Penjualan Mobil Bekas Tumbuh 12 Persen di GIIAS 2026
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
all new Suzuki Grand Vitara meluncur di India dengan menggunakan teknologi hybrid hasil pengembangan Toyota
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Suzuki meluncurkan all new Grand Vitara berteknologi mild hybrid dan self-charging hybrid. Mobil yang merupakan kembaran dari Toyota Urban Cruiser Hyryder ini melakukan debutnya di India kemudian diekspor ke beberapa negara termasuk Afrika.
Karena merupakan mobil kembar, maka tidak mengherankan bila tampilan Suzuki Grand Vitara dengan Toyota Urban Cruiser Hyryder memiliki banyak persamaan. Namun pabrikan asal Jepang ini menghadirkan beberapa gaya berbeda dibandingkan sebelumnya.
Salah satunya adalah penggunaan grille yang ukurannya jauh lebih besar berlapis Dark Chrome. Selain itu Suzuki juga melakukan ubahan pada DRL mobil menjadi lebih tajam sehingga membuat tampilannya agresif.
Pada sisi belakang pun Suzuki juga melakukan beberapa pengembangan agar memiliki perbedaan dengan kembarannya. Salah satu yang paling mudah terlihat adalah pada lampu belakang karena dibuat melintang sehingga terkesan premium.
Masuk ke dalam kabin, Grand Vitara telah mendapatkan layar touchscreen berukuran 9 inci dengan Suzuki Connect. Khusus untuk varian teratas, fitur ditambahkan instrumen digital sebesar 7 inci dan head-up display.
Beragam fitur keselamatan pun telah disematkan pada mobil termasuk 6 airbag dan Hill Descent Control. Namun untuk kebutuhan ekspor, Suzuki menyediakan tambahan fitur ADAS sehingga terkesan lebih modern.
Suzuki Grand Vitara ditawarkan dalam 2 pilihan powertrain. Untuk entry level mereka menggunakan mesin K-series Dual Jet VVT berkapasitas 1.500 cc ditambah 12-Volt ISG system serta baterai 6Ah Li-ion yang mampu menghasilkan tenaga 101 hp dan torsi 135 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan pada pilihan 2 roda depan atau keempatnya sekaligus (AllGrip). Perlu diketahui bahwa ini menjadi keunggulan dibanding kembarannya hanya menawarkan sistem penggerak roda depan saja.
Pilihan kedua adalah full-hybrid yang disebut Intelligent Electric Drive. Sistem ini sebenarnya milik Toyota dan menggunakan mesin berbeda meski kapasitasnya identik yakni 1.500 cc namun motor listrik lebih kuat, ISG serta baterai lithium-ion berkapasitas lebih besar.
Kombinasi tersebut mampu memproduksi tenaga sebesar 114 hp dan torsi 141 Nm. Tenaga kemudian disalurkan pada roda melalui transmisi e-CVT dengan beberapa mode berkendara seperti Eco, Power hingga Normal.
Kehadiran generasi terbaru dari Grand Vitara sebenarnya sangat menarik untuk masyarakat Tanah Air. Sayangnya hingga kini belum ada tanda-tanda Suzuki Indonesia akan menghadirkan mobil tersebut ke Tanah Air.
Mereka lebih fokus untuk menghadirkan S-Presso yang akan menggantikan posisi Karimun Wagon R. Dikabarkan bahwa mobil akan dijual dengan harga kompetitif sehingga bisa bersaing di segmennya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Agustus 2026, 17:30 WIB
07 Agustus 2026, 13:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025