10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur kendaraan ramah lingkungan asal Cina, Xpeng baru saja memperkenalkan versi teranyar dari sedan mereka yakni Xpeng P7+.
Sedan Xpeng P7+ dikabarkan jadi strategi baru mereka untuk menggaet lebih banyak konsumen di pasar global.
Dikutip dari ArenaEV, Xpeng berniat untuk meluncurkan versi teranyar sedan P7+ di 36 negara berbeda. Menariknya ada dua varian ditawarkan, Extended Range Electric Vehicle (EREV) atau Battery Electric Vehicle (BEV).
Indonesia memiliki peluang sebagai salah satu negara tempat P7+ diperkenalkan. Mengingat tren kendaraan listrik di dalam negeri masih terus berkembang dan mulai diminati masyarakat.
Dibandingkan sedan Xpeng P7+ terdahulu, versi baru ini disebut mendapatkan 104 ubahan berbeda dan desain lebih segar serta modern.
Varian EREV dari P7+ disebut punya daya jelajah listrik murni terbanyak untuk sedan di kelasnya yaitu 430 kilometer.
Namun perpaduan kinerja antara baterai motor elektrik dengan mesin konvensional yang disematkan, daya jelajahnya adalah 1.550 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bensin terisi penuh.
Mesin bensin pada Xpeng P7+ EREV memiliki kapasitas 1.500 cc, hasilkan tenaga 148 hp ke roda belakang (penggerak Rear Wheel Drive).
Sementara versi BEV dari Xpeng P7+ dibenamkan sistem 800V, memungkinkan mobil untuk diisi daya secara cepat atau super fast charging.
Sebagai informasi sedan Xpeng P7+ merupakan sedan yang memiliki kabin luas berkat panjang kendaraan tembus lima meter dan wheelbase sekitar 3.000 mm.
Meskipun tergolong besar, Xpeng P7+ didesain dengan sleek dan diklaim punya drag coefficient 0,206 Cd.
Hal itu disebut memampukan Xpeng P7+ bisa berakselerasi dengan mudah, efisien tenaga dan sunyi saat dipakai berkendara di kecepatan tinggi.
Patut ditunggu kabar berikutnya soal Xpeng P7+ yang akan hadir di 36 negara di pasar global, apakah Indonesia turut menjadi salah satu kandidat di dalamnya.
Pesaing serupa di segmen sedan bertenaga listrik ataupun PHEV di dalam negeri saat ini masih terbatas. Dari pabrikan Cina, baru ada BYD Seal yang merupakan mobil listrik murni.
Kemudian dari merek Korea ada Hyundai Ioniq 6, dilego Rp 1 miliar ke atas dan masih berstatus diimpor utuh dari negara asalnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika