Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Aletra percaya diri bersaing di pasar mobil listrik Indonesia, mengandalkan L8 EV guna menggoda para konsumen
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Aletra mulai merambah pasar mobil listrik Indonesia. Mereka mengandalkan L8 EV untuk menggoda para konsumen.
Merek asal Indonesia itu mengungkapkan, ada beberapa hal yang membedakan mereka dengan produsen Electric Vehicle (EV) lain.
"Kita memang pendekatannya lebih ke comfort oriented. Untuk driver yang belum terbiasa (menyetir) EV, mungkin dia akan membiasakan diri dengan pedal yang lebih halus," ungkap Christo Antyo, Product Manager Aletra di Magelang, Jumat (10/10).
Christo menuturkan kalau Aletra L8 EV cocok digunakan oleh semua orang. Kemudian mudah dikendarai siapa saja.
Sehingga masyarakat tidak perlu banyak-banyak melakukan adaptasi ketika mengendarai lini elektrifikasi Aletra.
"Contoh yang baru saja ditambahkan adalah feel dari mobil matic bensin yang ada kickdown. Di mode eco, kalau gasnya diinjak 80 persen itu terasa seperti mobil bensin kickdown," lanjut dia.
Melalui setingan tersebut, Aletra mengklaim bahwa rasa berkendara L8 EV mirip dengan mobil berjantung pacu konvensional.
Jadi konsumen tidak terlalu kagok dengan karakteristik mobil listrik yang memiliki torsi cukup besar.
"Torsi instan tetap ada dengan mode sport, walaupun kita memang tetap kita bikin lebih halus," tambah Christo.
Mereka mengklaim melakukan kolaborasi dengan Geely demi menghadirkan mobil listrik yang sesuai karakteristik konsumen di Tanah Air.
Oleh sebab itu dengan dukungan dari Geely, mereka sangat percaya diri buat bertarung di pasar mobil listrik nasional.
"Kalau dilihat dari histori, mereka suka mengakuisisi brand yanng memang punya spesialitas di kualitas (dan) safety. Contohnya engineer juga banyak dari Eropa masuk ke dalam," pungkas dia.
Christo memastikan Aletra L8 EV memiliki kualitas terbaik di kelasnya. Lalu mampu menawarkan kenyamanan lebih dibanding dengan produk kompetitor, seperti BYD M6.
"Jadi balik lagi ke konsumen, biar mereka yang memilih dan mencoba produknya sendiri," tegas Christo.
Sebagai informasi, Aletra L8 EV menggendong motor penggerak berdaya 120 kW atau setara dengan 161 hp. Kemudian torsi puncak mencapai 240 Nm.
Selanjutnya dipadukan dengan baterai jenis short blade bulletproof berkapasitas 64,74 kWh. Diklaim bisa membawa Aletra L8 EV melaju sejauh 540 km dalam sekali pengecasan (CLTC).
Sedangkan untuk top speed atau kecepatan maksimal berada di angka 160 km per jam. Mampu berakselerasi dari diam ke 100 km per jam hanya dalam 10,7 detik saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga