Tampilan Kembaran BYD Seal, Punya LiDAR dan Jarak Tempuh 700 Km
06 Januari 2026, 17:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para pabrikan mobil listrik di Cina saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi. Hal ini dilakukan demi bisa menggaet banyak konsumen.
BYD menjadi salah satu produsen yang kerap membuat terobosan. Seperti deretan teknologi di lini Electric Vehicle (EV) mereka.
Pesatnya kemajuan BYD dalam hal inovasi, justru membuat para rival tertarik untuk mempelajari serta mencoba menjiplak.
“Pola ini menyebabkan diskusi internal di BYD mengenai apakah inovasi berkelanjutan masih bermanfaat jika hasilnya ditiru,” kata Li Yunfei, General Manager Brand & Public Relation BYD Group di Carnewschina, Jumat (02/01).
Ia mengatakan, biasanya satu perusahaan memimpin lebih dulu. Kemudian merek lain akan menyusul dalam waktu satu hingga tiga tahun.
Hal tersebut ternyata cukup meresahkan bagi BYD. Namun tidak menghambat mereka untuk terus berinovasi.
“Perusahaan menyimpulkan inovasi harus terus berlanjut, karena tanpa terobosan orisinal pada akhirnya tidak akan ada yang bisa ditiru oleh orang lain,” lanjut dia.
Sementara itu, Li tidak memungkiri kalau Wang Chuanfu, Pendiri BYD memiliki peran besar dalam menghadirkan berbagai terobosan.
Chuanfu disebut tidak hanya sekadar menjadi pimpinan perusahaan. Namun turun langsung di proses riset maupun pengembangan.
Dia juga kerap mengikuti rapat teknis seharian, membahas sampai ke detail ilmiah. Seperti reaksi baterai serta kapasitas jaringan listrik untuk pengisian daya cepat.
Di sisi lain konsistensi riset BYD juga terlihat dari paten baru. Jenama asal Cina itu belum lama mendaftar beberapa terobosan hingga akhir 2025.
Semisal teknologi motor listrik yang diklaim mampu menyesuaikan daya magnet agar lebih efisien di berbagai kondisi.
“BYD memperkirakan peluncuran teknologi utama di masa mendatang akan terus menarik perhatian dan ditiru,” tutur dia.
Meski begitu Li menyebutkan hal tersebut cukup normal dalam persaingan. Sehingga saling meniru inovasi kerap terjadi.
Produsen mobil listrik itu juga memandang proses ini, sebagai kontribusi dalam pengembangan industri secara keseluruhan.
Berangkat dari fakta di atas, BYD terus memperkuat pengembangan Battery Electric Vehicle (BEV) maupun hybrid.
Selanjutnya BYD juga menyiapkan inovasi baru di masa depan. Jadi mampu memenuhi kebutuhan para konsumen.
Dengan begitu, berbagai mobil listrik dilengkapi teknologi terkini bisa segera dipasarkan kepada para pencinta otomotif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 16:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati
06 Januari 2026, 17:00 WIB
Kembaran BYD Seal bakal dipasarkan dengan nama Seal 07 EV, dipasarkan di Tiongkok lebih dulu tahun ini
06 Januari 2026, 16:00 WIB
Sensor LiDAR kerap ditempatkan di bagian depan atap mobil listrik Cina keluaran terkini, dukung keselamatan
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Keputusan itu diambil pasca PO Cahaya Trans terlibat kecelakaan di exit Tol Krapyak pada Desember lalu
06 Januari 2026, 14:00 WIB
Pada 2026 tren warna cat bawaan pabrik atau base colour turut digandrungi, karena banyak restorasi kendaraan
06 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery memimpin ekspor mobil di Tiongkok sepanjang 2025, sementara total penjualannya tembus 2 juta unit
06 Januari 2026, 12:00 WIB
Pasar ekspor kendaraan di 2026 diperkirakan bakal menghadapi beberapa tantangan yang dinilai cukup berat
06 Januari 2026, 11:00 WIB
Banyaknya populasi mobil listrik di Tanah Air diyakini bakal mempengaruhi dunia modifikasi Tanah Air