Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Generasi Kedua di Mata Komunitas

Toyota Agya dan Daihatsu Ayla generasi kedua siap disambut oleh komunitas yang memang telah menunggu peluncurannya

Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Generasi Kedua di Mata Komunitas
  • Oleh Adi Hidayat

  • Jum'at, 10 Februari 2023 | 15:44 WIB

TRENOTO – Generasi kedua Toyota Agya dan Daihatsu Ayla diperkirakan meluncur pekan depan. Beragam pengembangan disematkan termasuk platform baru yang digunakan guna meningkatkan kenyamanan berkendara.

Rencana peluncuran pun langsung disambut positif oleh sejumlah komunitas termasuk Agya Ayla SoliDaritas (AASC). Hal ini disampaikan Vro Budi, Founder AADC saat dihubungi TrenOto beberapa waktu lalu.

“Harapannya tentu generasi kedua Toyota Agya dan Daihatsu Ayla menawarkan kualitas kendaraan lebih baik serta nyaman. Tapi tetap dengan harga kompetitif,” ungkapnya pada TrenOto.

Photo : Paultan.org

Ia pun berhadap tampilan luar bisa dibuat lebih segar sesuai tren. Sehingga tampilan mobil tetap terlihat enak dipandang walau tanpa mendapat modifikasi.

Tak hanya itu, ia mengapresiasi komitmen Toyota serta Daihatsu dalam mempertahankan efisiensi konsumsi bahan bakar. Bila benar bahwa konsumsi BBM kedua model tersebut bisa menjadi lebih optimal dibanding saat maka akan menjadi kabar baik.

“Kebetulan saya menggunakan Daihatsu Ayla berkapasitas 1.000 cc sehingga sudah hemat. Tetapi kalau ada pengembangan baru yang membuatnya menjadi lebih optimal tentu akan sangat menggembirakan,” tambahnya kemudian.

Baca juga : All New Daihatsu Ayla Dikabarkan Meluncur Pekan Depan

Sebelumnya diberitakan bahwa Toyota Agya dan Daihatsu Ayla akan diluncurkan pekan depan pada hari berbeda. Kejadian ini cukup menarik karena biasanya kedua mobil tersebut dihadirkan pada hari yang sama, hanya selisih beberapa jam saja.

Kedua model akan menggunakan Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Platform sudah disematkan pada beberapa model seperti Toyota Raize, Toyota Vios serta Daihatsu Rocky.

Kedua mobil ini pun diperkirakan hadir dalam dua mesin berkapasitas 1.000 cc serta 1.200 cc. Jantung pacu tersebut disandingkan dengan transmisi D-CVT yang sudah disematkan pada Perodua Myvi dan Daihatsu Sirion.

Photo : Paultan.org

Saat ini Toyota Agya dijual dalam empat pilihan yang dijual dari Rp159.7 juta hingga Rp181.5 juta. Sementara Daihatsu Ayla menawarkan varian lebih lengkap dengan 12 tipe berbeda dan dibanderol mulai Rp115.5 juta hingga Rp171.3 juta.

Walau kenaikan harga sangat mungkin terjadi tetap selisih diperkirakan tidak jauh. Sebab Toyota Agya dan Daihatsu Ayla masuk ke segmen LCGC sehingga sangat sensitif terhadap harga.


Terkini

mobil
Changan

Ambisi Changan Menjadi Merek Otomotif Inovatif dan Tepercaya

Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia

mobil
BYD

Produksi Pabrik BYD Zhengzhou Nyaris 100 Persen Dikerjakan Robot

Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi

otosport
Julian Johan

Julian Johan Raih Hasil Positif di Rally Dakar 2026

Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026

mobil
Proses produksi Toyota

10 Produsen Mobil Terbesar 2025 di Indonesia, Toyota Mendominasi

Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pastikan Bawa SUV Baru Tahun Ini, Reinkarnasi Pajero

SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang

motor
Yamaha

Yamaha Berharap Kebijakan Opsen di 2026 Berpihak ke Konsumen

Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat