Kecelakaan Truk Terulang di GT Ciawi, Sopir Tak Kompeten

Kecelakaan truk terjadi di GT Ciawi 2 pada Kamis (04/09) dini hari, peristiwa ini diduga karena rem blong

Kecelakaan Truk Terulang di GT Ciawi, Sopir Tak Kompeten
Satrio Adhy
  • Oleh Satrio Adhy

  • Kamis, 04 September 2025 | 18:00 WIB

KatadataOTO – Kecelakaan kembali berulang di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02.35 WIB, Kamis (04/09).

Insiden kali ini melibatkan dua kendaraaan, yakni light truk bernomor polisi F 8643 VW serta kontainer B 9647 UEL.

Berdasarkan kabar beredar, kecelakaan truk di GT Ciawi 2 dikarena kontainer mengalami rem blong. Lalu menabrak kendaraan yang ada di depan.

Kemudian seluruh muatannya tumpah ketika kendaraan besar tersebut menghantam gardu nomor 11.

Kecelakaan Truk Terulang di GT Ciawi, Diduga Sopir Lalai
Photo : Antara

Melihat peristiwa itu, Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) buka suara. Menurut mereka kecelakaan timbul karena diduga sang sopir lalai.

"Kalau menurut saya diduga karena dia mengantuk. Karena ini (kecelakaan) jam setengah tiga malam," ungkap Gemilang Tarigan, Ketua Umum Aptrindo kepada KatadataOTO.

Gemilang juga mengungkapkan kemungkinan terjadi human error. Sehingga menyebabkan kecelakaan truk di GT Ciawai 2.

Lalu Gemilang turut menyoroti kemampuan pengemudi, terutama ketika melewati medan jalan tersebut.

"Seperti tidak bisa membaca situasi dan medan jalan. Dia sudah biasa kesana atau tidak," ia melanjutkan.

Ketua Umum Aptrindo ini mencurigai kalau sang pengemudi tidak terlalu mengenal medan yang dilalui.

Dengan begitu pengendara tidak bisa mengantisipasi risiko yang bakal terjadi. Kecelakaan pun tak dapat terhindarkan.

"Jalannya kan menurun terus itu, kalau tiba-tiba mengerem tahu sendiri kontainer gimana, tidak mampu berhenti mendadak," tegas Gemilang.

Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).

Menurut Sony kelalaian sang sopir berperan besar, dalam terjadinya kecelakaan kali ini.

"Dari kecelakaan ini bisa disimpulkan bahwa pengemudi hanya sebatas bisa nyetir. Tetapi tidak berkopeten dalam berkendara," kata Sony.

Sony menerangkan bahwa pengemudi wajib mengetahui ilmu pengoperasian truk yang baik dan benar.

Kecelakaan Truk Terulang di GT Ciawi, Diduga Sopir Lalai
Photo : Jasa Marga

Tak lupa paham kapan harus mengurangi kecepatan maupun mengerem. Dengan begitu mampu meminimalisir potensi kecelakaan

"Mengerem juga harus tau yang mana dulu yang digunakan. Sehingga sebab akibat dari kegagalan bisa diminimalisir," pungkas Sony.

Dia pun berharap ada tindakan tegas dari pemerintah. Dengan begitu kejadian serupa tidak terulang kembali.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung