11 Maret 2026, 09:00 WIB
Kecelakaan truk terjadi di GT Ciawi 2 pada Kamis (04/09) dini hari, peristiwa ini diduga karena rem blong
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kecelakaan kembali berulang di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.35 WIB, Kamis (04/09).
Insiden kali ini melibatkan dua kendaraaan, yakni light truk bernomor polisi F 8643 VW serta kontainer B 9647 UEL.
Berdasarkan kabar beredar, kecelakaan truk di GT Ciawi 2 dikarena kontainer mengalami rem blong. Lalu menabrak kendaraan yang ada di depan.
Kemudian seluruh muatannya tumpah ketika kendaraan besar tersebut menghantam gardu nomor 11.
Melihat peristiwa itu, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) buka suara. Menurut mereka kecelakaan timbul karena diduga sang sopir lalai.
"Kalau menurut saya diduga karena dia mengantuk. Karena ini (kecelakaan) jam setengah tiga malam," ungkap Gemilang Tarigan, Ketua Umum Aptrindo kepada KatadataOTO.
Gemilang juga mengungkapkan kemungkinan terjadi human error. Sehingga menyebabkan kecelakaan truk di GT Ciawai 2.
Lalu Gemilang turut menyoroti kemampuan pengemudi, terutama ketika melewati medan jalan tersebut.
"Seperti tidak bisa membaca situasi dan medan jalan. Dia sudah biasa kesana atau tidak," ia melanjutkan.
Ketua Umum Aptrindo ini mencurigai kalau sang pengemudi tidak terlalu mengenal medan yang dilalui.
Dengan begitu pengendara tidak bisa mengantisipasi risiko yang bakal terjadi. Kecelakaan pun tak dapat terhindarkan.
"Jalannya kan menurun terus itu, kalau tiba-tiba mengerem tahu sendiri kontainer gimana, tidak mampu berhenti mendadak," tegas Gemilang.
Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).
Menurut Sony kelalaian sang sopir berperan besar, dalam terjadinya kecelakaan kali ini.
"Dari kecelakaan ini bisa disimpulkan bahwa pengemudi hanya sebatas bisa nyetir. Tetapi tidak berkopeten dalam berkendara," kata Sony.
Sony menerangkan bahwa pengemudi wajib mengetahui ilmu pengoperasian truk yang baik dan benar.
Tak lupa paham kapan harus mengurangi kecepatan maupun mengerem. Dengan begitu mampu meminimalisir potensi kecelakaan
"Mengerem juga harus tau yang mana dulu yang digunakan. Sehingga sebab akibat dari kegagalan bisa diminimalisir," pungkas Sony.
Dia pun berharap ada tindakan tegas dari pemerintah. Dengan begitu kejadian serupa tidak terulang kembali.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 15:24 WIB
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Desain mobil identik dengan BYD Atto 3 Facelift terdaftar di laman DJKI, ada sejumlah ubahan eksterior
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Kepolisian akhirnya resmi hentikan operasi Ketupat 2026 yang sudah dilaksanakan selama 13 tanpa henti
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Sekitar 60 ribu unit SUV Hyundai Palisade ditarik kembali atau recall karena ada kendala pada power seat
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan meski pemerintah tengah menerapkan Work From Anywhere