Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Hal ini dilakukan agar konsumen mereka lebih leluasa memakai Charging Station Hyundai di sejumlah lokasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – HMID (Hyundai Motors Indonesia) terus menggenjot perkembangan ekosistem kendaraan listrik. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengklaim sudah memiliki lebih dari 200 Charging Station di sejumlah wilayah.
Akan tetapi per Agustus 2024 Charging Station Hyundai sudah tidak bisa digunakan oleh mobil listrik mereka lain. Mereka menerapkan skema penarikan biaya sesuai tarif yang berlaku.
“Langkah yang kami tempuh ini tentu untuk memaksimal kepuasan pengalaman para pengguna mobil listrik Hyundai,” ujar Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer HMID kepada KatadataOTO, Selasa (6/8).
Lebih jauh dia menjelaskan jika Hyundai ingin memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia. Sehingga dapat menghadirkan rasa nyaman kepada para pemilik produk mereka.
Budi pun menuturkan kalau Charging Station Hyundai menawarkan sejumlah keunggulan. Salah satunya adalah Ultra Fast Charging.
Membuat konsumen tidak perlu menunggu waktu lama saat melakukan pengecasan. Sebab memiliki daya sekitar 240 kW.
Mampu mengisi baterai mobil listrik Hyundai dari 10 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu kurang lebih 18 menit saja.
“Layanan Charging kita juga terkoneksi dengan aplikasi myHyundai jadi lebih praktis buat konsumen kami,” Budi menegaskan.
Sebagai informasi, sebelumnya Charging Station Hyundai masih bisa dipakai kendaraan setrum merek lain yang kompatibel dengan tipe charger CCS2. Namun mulai Kamis (1/8) hanya dapat digunakan oleh konsumen mereka.
"Mulai Agustus 2024, Hyundai akan memberlakukan skema penarikan biaya listrik untuk pengisian daya di Hyundai EV Charging Station dan terbatas hanya mobil merek Hyundai serta afiliasinya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai Instalasi Listrik Privat (ILP)," tulis manufaktur berlambang H miring itu di akun Instagram resmi mereka.
Kemudian bagi pembeli baru mobil listrik Hyundai dari periode Preebook untuk All New Kona Electric serta GIIAS 2024 bakal tersedia EV Charging Service Program yang dapat diakses secara gratis melalui aplikasi myHyundai.
“Anda akan mendapatkan notifikasi melalui saluran WhatsApp resmi milik Hyundai buat proses aktivasi serta penggunaannya,” lanjut mereka.
Jadi konsumen bisa dengan mudah mengisi daya mobil listrik ketika berpergian. Tinggal mendatangi lokasi Charging Station Hyundai terdekat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 06:24 WIB
15 Januari 2026, 16:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
15 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak