Kata Honda Soal Tidak Adanya Insentif Motor Listrik di Tahun Ini
12 Februari 2026, 16:00 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri, kinerja pasar motor baru pada 2025 cukup positif. Bahkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bakal melampaui 6,4 juta unit.
Hasil tersebut ternyata membuat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), percaya diri dalam menyambut 2026.
Mereka optimistis pasar kendaraan roda dua anyar pada tahun ini, mampu memberikan hasil maksimal kembali.
“Ada kenaikan (wholesales motor baru) tapi mungkin tipis,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit terdapat beberapa alasan, mengapa pasar motor baru di Tanah Air bisa kembali bergairah pada 2026.
Seperti sederet proyek milik pemerintah yang bakaldijalankan pada tahun ini, dipercaya membawa dampak positif bagi Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
“Kami berasumsi beberapa sektor yang mau digarap pemerintah itu ada 32 proyek, kalau itu jalan akan mendongkrak penjualan motor,” Sigit melanjutkan.
Lebih jauh disebutkan, proyek-proyek strategis yang dibuat pemerintah mampu mendatangkan lapangan pekerjaan baru.
Dengan begitu, masyarakat bisa memiliki pendapatan. Lalu mau membelanjakan uang mereka terutama untuk kendaraan roda dua.
“Karena ada beberapa sektor yang menerima dampak dari pertumbuhan investasi baru ini,” tambah dia.
Selain itu AISI juga berharap situasi ekonomi bisa segera pulih secara menyeluruh. Sehingga daya beli masyarakat membaik.
Jika hal tersebut dapat terjadi pada tahun ini, maka bukan tidak mungkin industri otomotif turut kecipratan dampaknya.
“Kemudian diharapkan dengan ekonomi, misalnya 2026 berjalan dengan pertumbuhan lima persen, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Sigit.
Meski begitu Sigit menerangkan, AISI belum menentukan target penjualan motor baru pada 2026.
Mereka akan mengumumkannya secara resmi pada pertengahan Januari 2026. Sehingga patut ditunggu berapa angka yang ingin dicapai.
Sekadar informasi, AISI melaporkan wholesales motor baru sejak Januari sampai November 2025 berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah periode serupa di 2024 yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik, mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales kendaraan roda dua anyar.
Bila tren ini mampu terus berjalan, maka bukan tidak mungkin wholesales motor baru sepanjang 2025 dapat menyentuh 6,4 juta unit atau bahkan lebih.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
09 Februari 2026, 15:00 WIB
05 Februari 2026, 21:15 WIB
Terkini
13 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak digelar kembali untuk atasi kepadatan sehingga pengunjung disarankan siapkan jalur alternatif
13 Februari 2026, 13:04 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid dikatakan mulai diproduksi secara penuh sejak Januari 2026, sehingga pengiriman dimulai
13 Februari 2026, 12:00 WIB
Kemenperin mengaku akan tetap memberikan insentif fiskal demi menggairahkan pasar mobil LCGC pada tahun ini
13 Februari 2026, 11:00 WIB
Geely EX5 didiskon Rp 26 juta selama IIMS 2026 untuk menarik minat pengunjung yang hendak mencari mobil listrik
13 Februari 2026, 09:00 WIB
SMK dan Studds Helmets Indonesia meluncurkan produk terbarunya yang inovatif dan nyaman dipakai harian
13 Februari 2026, 08:00 WIB
Honda berusaha untuk membangun kepercayaan para konsumen di Tanah Air terhadap lini motor listrik mereka
13 Februari 2026, 07:00 WIB
Skema DP rendah LCGC di IIMS 2026 bisa jaring SPK yang punya peluang batal atau tak sampai ke pengiriman unit
13 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dengan pengawasan kepolisian