Gaikindo Segera Tentukan Target Penjualan Mobil baru untuk 2026
05 Januari 2026, 09:00 WIB
all new Suzuki Grand Vitara meluncur di India dengan menggunakan teknologi hybrid hasil pengembangan Toyota
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Suzuki meluncurkan all new Grand Vitara berteknologi mild hybrid dan self-charging hybrid. Mobil yang merupakan kembaran dari Toyota Urban Cruiser Hyryder ini melakukan debutnya di India kemudian diekspor ke beberapa negara termasuk Afrika.
Karena merupakan mobil kembar, maka tidak mengherankan bila tampilan Suzuki Grand Vitara dengan Toyota Urban Cruiser Hyryder memiliki banyak persamaan. Namun pabrikan asal Jepang ini menghadirkan beberapa gaya berbeda dibandingkan sebelumnya.
Salah satunya adalah penggunaan grille yang ukurannya jauh lebih besar berlapis Dark Chrome. Selain itu Suzuki juga melakukan ubahan pada DRL mobil menjadi lebih tajam sehingga membuat tampilannya agresif.
Pada sisi belakang pun Suzuki juga melakukan beberapa pengembangan agar memiliki perbedaan dengan kembarannya. Salah satu yang paling mudah terlihat adalah pada lampu belakang karena dibuat melintang sehingga terkesan premium.
Masuk ke dalam kabin, Grand Vitara telah mendapatkan layar touchscreen berukuran 9 inci dengan Suzuki Connect. Khusus untuk varian teratas, fitur ditambahkan instrumen digital sebesar 7 inci dan head-up display.
Beragam fitur keselamatan pun telah disematkan pada mobil termasuk 6 airbag dan Hill Descent Control. Namun untuk kebutuhan ekspor, Suzuki menyediakan tambahan fitur ADAS sehingga terkesan lebih modern.
Suzuki Grand Vitara ditawarkan dalam 2 pilihan powertrain. Untuk entry level mereka menggunakan mesin K-series Dual Jet VVT berkapasitas 1.500 cc ditambah 12-Volt ISG system serta baterai 6Ah Li-ion yang mampu menghasilkan tenaga 101 hp dan torsi 135 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan pada pilihan 2 roda depan atau keempatnya sekaligus (AllGrip). Perlu diketahui bahwa ini menjadi keunggulan dibanding kembarannya hanya menawarkan sistem penggerak roda depan saja.
Pilihan kedua adalah full-hybrid yang disebut Intelligent Electric Drive. Sistem ini sebenarnya milik Toyota dan menggunakan mesin berbeda meski kapasitasnya identik yakni 1.500 cc namun motor listrik lebih kuat, ISG serta baterai lithium-ion berkapasitas lebih besar.
Kombinasi tersebut mampu memproduksi tenaga sebesar 114 hp dan torsi 141 Nm. Tenaga kemudian disalurkan pada roda melalui transmisi e-CVT dengan beberapa mode berkendara seperti Eco, Power hingga Normal.
Kehadiran generasi terbaru dari Grand Vitara sebenarnya sangat menarik untuk masyarakat Tanah Air. Sayangnya hingga kini belum ada tanda-tanda Suzuki Indonesia akan menghadirkan mobil tersebut ke Tanah Air.
Mereka lebih fokus untuk menghadirkan S-Presso yang akan menggantikan posisi Karimun Wagon R. Dikabarkan bahwa mobil akan dijual dengan harga kompetitif sehingga bisa bersaing di segmennya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara
09 Januari 2026, 17:00 WIB
Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025
09 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada syarat yang harus dipenuhi untuk memanfaatkan diskon Suzuki Jimny 5 pintu sebesar Rp 100 juta di awal 2026
09 Januari 2026, 15:00 WIB
Model edisi khusus Toyota GR Yaris Morizo RR hanya bisa dibeli melalui aplikasi GR App, unitnya terbatas
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way
09 Januari 2026, 13:00 WIB
Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026
09 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko