Honda HR-V Hybrid Bikinan Karawang Tidak Untuk Diekspor

Meskipun telah mengantongi TKDN di atas 50 persen, PT HPM tidak akan melakukan ekspor Honda HR-V hybrid

Honda HR-V Hybrid Bikinan Karawang Tidak Untuk Diekspor
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Honda HR-V terbaru yang rilis belum lama ini dilengkapi dengan varian berteknologi hybrid dan sudah merupakan rakitan lokal.

Meskipun diklaim mengantongi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) lebih dari 50 persen, PT HPM (Honda Prospect Motor) menegaskan HR-V terbaru tidak akan diekspor.

Alasannya, Honda HR-V merupakan model global yang juga dirakit di berbagai negara lain seperti Thailand.

“Sekarang ini masih untuk domestik saja. Karena di Thailand juga buat, itu global model,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM di Anyer, Rabu (11/05).

Honda HR-V Hybrid
Photo : KatadataOTO

Dia mengungkapkan ada variasi spesifikasi pada HR-V sesuai keperluan konsumen di setiap negara. Hanya saja ia tak menjelaskan lebih rinci perbedaannya.

Jika ditelusuri, HR-V model 2026 memiliki desain jauh berbeda dari versi di Asia Tenggara.

Misal desain yang lebih cenderung membulat kemudian pakai door handle konvensional. Hal itu diyakini karena model disesuaikan dengan selera dan kebutuhan konsumen setempat.

“Kalau BR-V, Brio dan WR-V itu kan model Indonesia, jadi dia bisa (diekspor),” kata Billy.

Sampai saat ini, ekspor Honda ditopang oleh model Brio dan WR-V. Ada sekitar 30 negara tujuan.

Untuk diketahui, TKDN Honda HR-V Hybrid disebut mencapai 53 persen. Sedangkan varian bermesin bensin di kisaran 70 persen sampai 73 persen.

Buat tipe hybrid dibekali tambahan baterai lithium-ion dan selnya diimpor dari Jepang.

“Masih dari Jepang, tetapi dirakit di pabrik kami di Indonesia,” ungkap Billy.

Sekadar informasi, Honda HR-V hybrid jadi model HEV (Hybrid Electric Vehicle) pertama dari PT HPM yang dirakit lokal.

Lini terdahulu seperti CR-V e:HEV, Accord e:HEV dan Civic RS e:HEV masih diimpor dari Thailand.

Honda Mau Jual 2.000 HR-V Terbaru per Bulan, Ada Tapinya
Photo : KatadataOTO

Banderolnya juga terbilang jauh lebih tinggi dari HR-V yang sudah rakitan lokal, di kisaran Rp 800 jutaan sampai Rp 900 jutaan ke atas.

Sedangkan HR-V bisa ditawarkan di bawah Rp 500 jutaan OTR (On The Road) Jakarta. Berikut daftar harganya.

Harga Honda HR-V Terbaru Juni 2025

  • RS e:HEV Rp 488 juta
  • e:HEV Modulo, Rp 460,7 juta
  • e:HEV, Rp 449 juta
  • e plus CVT, Rp 422 juta
  • e CVT, Rp 399,9 juta

Terkini

mobil
Denza Z

Denza Siapkan Model Baru Pesaing Porsche 911

Mobil listrik Denza Z bakal mengisi kelas yang sama dengan Porsche 911, gandeng Daniel Craig untuk promosinya

news
Kecelakaan arus mudik

Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun

Kecelakaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 diklaim mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Martin Menang Dramatis

Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA

mobil
Pengiriman Geely

Geely Berhasil Dapat Respon Positif di Awal 2026

Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2

mobil
Penjualan Mobil

Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI

Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini

motor
harga motor bebek

Harga Motor Bebek di Akhir Maret 2026, Supra dan Satria Stabil

Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol

mobil
Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Harga Rp 400 Jutaan

Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Calon Rival Honda Super One

Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One

otosport
MotoGP Amerika 2026

Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026: Peluang Marquez Podium

Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan