Harga Honda HR-V Bekas Lansiran 2024 Turun Rp 93,5 Juta
09 Maret 2025, 13:02 WIB
Krisis cip semikonduktor yang melanda dunia sebabkan 6.000 pemesan all new Honda HR-V masih menunggu mobilnya datang
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – 6.000 lebih pemesan all new Honda HR-V masih menunggu kedatangan unit karena pasokan tersendat, produksi molor karena masalah cip semikonduktor
PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan telah mengirimkan 3.100 unit kepada konsumen sampai Jumat, 20 Mei 2022 kemarin. Angka ini berarti baru 30 persen konsumen pemesan all new Honda HR-V yang menerima unit.
"SPK (surat pemesanan kendaraan) per Jumat (20 Mei) jam 17.30 WIB saat kami closing itu 9.032 unit," kata Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing PT HPM, di sela-sela acara media test drive all new Honda HR-V di Bali, Selasa 24 Mei 2022.
Billy menambahkan saat ini masih ada sekitar 6.000 pemesan all new Honda HR-V yang masih harus menunggu. Dan Ia mengakui bahwa masalah kurangnya stok masih karena pasokan cip semikonduktor.
"Kami sudah meminta ke prinsipal untuk menambah pasokan cip semikonduktor karena pada Maret-April 2022 ini cuma dikasih 1.500 unit setiap bulan," tambah Billy.
Yang menarik di rentang masa awal penjualan HR-V, telah terjadi kenaikan harga jual karena kenaikan PPN. Saat baru diluncurkan, HR-V baru dibanderol dengan harga Rp355,9 juta tipe 1.5L S CVT sampai Rp499,9 juta tipe 1.5L Turbo RS.Dan saat ini kisaran harganya menjadi yang termurah Rp362,900 juta sampai varian termahal Rp513,900 juta.
Lainnya, seperti kita ketahui bersama krisis cip semikonduktor sedang menghantui seluruh pabrikan dunia. Masalah pasokan perangkat ini dimulai saat pandemi Covid-19 melanda kemudian mengakibat produsen-produsen pembuatnya banyak yang bermasalah.
Belum lagi ditambah krisis perdagangan antara Amerika Serikat dan China di masa Presiden Donald Trump. Kala itu Ia sampai menjatuhkan hukuman kepada 11 perusahaan China karena dugaan pelanggaran aturan ketenagakerjaan.
Cip semikonduktor sendiri adalah perangkat yang bukan hanya dibutuhkan untuk industri otomotif saja karena industri teknologi juga membutuhkannya. Dan sampai saat ini dunia industri belum menemukan satu pun solusi untuk mengatasi kelangkaan cip semikonduktor.
Pabrikan-pabrikan mobil sendiri saat ini diketahui memiliki solusi untuk menambal sulam jumlah produksi. Subsidi cip semikonduktor dilakukan, model yang lebih laku didahulukan untuk diproduksi sementara yang kurang laku pastinya dikorbankan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2025, 13:02 WIB
11 Januari 2025, 07:00 WIB
25 Agustus 2024, 08:00 WIB
18 Agustus 2024, 15:16 WIB
15 Juli 2024, 12:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik