Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri, kinerja pasar motor baru pada 2025 cukup positif. Bahkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bakal melampaui 6,4 juta unit.
Hasil tersebut ternyata membuat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), percaya diri dalam menyambut 2026.
Mereka optimistis pasar kendaraan roda dua anyar pada tahun ini, mampu memberikan hasil maksimal kembali.
“Ada kenaikan (wholesales motor baru) tapi mungkin tipis,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit terdapat beberapa alasan, mengapa pasar motor baru di Tanah Air bisa kembali bergairah pada 2026.
Seperti sederet proyek milik pemerintah yang bakaldijalankan pada tahun ini, dipercaya membawa dampak positif bagi Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
“Kami berasumsi beberapa sektor yang mau digarap pemerintah itu ada 32 proyek, kalau itu jalan akan mendongkrak penjualan motor,” Sigit melanjutkan.
Lebih jauh disebutkan, proyek-proyek strategis yang dibuat pemerintah mampu mendatangkan lapangan pekerjaan baru.
Dengan begitu, masyarakat bisa memiliki pendapatan. Lalu mau membelanjakan uang mereka terutama untuk kendaraan roda dua.
“Karena ada beberapa sektor yang menerima dampak dari pertumbuhan investasi baru ini,” tambah dia.
Selain itu AISI juga berharap situasi ekonomi bisa segera pulih secara menyeluruh. Sehingga daya beli masyarakat membaik.
Jika hal tersebut dapat terjadi pada tahun ini, maka bukan tidak mungkin industri otomotif turut kecipratan dampaknya.
“Kemudian diharapkan dengan ekonomi, misalnya 2026 berjalan dengan pertumbuhan lima persen, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Sigit.
Meski begitu Sigit menerangkan, AISI belum menentukan target penjualan motor baru pada 2026.
Mereka akan mengumumkannya secara resmi pada pertengahan Januari 2026. Sehingga patut ditunggu berapa angka yang ingin dicapai.
Sekadar informasi, AISI melaporkan wholesales motor baru sejak Januari sampai November 2025 berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah periode serupa di 2024 yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik, mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales kendaraan roda dua anyar.
Bila tren ini mampu terus berjalan, maka bukan tidak mungkin wholesales motor baru sepanjang 2025 dapat menyentuh 6,4 juta unit atau bahkan lebih.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
26 Juli 2026, 22:05 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan