Yamaha Gear Ultima Dapat Penyegaraan, Dibekali Smart Key System
03 April 2026, 18:43 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri, kinerja pasar motor baru pada 2025 cukup positif. Bahkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bakal melampaui 6,4 juta unit.
Hasil tersebut ternyata membuat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), percaya diri dalam menyambut 2026.
Mereka optimistis pasar kendaraan roda dua anyar pada tahun ini, mampu memberikan hasil maksimal kembali.
“Ada kenaikan (wholesales motor baru) tapi mungkin tipis,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit terdapat beberapa alasan, mengapa pasar motor baru di Tanah Air bisa kembali bergairah pada 2026.
Seperti sederet proyek milik pemerintah yang bakaldijalankan pada tahun ini, dipercaya membawa dampak positif bagi Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
“Kami berasumsi beberapa sektor yang mau digarap pemerintah itu ada 32 proyek, kalau itu jalan akan mendongkrak penjualan motor,” Sigit melanjutkan.
Lebih jauh disebutkan, proyek-proyek strategis yang dibuat pemerintah mampu mendatangkan lapangan pekerjaan baru.
Dengan begitu, masyarakat bisa memiliki pendapatan. Lalu mau membelanjakan uang mereka terutama untuk kendaraan roda dua.
“Karena ada beberapa sektor yang menerima dampak dari pertumbuhan investasi baru ini,” tambah dia.
Selain itu AISI juga berharap situasi ekonomi bisa segera pulih secara menyeluruh. Sehingga daya beli masyarakat membaik.
Jika hal tersebut dapat terjadi pada tahun ini, maka bukan tidak mungkin industri otomotif turut kecipratan dampaknya.
“Kemudian diharapkan dengan ekonomi, misalnya 2026 berjalan dengan pertumbuhan lima persen, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Sigit.
Meski begitu Sigit menerangkan, AISI belum menentukan target penjualan motor baru pada 2026.
Mereka akan mengumumkannya secara resmi pada pertengahan Januari 2026. Sehingga patut ditunggu berapa angka yang ingin dicapai.
Sekadar informasi, AISI melaporkan wholesales motor baru sejak Januari sampai November 2025 berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah periode serupa di 2024 yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik, mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales kendaraan roda dua anyar.
Bila tren ini mampu terus berjalan, maka bukan tidak mungkin wholesales motor baru sepanjang 2025 dapat menyentuh 6,4 juta unit atau bahkan lebih.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 April 2026, 18:43 WIB
01 April 2026, 08:14 WIB
16 Maret 2026, 19:00 WIB
14 Maret 2026, 18:54 WIB
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina
04 April 2026, 07:38 WIB
Warna baru Honda Stylo 160 yakni Burgundy tampil mewah, ada sejumlah pembaruan pada bagian desain bodi
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh