Harga Mobil BMW Turun Demi Bisa Bersaing dengan Produk Cina
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Kesan pertama first drive Wuling Air ev cukup menggoda, menarik untuk ditelisik dan selanjutnya terserah Anda
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Wuling Motors memberikan kesempatan pada TrenOto untuk melakukan first drive Wuling Air ev di weekend pertama GIIAS 2022 (Minggu, 14 Agustus 2022). Memang waktu dan tempat yang diberikan sangatlah terbatas, namun impresi dari mobil listrik pertama Wuling yang buat dan dipasarkan di Indonesia cukup menggoda.
Mungkin tidak sedikit yang meng-underestimate atau memandang sebelah mata dimensi yang sangat imut dari Wuling Air ev yang kehadirannya sejalan dengan tema keikutsertaan Wuling di GIIAS 2022 “The Future is Now”. Pertanyaan muncul, bagaimana dengan panjang kurang dari 3 meter, lebar 1.5 meter dan tinggi 1.6 meter mampu mengangkut penumpang dengan nyaman?
Untuk tahu jawabannya, TrenOto langsung masuk ke baris kedua alias penumpang belakang. Sebelum duduk nilai positif layak diberikan untuk akses keluar masuk Wuling Air ev karena cukup gampang bagi penumpang bertinggi tinggi 1.75cm.
Duduk di belakang Wuling Air ev praktis juga tidak ada masalah. TrenOto dengan mudah mendapatkan posisi terbaik bahkan ketika kursi depan diisi 2 orang dewasa dengan tinggi rata-rata 1.75cm.
Namun demikian ada 3 catatan saat duduk di belakang. Pertama posisi duduknya terlalu tegak, kedua bantingan cukup terasa karena posisi jok tepat berada di atas sumbu roda dan terakhir hembusan blower AC di depan tidak sampai ke belakang, penyebabnya karena terhalang kursi dan penumpang depan jadi saat berkendara di siang hari cukup terasa panas.
Dari sisi daya angkut, Wuling Air ev disebut memiliki gross weight atau berat dengan penumpang full 1.160 kg. Dengan berat kosong sekitar 880 kg, total kapasitas barang dan penumpang maksimal sekitar 300 kg. Untuk diketahui, berat kosong tersebut kurang lebih sama dengan mobil di kelas LCGC yang memiliki dimensi lebih besar.
Wuling Air ev dilengkapi dengan motor listrik berdaya 30 kW, jika dikonversi sekitar 40 hp atau setengah dari tenaga mesin Toyota Agya 1.0 liter. Daya motor listrik selanjutnya diteruskan ke roda belakang melalui tranmisi single reduction gear.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Januari 2026, 13:00 WIB
02 Januari 2026, 16:00 WIB
02 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 15:29 WIB
Hongqi punya sejumlah model kendaraan mewah yang menarik dan berpeluang dihadirkan di Indonesia tahun ini
05 Januari 2026, 14:00 WIB
Toyota Veloz Hybrid diharapkan bisa sampai ke konsumen sebelum momentum libur Lebaran pada Maret 2026
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Penurunan harga BMW di pasar Cina sudah resmi diberlakukan sejak 1 Januari 2026 dengan besaran bervariasi
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Melihat ketidakpastian insentif tahun ini, ekonom yakin penjualan mobil baru belum bisa tembus 1 juta unit
05 Januari 2026, 11:00 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
05 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga mobil hybrid di RI belum mengalami penyesuaian, ada model baru Toyota dan varian anyar Chery Tiggo 8
05 Januari 2026, 09:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
05 Januari 2026, 08:00 WIB
Julian Johan berhasil selesaikan SS 1 Rally Dakar 2026 setelah melintasi perjalanan 365 km yang penuh tantangan