Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Hal ini dilakukan agar konsumen mereka lebih leluasa memakai Charging Station Hyundai di sejumlah lokasi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – HMID (Hyundai Motors Indonesia) terus menggenjot perkembangan ekosistem kendaraan listrik. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengklaim sudah memiliki lebih dari 200 Charging Station di sejumlah wilayah.
Akan tetapi per Agustus 2024 Charging Station Hyundai sudah tidak bisa digunakan oleh mobil listrik mereka lain. Mereka menerapkan skema penarikan biaya sesuai tarif yang berlaku.
“Langkah yang kami tempuh ini tentu untuk memaksimal kepuasan pengalaman para pengguna mobil listrik Hyundai,” ujar Budi Nur Mukmin, Chief Marketing Officer HMID kepada KatadataOTO, Selasa (6/8).
Lebih jauh dia menjelaskan jika Hyundai ingin memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia. Sehingga dapat menghadirkan rasa nyaman kepada para pemilik produk mereka.
Budi pun menuturkan kalau Charging Station Hyundai menawarkan sejumlah keunggulan. Salah satunya adalah Ultra Fast Charging.
Membuat konsumen tidak perlu menunggu waktu lama saat melakukan pengecasan. Sebab memiliki daya sekitar 240 kW.
Mampu mengisi baterai mobil listrik Hyundai dari 10 persen sampai 80 persen hanya dalam waktu kurang lebih 18 menit saja.
“Layanan Charging kita juga terkoneksi dengan aplikasi myHyundai jadi lebih praktis buat konsumen kami,” Budi menegaskan.
Sebagai informasi, sebelumnya Charging Station Hyundai masih bisa dipakai kendaraan setrum merek lain yang kompatibel dengan tipe charger CCS2. Namun mulai Kamis (1/8) hanya dapat digunakan oleh konsumen mereka.
"Mulai Agustus 2024, Hyundai akan memberlakukan skema penarikan biaya listrik untuk pengisian daya di Hyundai EV Charging Station dan terbatas hanya mobil merek Hyundai serta afiliasinya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai Instalasi Listrik Privat (ILP)," tulis manufaktur berlambang H miring itu di akun Instagram resmi mereka.
Kemudian bagi pembeli baru mobil listrik Hyundai dari periode Preebook untuk All New Kona Electric serta GIIAS 2024 bakal tersedia EV Charging Service Program yang dapat diakses secara gratis melalui aplikasi myHyundai.
“Anda akan mendapatkan notifikasi melalui saluran WhatsApp resmi milik Hyundai buat proses aktivasi serta penggunaannya,” lanjut mereka.
Jadi konsumen bisa dengan mudah mengisi daya mobil listrik ketika berpergian. Tinggal mendatangi lokasi Charging Station Hyundai terdekat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat