AISI Ungkap Faktor Pendukung Penjualan Sepeda Motor Tahun Ini
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Sejumlah proyek strategis milik pemerintah yang ingin dijalankan dipercaya membawa efek bagi pasar motor baru
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Tidak bisa dipungkiri, kinerja pasar motor baru pada 2025 cukup positif. Bahkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bakal melampaui 6,4 juta unit.
Hasil tersebut ternyata membuat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), percaya diri dalam menyambut 2026.
Mereka optimistis pasar kendaraan roda dua anyar pada tahun ini, mampu memberikan hasil maksimal kembali.
“Ada kenaikan (wholesales motor baru) tapi mungkin tipis,” ungkap Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut Sigit terdapat beberapa alasan, mengapa pasar motor baru di Tanah Air bisa kembali bergairah pada 2026.
Seperti sederet proyek milik pemerintah yang bakaldijalankan pada tahun ini, dipercaya membawa dampak positif bagi Astra Honda Motor (AHM), Yamaha, Kawasaki sampai TVS.
“Kami berasumsi beberapa sektor yang mau digarap pemerintah itu ada 32 proyek, kalau itu jalan akan mendongkrak penjualan motor,” Sigit melanjutkan.
Lebih jauh disebutkan, proyek-proyek strategis yang dibuat pemerintah mampu mendatangkan lapangan pekerjaan baru.
Dengan begitu, masyarakat bisa memiliki pendapatan. Lalu mau membelanjakan uang mereka terutama untuk kendaraan roda dua.
“Karena ada beberapa sektor yang menerima dampak dari pertumbuhan investasi baru ini,” tambah dia.
Selain itu AISI juga berharap situasi ekonomi bisa segera pulih secara menyeluruh. Sehingga daya beli masyarakat membaik.
Jika hal tersebut dapat terjadi pada tahun ini, maka bukan tidak mungkin industri otomotif turut kecipratan dampaknya.
“Kemudian diharapkan dengan ekonomi, misalnya 2026 berjalan dengan pertumbuhan lima persen, diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja,” tegas Sigit.
Meski begitu Sigit menerangkan, AISI belum menentukan target penjualan motor baru pada 2026.
Mereka akan mengumumkannya secara resmi pada pertengahan Januari 2026. Sehingga patut ditunggu berapa angka yang ingin dicapai.
Sekadar informasi, AISI melaporkan wholesales motor baru sejak Januari sampai November 2025 berada di level 5.950.844 unit.
Angka di atas sudah melampaui jumlah periode serupa di 2024 yang hanya 5.929.830 unit. Ada selisih lebih tinggi sekitar 0,35 persen.
Hasil tersebut bisa dibilang cukup baik, mengingat ada banyak rintangan sepanjang 2025 yang memengaruhi wholesales kendaraan roda dua anyar.
Bila tren ini mampu terus berjalan, maka bukan tidak mungkin wholesales motor baru sepanjang 2025 dapat menyentuh 6,4 juta unit atau bahkan lebih.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Januari 2026, 11:00 WIB
31 Desember 2025, 11:00 WIB
30 Desember 2025, 15:00 WIB
30 Desember 2025, 10:00 WIB
29 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
05 Januari 2026, 10:00 WIB
Harga mobil hybrid di RI belum mengalami penyesuaian, ada model baru Toyota dan varian anyar Chery Tiggo 8
05 Januari 2026, 09:00 WIB
Gakindo berharap penjualan pasar mobil baru di dalam negeri bisa segera bangkit, terutama untuk periode 2026
05 Januari 2026, 08:00 WIB
Julian Johan berhasil selesaikan SS 1 Rally Dakar 2026 setelah melintasi perjalanan 365 km yang penuh tantangan
05 Januari 2026, 07:00 WIB
Biaya pembuatan dan perpanjang SIM di Indonesia masih belum mengalami perubahan apapun dari pemerintah
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi melayani kebutuhan masyarakat, kepolisian menghadirkan dua lokasi SIM keliling Bandung pada hari ini
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar hari ini untuk mengantisipasi macet setelah warga Ibu Kota kembali beraktivitas
05 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, pemohon perlu bawa dokumen pelengkap
04 Januari 2026, 19:00 WIB
Nama Toyota kembali ke grid F1, divisi motorsports Toyota Gazoo Racing jalin kerja sama dengan tim Haas