Yamaha Ajak Anak Muda Unjuk Bakat Pakai Grand Filano
24 September 2026, 11:00 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri, kinerja pasar motor baru pada 2025 cukup positif. Bahkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bakal melampaui 6,4 juta unit.
Hasil tersebut ternyata membuat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), percaya diri dalam menyambut 2026.
Mereka optimistis pasar kendaraan roda dua anyar pada tahun ini, mampu memberikan hasil maksimal kembali.
“Ada kenaikan (wholesales motor baru) tapi mungkin tipis,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit terdapat beberapa alasan, mengapa pasar motor baru di Tanah Air bisa kembali bergairah pada 2026.
Seperti sederet proyek milik pemerintah yang bakaldijalankan pada tahun ini, dipercaya membawa dampak positif bagi Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
“Kami berasumsi beberapa sektor yang mau digarap pemerintah itu ada 32 proyek, kalau itu jalan akan mendongkrak penjualan motor,” Sigit melanjutkan.
Lebih jauh disebutkan, proyek-proyek strategis yang dibuat pemerintah mampu mendatangkan lapangan pekerjaan baru.
Dengan begitu, masyarakat bisa memiliki pendapatan. Lalu mau membelanjakan uang mereka terutama untuk kendaraan roda dua.
“Karena ada beberapa sektor yang menerima dampak dari pertumbuhan investasi baru ini,” tambah dia.
Selain itu AISI juga berharap situasi ekonomi bisa segera pulih secara menyeluruh. Sehingga daya beli masyarakat membaik.
Jika hal tersebut dapat terjadi pada tahun ini, maka bukan tidak mungkin industri otomotif turut kecipratan dampaknya.
“Kemudian diharapkan dengan ekonomi, misalnya 2026 berjalan dengan pertumbuhan lima persen, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Sigit.
Meski begitu Sigit menerangkan, AISI belum menentukan target penjualan motor baru pada 2026.
Mereka akan mengumumkannya secara resmi pada pertengahan Januari 2026. Sehingga patut ditunggu berapa angka yang ingin dicapai.
Sekadar informasi, AISI melaporkan wholesales motor baru sejak Januari sampai November 2025 berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah periode serupa di 2024 yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik, mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales kendaraan roda dua anyar.
Bila tren ini mampu terus berjalan, maka bukan tidak mungkin wholesales motor baru sepanjang 2025 dapat menyentuh 6,4 juta unit atau bahkan lebih.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 September 2026, 11:00 WIB
13 September 2026, 17:47 WIB
12 September 2026, 11:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
11 September 2026, 12:25 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 21:00 WIB
Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027
01 Oktober 2026, 19:00 WIB
Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi
01 Oktober 2026, 18:13 WIB
AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia
01 Oktober 2026, 17:35 WIB
Pada Oktober 2026 harga BBM di seluruh SPBU terpantau tak mengalami penyesuaian harga, sama seperti bulan lalu
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda