BYD Racco Mulai Merambah Pasar Mobil Setir Kanan Selain Jepang
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
Aletra percaya diri bersaing di pasar mobil listrik Indonesia, mengandalkan L8 EV guna menggoda para konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Aletra mulai merambah pasar mobil listrik Indonesia. Mereka mengandalkan L8 EV untuk menggoda para konsumen.
Merek asal Indonesia itu mengungkapkan, ada beberapa hal yang membedakan mereka dengan produsen Electric Vehicle (EV) lain.
"Kita memang pendekatannya lebih ke comfort oriented. Untuk driver yang belum terbiasa (menyetir) EV, mungkin dia akan membiasakan diri dengan pedal yang lebih halus," ungkap Christo Antyo, Product Manager Aletra di Magelang, Jumat (10/10).
Christo menuturkan kalau Aletra L8 EV cocok digunakan oleh semua orang. Kemudian mudah dikendarai siapa saja.
Sehingga masyarakat tidak perlu banyak-banyak melakukan adaptasi ketika mengendarai lini elektrifikasi Aletra.
"Contoh yang baru saja ditambahkan adalah feel dari mobil matic bensin yang ada kickdown. Di mode eco, kalau gasnya diinjak 80 persen itu terasa seperti mobil bensin kickdown," lanjut dia.
Melalui setingan tersebut, Aletra mengklaim bahwa rasa berkendara L8 EV mirip dengan mobil berjantung pacu konvensional.
Jadi konsumen tidak terlalu kagok dengan karakteristik mobil listrik yang memiliki torsi cukup besar.
"Torsi instan tetap ada dengan mode sport, walaupun kita memang tetap kita bikin lebih halus," tambah Christo.
Mereka mengklaim melakukan kolaborasi dengan Geely demi menghadirkan mobil listrik yang sesuai karakteristik konsumen di Tanah Air.
Oleh sebab itu dengan dukungan dari Geely, mereka sangat percaya diri buat bertarung di pasar mobil listrik nasional.
"Kalau dilihat dari histori, mereka suka mengakuisisi brand yanng memang punya spesialitas di kualitas (dan) safety. Contohnya engineer juga banyak dari Eropa masuk ke dalam," pungkas dia.
Christo memastikan Aletra L8 EV memiliki kualitas terbaik di kelasnya. Lalu mampu menawarkan kenyamanan lebih dibanding dengan produk kompetitor, seperti BYD M6.
"Jadi balik lagi ke konsumen, biar mereka yang memilih dan mencoba produknya sendiri," tegas Christo.
Sebagai informasi, Aletra L8 EV menggendong motor penggerak berdaya 120 kW atau setara dengan 161 hp. Kemudian torsi puncak mencapai 240 Nm.
Selanjutnya dipadukan dengan baterai jenis short blade bulletproof berkapasitas 64,74 kWh. Diklaim bisa membawa Aletra L8 EV melaju sejauh 540 km dalam sekali pengecasan (CLTC).
Sedangkan untuk top speed atau kecepatan maksimal berada di angka 160 km per jam. Mampu berakselerasi dari diam ke 100 km per jam hanya dalam 10,7 detik saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
Terkini
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia
07 Oktober 2026, 07:00 WIB
MotoGP Mandalika 2026 bisa jadi kesempatan bagi Marquez untuk meraih poin dan memangkas jarak dengan Martin
07 Oktober 2026, 06:09 WIB
Evaluasi terhadap aturan Ganjil Genap Jakarta terus dilakukan untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan
07 Oktober 2026, 06:08 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang aktif
07 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan pihak kepolisian agar lebih memudahkan pengendara
06 Oktober 2026, 22:00 WIB
Enea Bastianini resmi menjalin kerja sama dengan merek kacamata Police yang bisa menunjang penampilannya
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
Kei car listrik BYD Racco mengincar pasar mobil setir kanan seperti Makau dan Sri Lanka, selanjutnya bisa jadi RI