Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5
02 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para pabrikan mobil listrik di Cina saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi. Hal ini dilakukan demi bisa menggaet banyak konsumen.
BYD menjadi salah satu produsen yang kerap membuat terobosan. Seperti deretan teknologi di lini Electric Vehicle (EV) mereka.
Pesatnya kemajuan BYD dalam hal inovasi, justru membuat para rival tertarik untuk mempelajari serta mencoba menjiplak.
“Pola ini menyebabkan diskusi internal di BYD mengenai apakah inovasi berkelanjutan masih bermanfaat jika hasilnya ditiru,” kata Li Yunfei, General Manager Brand & Public Relation BYD Group di Carnewschina, Jumat (02/01).
Ia mengatakan, biasanya satu perusahaan memimpin lebih dulu. Kemudian merek lain akan menyusul dalam waktu satu hingga tiga tahun.
Hal tersebut ternyata cukup meresahkan bagi BYD. Namun tidak menghambat mereka untuk terus berinovasi.
“Perusahaan menyimpulkan inovasi harus terus berlanjut, karena tanpa terobosan orisinal pada akhirnya tidak akan ada yang bisa ditiru oleh orang lain,” lanjut dia.
Sementara itu, Li tidak memungkiri kalau Wang Chuanfu, Pendiri BYD memiliki peran besar dalam menghadirkan berbagai terobosan.
Chuanfu disebut tidak hanya sekadar menjadi pimpinan perusahaan. Namun turun langsung di proses riset maupun pengembangan.
Dia juga kerap mengikuti rapat teknis seharian, membahas sampai ke detail ilmiah. Seperti reaksi baterai serta kapasitas jaringan listrik untuk pengisian daya cepat.
Di sisi lain konsistensi riset BYD juga terlihat dari paten baru. Jenama asal Cina itu belum lama mendaftar beberapa terobosan hingga akhir 2025.
Semisal teknologi motor listrik yang diklaim mampu menyesuaikan daya magnet agar lebih efisien di berbagai kondisi.
“BYD memperkirakan peluncuran teknologi utama di masa mendatang akan terus menarik perhatian dan ditiru,” tutur dia.
Meski begitu Li menyebutkan hal tersebut cukup normal dalam persaingan. Sehingga saling meniru inovasi kerap terjadi.
Produsen mobil listrik itu juga memandang proses ini, sebagai kontribusi dalam pengembangan industri secara keseluruhan.
Berangkat dari fakta di atas, BYD terus memperkuat pengembangan Battery Electric Vehicle (BEV) maupun hybrid.
Selanjutnya BYD juga menyiapkan inovasi baru di masa depan. Jadi mampu memenuhi kebutuhan para konsumen.
Dengan begitu, berbagai mobil listrik dilengkapi teknologi terkini bisa segera dipasarkan kepada para pencinta otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 15:00 WIB
02 Januari 2026, 14:16 WIB
02 Januari 2026, 13:38 WIB
02 Januari 2026, 12:00 WIB
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026